Survei 46 Persen Publik Percaya Komunisme Bangkit, Dahlan Iskan: Jangan Kenang Masa Lalu!

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 06 Oktober 2021 | 17:36 WIB
Survei 46 Persen Publik Percaya Komunisme Bangkit, Dahlan Iskan: Jangan Kenang Masa Lalu!
Wartawan senior Dahlan Iskan [ANTARA]

Suara.com - Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, menilai adanya sejumlah masyarakat Indonesia yang masih mempercayai ancaman komunisme akan bangkit disebut sebagai golongan yang masih belum bisa melupakan masa lalu atau move on. Jika terus begitu, menurutnya akan berat Indonesia menjadi negara besar di dunia.

Pernyataan Dahlan tersebut menanggapi hasil survei Median yang menyebutkan jumlah responden yang percaya komunisme bakal bangkit ada sebesar 46,4 persen.

Dahlan mengatakan, jika 46,4 persen publik dalam hasil survei terutama sebagian besarnya dari golongan Islam masih percaya ancaman bangkitnya komunisme akan menyulitkan cita-cita Indonesia menuju negara besar dunia.

"Maka ini satu hambatan yang sangat besar bagi keinginan pak Anis Matta menjadikan Indonesia negara ke lima di dunia. Karena apa? Karena berarti sebagian besar kalau 46 persen dari kalangan Islam sebagian besar golongan Islam itu masih belum move on," kata Dahlan dalam diskusi bertajuk 'NKRI & Ancaman Komunisme Dalam Dinamika Geopolitik', Rabu (6/10/2021).

Menurutnya, untuk menuju cita-cita Indonesia menjadi negara maju kuncinya hanya satu yakni move on dari masa lalu. Ia mengatakan, publik tidak boleh secara terus menerus sentimen.

"Nggak boleh terus mengenang masa lalu. Tidak boleh terus sentimen begitu. Karena kalau itu yang terjadi kita tidak akan pernah maju," tuturnya.

Ia lantas mempertanyakan kekhawatiran responden sebanyak 46,4 persen yang masih mempercayai ancaman bangkitnya komunisme. Menurutnya, apa kepentingan dari orang yang masih percaya bangkitnya komunisme.

"Misalnya maskud saya apa kepentingan kita. Setelah kita tahu bahwa yang percaya PKI akan bangkit itu masih 46 persen apa kepentingan kita. Apakah kepentingan kita ini lantas kita percaya waduh Indonesia ini bahaya. Karena 46 persen percaya bahwa PKI akan bangkit," ungkapnya.

Lebih lanjut, Jurnalis Senior tersebut mengatakan jika masih ada pihak yang tak bisa melupakan masa lalu terutama terkait dengan komunisme, maka Indonesia maju akan terhambat.

"Berarti tugas kita masih berat sekali untuk membawa Indonesia ini maju. Apalagi lima besar di dunia karena 46 persen umat islam itu umumnya umat Islam katakan begitu masih berorientasi pada masa lalu yang sama sekali tak ada gunanya," tandasnya.

Hasil Survei

Sebelumnya Lembaga survei Median kembali merilis hasil survei terbarunya mengenai isu kebangkitan komunisme di Indonesia. Hasilnya jumlah responden yang percaya komunisme bakal bangkit ada sebesar 46,4 persen.

Survei tersebut dilakukan terhadap 1.000 responden dengan margin of error sebesar +/- 3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Pengambilan data dilakukan pada 19-26 Agustus 2021.

"Jumlah yang percaya terhadap isu kebangkitan cukup besar, berkisar 46,4 persen. Percaya 28,5 persen, sangat percaya 17.9 persen," kata Peneliti Median, Rico Marbun dalam rilis secara virtual, Kamis (30/9/2021).

Sementara jumlah responden yang tidak percaya terhadap isu kebangkitan komunisme ada sebesar 45 persen. Jumlah itu dari kumulasi antara yang tidak percaya dan sangat tidak percaya.

"Jadi ada selisih cukup tipis sekitar 1,4 persen antara yang percaya dan tidak. Tapi sampai detik ini yang percaya 46,4 persen," tuturnya.

Untuk diketahui, survei tersebut dilakukan dengan metode dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender. Quality control dilakukan terhadap 20 persen sampel yang ada sesuai dengan standar metodologi. Masyarakat yang dijadikan responden adalah mereka yang memiliki hak pilih dengan rataan umur 17 tahun ke atas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertemu dengan Mantan? Ini 4 Hal yang Seharusnya Kamu Lakukan

Bertemu dengan Mantan? Ini 4 Hal yang Seharusnya Kamu Lakukan

Your Say | Selasa, 05 Oktober 2021 | 10:59 WIB

Jadi Korban Selingkuh, Ini Cara Mudah Move On dari Sakit Hati

Jadi Korban Selingkuh, Ini Cara Mudah Move On dari Sakit Hati

Bekaci | Senin, 04 Oktober 2021 | 16:05 WIB

3 Tips Move On dari Patah Hati Diselingkuhi Pasangan

3 Tips Move On dari Patah Hati Diselingkuhi Pasangan

Jogja | Senin, 04 Oktober 2021 | 15:10 WIB

4 Cara Memaafkan Kesalahan yang Pernah Diperbuat Olehmu, Yuk Move On!

4 Cara Memaafkan Kesalahan yang Pernah Diperbuat Olehmu, Yuk Move On!

Your Say | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 13:48 WIB

Terkini

Lepas 1.105 Peserta, Menaker: Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda

Lepas 1.105 Peserta, Menaker: Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:30 WIB

Pelecehan Verbal Dominasi Laporan Kasus Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

Pelecehan Verbal Dominasi Laporan Kasus Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:29 WIB

Narapidana Kuliah dari Balik Jeruji, Hak Pendidikan atau Privilege?

Narapidana Kuliah dari Balik Jeruji, Hak Pendidikan atau Privilege?

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:28 WIB

Sempat Lumpuh Total, Jalur Stasiun Pasar Senen Akhirnya Pulih Usai 2 Kereta Tergelincir Berbarengan

Sempat Lumpuh Total, Jalur Stasiun Pasar Senen Akhirnya Pulih Usai 2 Kereta Tergelincir Berbarengan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Duit dari Wakil Ketua PN Depok

KPK Dalami Dugaan Aliran Duit dari Wakil Ketua PN Depok

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:14 WIB

Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Tak Hanya Fokus Pendidikan, Orang Tua Siswa Diberdayakan

Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Tak Hanya Fokus Pendidikan, Orang Tua Siswa Diberdayakan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:03 WIB

Ini Sudah Jadi Teror! DPR Dukung Aparat Tembak Begal di Tempat

Ini Sudah Jadi Teror! DPR Dukung Aparat Tembak Begal di Tempat

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:02 WIB

DPR Bantah Menteri HAM Soal Larangan Tembak Begal: Polisi Tak Boleh Ragu Bertindak

DPR Bantah Menteri HAM Soal Larangan Tembak Begal: Polisi Tak Boleh Ragu Bertindak

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:55 WIB

Bukan Hantu atau Begal! Pocong Bikin Resah Warga Ciputat Tiap Malam Ternyata Pengamen

Bukan Hantu atau Begal! Pocong Bikin Resah Warga Ciputat Tiap Malam Ternyata Pengamen

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:36 WIB

Perintah Kapolda Lampung Tembak Begal di Tempat Berpotensi Jadi Pembunuhan di Luar Hukum

Perintah Kapolda Lampung Tembak Begal di Tempat Berpotensi Jadi Pembunuhan di Luar Hukum

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:30 WIB