Manusia Silver: Cat yang Digunakan dan Bagaimana Cara Menghilangkannya

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 27 September 2021 | 15:04 WIB
Manusia Silver: Cat yang Digunakan dan Bagaimana Cara Menghilangkannya
Manusia Silver: Cat yang Digunakan dan Bagaimana Cara Menghilangkannya - Manusia Silver di Kota Serang. [Foto: BantenHits.com]

Suara.com - Kisah pilu dan berita viral manusia silver baru-baru ini cukup menyita perhatian publik. Terlepas dari itu, tahukah kalian bagaimana cara manusia silver menghilangkan cat? Atau apa cat yang digunakan manusia silver ini?

Dalam artikel kali ini Suara.com akan membahas tentang cat yang digunakan manusia silver dan bagaimana cara menghilangkannya.

Cat yang Digunakan Manusia Silver

Ada banyak manusia silver di berbagai penjuru kota menggunakan racikan cat yang serupa di sekujur tubuh mereka.

Dilansir Bantennews.co.id, jaringan Suara.com, disebutkan bahwa cat yang digunakan manusia silver terdiri dari cat sablon, minyak tanah atau minyak goreng, dan sabun cuci piring.

Jika menggunakan minyak tanah, maka warnanya akan terlihat lebih terang. Sementara minyak goreng akan membuat cat tersebut lebih gelap. Rasio campurannya adalah sekitar 50:50.

Saat dibalurkan ke tubuh, maka cat tersebut bisa luntur karena meleleh akibat paparan sinar matahari. Oleh karena itu, para manusia silver harus berkali-kali melumurkan cat tersebut dalam satu hari.

Cara Manusia Silver Menghilangkan Cat

Salah satu manusia silver menyebut bahwa tidak susah untuk membersihkan cat di tubuhnya. Supaya bisa dibersihkan, cat tersebut tidak bisa hilang dengan sabun mandi.

Tapi perlu sabun cuci piring atau detergen untuk melunturkan lumuran cat tersebut. Manusia silver menggunakan sabun cuci piring aneka merk.

Cara itu cukup efektif membersihan paduan cat sablon dan minyak tanah atau minyak goreng. Cairan tersebut digunakan layaknya sabun cair untuk mandi.

Para manusia silver tersebut juga tak jarang harus menggosok tubuhnya dengan menggunakan plastik. Setelah mandi dengan sabun cuci piring atau deterjen. Lalu para manusia silver baru bisa mandi dengan sabun biasa.

Bahaya Cat yang Dipakai Manusia Silver

Cat sablon yang dipakai manusia silver termasuk bahan kimia ini bisa sangat berbahaya ketika berinteraksi dengan tubuh manusia. Seperti dikatakan dalam situs Departemen Kesehatan Inggris, hse.gov.uk.

"Pelarut dan tinta sablon dapat mengiritasi kulit yang menyebabkan dermatitis" dialihbahasakan dari hse.gov.uk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Risma Beri Pekerjaan Ibu di Tangsel yang Bayinya Jadi Manusia Silver

Mensos Risma Beri Pekerjaan Ibu di Tangsel yang Bayinya Jadi Manusia Silver

Jakarta | Senin, 27 September 2021 | 14:40 WIB

Viral Bayi Silver, Makin Miris Kehidupan Jalanan, Netizen Emosi: Gila!

Viral Bayi Silver, Makin Miris Kehidupan Jalanan, Netizen Emosi: Gila!

Kalbar | Senin, 27 September 2021 | 12:53 WIB

Viral Pensiunan Polisi Jadi Manusia Silver karena Menganggur dan Butuh Duit

Viral Pensiunan Polisi Jadi Manusia Silver karena Menganggur dan Butuh Duit

Kalbar | Senin, 27 September 2021 | 11:08 WIB

Terkini

Fakta Baru 11 Bayi di Sleman: Mayoritas Lahir di Luar Nikah

Fakta Baru 11 Bayi di Sleman: Mayoritas Lahir di Luar Nikah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:40 WIB

Nadiem Makarim Akan Jalani Operasi Saat Sidang Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Akan Jalani Operasi Saat Sidang Kasus Chromebook

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:33 WIB

Vladimir Putin Isyaratkan Perang Ukraina Segera Berakhir

Vladimir Putin Isyaratkan Perang Ukraina Segera Berakhir

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:28 WIB

11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal

11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:23 WIB

Front Anti Militerisme Gelar Aksi di Kementerian HAM, Soroti Konflik dan Kekerasan di Papua

Front Anti Militerisme Gelar Aksi di Kementerian HAM, Soroti Konflik dan Kekerasan di Papua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:17 WIB

Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun

Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:13 WIB

Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS

Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:10 WIB

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ruang Publik Masih Sulit Diakses Sebagian Warga, Peneliti Dorong Kota Lebih Inklusif

Ruang Publik Masih Sulit Diakses Sebagian Warga, Peneliti Dorong Kota Lebih Inklusif

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:00 WIB

Kemendagri Gandeng KPK dan Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi

Kemendagri Gandeng KPK dan Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:59 WIB