Soal Kader PKS Bisa Poligami Janda, PPP: Ranah Privat Jangan Dijadikan Komoditas Politik

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 30 September 2021 | 16:14 WIB
Soal Kader PKS Bisa Poligami Janda, PPP: Ranah Privat Jangan Dijadikan Komoditas Politik
Soal Kader PKS Bisa Poligami Janda, PPP: Ranah Privat Jangan Dijadikan Komoditas Politik. Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera membuat program khusus kepada kader yang mampu untuk melakukan poligami dengan janda. Menanggapi itu, Waketum PPP Arsul Sani menilai langkah PKS tidak tepat.

Arsul berpendapat soal poligami sebaiknya tidak dijadikan komoditas politik. Terlebih sampai menjadi program partai politik.

"PPP memandang bahwa soal poligami ini tidak usah dijadikan komoditas politik. Bagi PPP, tidak pas parpol masuk ke wilayah privat seperti itu," kata Arsul kepada wartawan, Kamis (30/9/2021).

Meskipun kata Arsul, Islam membolehkan seorang pria berpoligami dengan syarat-suarat tertentu, namun tradisi keislaman dari sejak zaman Rasulullah SAW menyoal poligami tidak pernah diurus atau dikampanyekan oleh kekuasaan negara atau otoritas publik lain, termasuk ormas atau elemen politik. 

"Bahkan para alim ulama saja sangat hati-hati ketika bicara soal poligami dengan cara tidak melakukan pemberian fatwa atau nasihat secara terbuka," ujar Arsul.

Sementara itu, terkait sikap PPP sendiri menyoal poligami, Arsul menegaskan bahwa PPP mengikuti apa yang sudah menjadi ajaran Islam.

"Nah PPP ingin mengikuti saja tradisi Islam yang berhati-hati dan mengembalikan soal poligami ini pada umumnya ke pribadi masing-masing dan dalam lingkup wilayah privat," kata Arsul.

PKS Izinkan Kader Poligami Janda

Sebelumnya, Ketua Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera atau PKS, Surahman Hidayat, membenarkan aturan partai. Tentang izin poligami kepada anggota partai PKS.

baca juga

Surahman mengatakan poligami sudah diatur dalam agama dan dilakukan oleh Rasul. Program ini dianjurkan kepada kader yang mampu secara moril dan materil. Demi memuliakan anak yatim.

“Karena kebolehan ini supaya maslahat intinya kan samawa, sakinah-mawaddah-warahmah, supaya di situ kerangkanya. Maka perlu etika dan perlu diatur, makanya kita bikin etikanya. Di antaranya ya bagi yang punya kemampuan membantu para fakir miskin, membantu anak yatim, dan seterusnya,” kata Suharman.

Surahman menyampaikan partai tidak melarang kadernya untuk berpoligami. Namun harus menyesuaikan aturan yang telah dibuat tersebut.

“Melaksanakan agama dalam masalah keluarga, yaitu untuk mewujudkan visi sakinah-mawaddah-warahmah, salah satunya sarana ke situ (poligami) ya tidak bisa dinafikan, karena itu juga ada di dalam Alquran, jadi mereka yang memang ada kemampuan ada hasrat, makanya persyaratan itu sangat ketat,” ucapnya.

Suharman mengatakan, aturan tersebut juga sudah melalui kajian mendalam. PKS telah membentuk Komisi Keluarga Sakinah. Mayoritas anggota dalam komisi itu perempuan dan sudah disosialisasi ke seluruh kader di daerah.

“Sudah (disepakati), saya sebagai ketua sudah tanda tangan, ibu-ibu sudah melakukan kajian. Sudah koordinasi dengan Presiden PKS ada masukan-masukan, minggu kemaren, dan baru bismillah saya tanda tangan tangan,” ujarnya.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuat program solidaritas tiga pihak. Program khusus tersebut ditujukan untuk membantu anak yatim piatu. Salah satu caranya adalah mempersilakan kader PKS yang mampu untuk menikahi janda atau ibu dari anak yatim tersebut.

