Viral ODGJ Melahirkan, Beri Jawaban Sedih Sewaktu Ditanya Siapa Ayah Bayinya

Reza Gunadha, Nur Khotimah

Kamis, 07 Oktober 2021 | 14:34 WIB
Viral ODGJ Melahirkan, Beri Jawaban Sedih Sewaktu Ditanya Siapa Ayah Bayinya
Ilustrasi ibu odgj melahirkan. (Pixabay/9092)

Suara.com - Cerita tentang seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) yang melahirkan tengah viral. Dia sempat memberi tahu bidan yang menolongnya tentang siapa ayah dari buah hatinya.

Video tersebut diduga awalnya berasal dari TikTok. Tapi kemudian kembali menjadi bahasan usai dibagikan ulang oleh akun Instagram @nenk_updatee pada Kamis (7/10/2021).

Cuplikan itu berisi momen ketika sang ODGJ tengah diajak ngobrol oleh bidan usai melahirkan. Di sana juga terlihat bayi yang baru saja dilahirkan oleh ODGJ tersebut.

Memberi jawaban sedih saat ditanya ayah sang bayi

Menyadur tayangan video itu, bidan yang menolong ODGJ tersebut sempat berbincang dengan pasiennya. Dia menanyakan siapa ayah dari anak yang baru saja dilahirkan olehnya.

Beruntung ODGJ tersebut bersedia memberikan jawaban yang jelas. Dia mengaku ayah bayinya adalah seorang tukang becak. Tentu saja dia tidak tahu nama pria tersebut.

Viral ODGJ melahirkan dibantu bidan. (Instagram/@nenk_updatee)
Viral ODGJ melahirkan dibantu bidan. (Instagram/@nenk_updatee)

"Dan bidan pun menanyakan siapa ayah dari anak tersebut. ODGJ pun menjawab, 'Dari bapak-bapak penarik becak'," begitu bunyi keterangan yang ditulis oleh pemilik video.

Lebih lanjut, sang bidan memberi tahu kepada ODGJ bahwa anaknya dalam keadaan sehat. Dia berniat mengasuh bayi sehat yang baru saja dilahirkan oleh ODGJ tersebut.

Komentar warganet

baca juga

Kejadian yang dialami ODGJ itu pun mengetuk hati pengguna media sosial Instagram. Mereka mengaku sedih melihat nasib ODGJ yang disetubuhi oleh tukang becak.

Di sisi lain, banyak juga warganet yang mengucapkan terima kasih kepada bidan yang sudah membantu ODGJ ini melahirkan. Mereka ramai mendoakan bidan tersebut.

Viral ODGJ melahirkan dibantu bidan, jawab begini saat ditanya siapa ayah bayinya. (Instagram/@nenk_updatee)
Viral ODGJ melahirkan dibantu bidan, jawab begini saat ditanya siapa ayah bayinya. (Instagram/@nenk_updatee)

"Wah wah kang becak ternyata diam-diam meresahkan," kata warganet.

"Jahat banget manusia-manusia jaman sekarang," tutur yang lain.

"Sedih banget," komentar warganet lain singkat.

"Terharu tapi kesel juga sama kang becak yang ngehamilin. Tega banget sih," ujar lainnya kesal.

"Terima kasih bu bidan dan orang baik lainnya," kata warganet.

"Masha Allah bu bidan baik banget. Benar mereka perlu di KB karena kasihan jika terjadi seperti ini lagi. Kasihan bayi-bayinya," tulis warganet menambahkan.

"Ikut sedih. Semoga jadi anak yang berguna kelak nak dalam asuhan bu bidan yang baik hati," pungkas yang lain.

Sementara itu, beberapa warganet ada yang ikut membagikan kisah serupa tentang ODGJ. Ternyata mereka kerap mendengar cerita tentang ODGJ yang dilecehkan hingga hamil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Bumil Diduga Dilecehkan Nakes saat Melahirkan Ternyata Terjadi di Puskesmas Tambora

Cerita Bumil Diduga Dilecehkan Nakes saat Melahirkan Ternyata Terjadi di Puskesmas Tambora

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 12:10 WIB

ODGJ Ngamuk Bacok Warga Pakai Parang, Dua Orang Meninggal Dunia

ODGJ Ngamuk Bacok Warga Pakai Parang, Dua Orang Meninggal Dunia

Bogor | Kamis, 07 Oktober 2021 | 07:55 WIB

Viral di TikTok, Dinkes DKI Buru Nakes Diduga Lecehkan Ibu Hamil saat Melahirkan

Viral di TikTok, Dinkes DKI Buru Nakes Diduga Lecehkan Ibu Hamil saat Melahirkan

News | Rabu, 06 Oktober 2021 | 16:53 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×