Ketentuan itu tercantum dalam aturan program Unit Pembinaan Anggota (UPA) di poin 8 yang berbunyi: Anggota laki-laki yang mampu dan siap beristri lebih dari satu. Mengutamakan pilihannya kepada aromil (janda) dan awanis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKS Diskakmat Komunitas #SaveJanda: Bantu Anak Yatim Pakai Beasiswa, Bukan Poligami Janda!

PKS Diskakmat Komunitas #SaveJanda: Bantu Anak Yatim Pakai Beasiswa, Bukan Poligami Janda!

News | Kamis, 30 September 2021 | 15:36 WIB

Sinergi Pupuk Indonesia dan BRI, Program Makmur Jadi Solusi Pemberdayaan Petani Nasional

Sinergi Pupuk Indonesia dan BRI, Program Makmur Jadi Solusi Pemberdayaan Petani Nasional

Jatim | Kamis, 30 September 2021 | 13:42 WIB

Anggota DPRD Maros Dilaporkan Dugaan Pemerkosaan Terancam Dipecat oleh Partai

Anggota DPRD Maros Dilaporkan Dugaan Pemerkosaan Terancam Dipecat oleh Partai

Sulsel | Kamis, 30 September 2021 | 13:39 WIB

Resmi PKS Izinkan Kader Poligami, Dianjurkan Menikahi Ibu dari Anak Yatim

Resmi PKS Izinkan Kader Poligami, Dianjurkan Menikahi Ibu dari Anak Yatim

Sulsel | Kamis, 30 September 2021 | 12:21 WIB

Terkini

TVS Motor Edukasi Pelajar Sekolah Dasar Mengenai Pentingnya Pakai Helm SNI

TVS Motor Edukasi Pelajar Sekolah Dasar Mengenai Pentingnya Pakai Helm SNI

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 16:26 WIB

Madura United vs Arema FC Boleh Dihadiri Suporter Tuan Rumah, Aremania Dilarang Masuk Stadion

Madura United vs Arema FC Boleh Dihadiri Suporter Tuan Rumah, Aremania Dilarang Masuk Stadion

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 16:22 WIB

Ekspor Aluminium dan Nikel Meroket, Pertanian Justru Merosot

Ekspor Aluminium dan Nikel Meroket, Pertanian Justru Merosot

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:21 WIB

Polisi Siapkan Sistem Satu Pintu di Kampung Boncos: Pendatang Asing Bakal Dites Urine

Polisi Siapkan Sistem Satu Pintu di Kampung Boncos: Pendatang Asing Bakal Dites Urine

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:18 WIB

Rakernas Persatuan Tunanetra Indonesia, Gus Ipul Komitmen Percepat Kartu Penyandang Disabilitas

Rakernas Persatuan Tunanetra Indonesia, Gus Ipul Komitmen Percepat Kartu Penyandang Disabilitas

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:17 WIB

Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?

Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 16:16 WIB

Sarapan Anak Sebelum Sekolah Harus Mengandung Protein, Ini Alasannya

Sarapan Anak Sebelum Sekolah Harus Mengandung Protein, Ini Alasannya

Health | Rabu, 04 November 2026 | 16:16 WIB

4 Serum Korea Berbahan Rice Extract, Rahasia Wajah Tampak Glowing dan Mulus

4 Serum Korea Berbahan Rice Extract, Rahasia Wajah Tampak Glowing dan Mulus

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:15 WIB

Energi Bersih Bawa Perubahan, Desa Binaan Pertamina Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal

Energi Bersih Bawa Perubahan, Desa Binaan Pertamina Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:14 WIB

Mitsubishi Fuso Hadirkan Solusi Cold Chain Terintegrasi di Expo Logistik 2026

Mitsubishi Fuso Hadirkan Solusi Cold Chain Terintegrasi di Expo Logistik 2026

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 16:10 WIB

×