Ramai Tagar Percuma Lapor Polisi, Begini Respons Polri

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 16:03 WIB
Ramai Tagar Percuma Lapor Polisi, Begini Respons Polri
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono.(Antara)

Suara.com - Tagar #PercumaLaporPolisi viral di media sosial. Hal ini menyusul dihentikannya kasus dugaan pencabulan yang dilakukan ayah terhadap tiga anaknya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengklaim bahwa aparat kepolisian selalu memproses setiap laporan masyarakat. Proses penegakan hukum itu kata dia, juga mesti didasari barang bukti.

"Yang jelas apabila setiap laporan masyarakat yang menginginkan pelayanan kepolisian di bidang penegakan hukum pasti akan ditindaklanjuti dan tentunya diproses kepolisian sendiri didasari dari alat bukti," kata Rusdi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (8/10/2021).

Menurut Rusdi, setiap laporan masyarakat yang didasari alat bukti dan ditemukan adanya unsur pidana sudah pasti diproses sampai tuntas. Namun sebaliknya apabila tidak ditemukan bukti yang kuat maka akan dihentikan.

"Tapi kalau satu laporan alat bukti yang menjurus pada laporan tersebut tidak mencukupi dan ternyata penyidik berkeyakinan tidak ada suatu tindak pidana tentunya penyidik tidak melanjutkan laporan tersebut," katanya.

Bukti Baru

Polri sebelumnya telah menegaskan bahwa penyelidikan kasus ini masih belum final. Penyidik berpotensi membuka kembali penyelidikan kasus ini apabila ditemukan barang bukti baru.

"Ini tidak final. Apabila memang ditemukan bukti-bukti baru maka penyidikan bisa dialkukan kembali," kata Rusdi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (7/10/2021) kemarin.

Rusdi lantas menjelaskan, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Luwu Timur pada tahun 2019 menghentikan penyelidikan kasus tersebut lantaran tidak ditemukan adanya barang bukti yang kuat. Sehingga, kata dia, ayah korban selaku terduga pelaku, tidak bisa diproses hingga ke meja hijau.

baca juga

"Hasil daripada penyelidikan dari penyidik itu dilakukan gelar perkara. Kesimpulan dari gelar perkara itu adalah tidak cukup bukti. Sekali lagi, tidak cukup bukti yang terkait dengan tindak pidana pencabulan tersebut," kata dia.

Viral

Sebagaimana diketahui, kasus dugaan pencabulan ini kembali viral usai ibu kandung korban berinisial RS mencoba mencari keadilan. Kasus ini awalnya dilaporkan RS ke Polres Luwu Timur pada 9 Oktober 2019.

Ketika itu, RS melaporkan mantan suaminya atas dugaan pencabulan terhadap ketiga anaknya.

Aparat kepolisian sempat memeriksa sejumlah saksi. Hingga korban dilakukan Visum Et Repertum di Puskesmas Malili, Luwu Timur.

Namun mereka mengklaim tidak menemukan adanya bukti tindak pidana pencabulan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didukung Jadi Ketua BPNU, Gus Yahya Ingin Wujudkan Pembaharuan NU

Didukung Jadi Ketua BPNU, Gus Yahya Ingin Wujudkan Pembaharuan NU

Sumsel | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 16:02 WIB

Tagar Percuma Lapor Polisi Menggema Imbas Kasus Pemerkosaan Oleh ASN di Luwu Timur

Tagar Percuma Lapor Polisi Menggema Imbas Kasus Pemerkosaan Oleh ASN di Luwu Timur

News | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 07:25 WIB

Dituduh Belum Bayar ke Eks Manajer Rp 1,7 M, Denny Sumargo Buka Data Mengejutkan

Dituduh Belum Bayar ke Eks Manajer Rp 1,7 M, Denny Sumargo Buka Data Mengejutkan

Entertainment | Rabu, 06 Oktober 2021 | 17:41 WIB

Mantan Manajer Sebut Denny Sumargo Acak-acak Rumahnya, Ada Bukti CCTV

Mantan Manajer Sebut Denny Sumargo Acak-acak Rumahnya, Ada Bukti CCTV

Entertainment | Selasa, 05 Oktober 2021 | 16:55 WIB

Didukung Vicky Nitinegoro, Billy Syahputra Berniat Lapor Polisi

Didukung Vicky Nitinegoro, Billy Syahputra Berniat Lapor Polisi

Entertainment | Minggu, 03 Oktober 2021 | 16:16 WIB

Terkini

Karhutla di Tembilahan Membara Lagi setelah Sempat Padam

Karhutla di Tembilahan Membara Lagi setelah Sempat Padam

Riau | Kamis, 03 September 2026 | 20:43 WIB

Layar TV Samsung "No Signal" atau Channel Hilang? Jangan Panik, Begini Cara Mengatasinya

Layar TV Samsung "No Signal" atau Channel Hilang? Jangan Panik, Begini Cara Mengatasinya

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 20:40 WIB

Biro Travel Akui Setor USD 75.000 ke Gus Alex Demi Muluskan Kuota Haji Tambahan

Biro Travel Akui Setor USD 75.000 ke Gus Alex Demi Muluskan Kuota Haji Tambahan

News | Kamis, 03 September 2026 | 20:35 WIB

5 Sifat Buruk Zodiak Aquarius yang Sulit Dipahami, Jadi Sering Dianggap Sombong dan Tidak Peduli

5 Sifat Buruk Zodiak Aquarius yang Sulit Dipahami, Jadi Sering Dianggap Sombong dan Tidak Peduli

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 20:35 WIB

TetherMax Tunjuk Aktor Korea Yun Si Yun Jadi Brand Ambassador Seiring Perluas Kehadiran di Asia

TetherMax Tunjuk Aktor Korea Yun Si Yun Jadi Brand Ambassador Seiring Perluas Kehadiran di Asia

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 20:33 WIB

Alarm Keras untuk Prabowo! 1.742 Siswa dan Guru Keracunan MBG, Tata Kelola Bobrok Disorot

Alarm Keras untuk Prabowo! 1.742 Siswa dan Guru Keracunan MBG, Tata Kelola Bobrok Disorot

News | Kamis, 03 September 2026 | 20:23 WIB

Feng Shui Kamar Mandi di Dalam Kamar Tidur Utama dan Solusinya, Benarkah Bawa Energi Negatif?

Feng Shui Kamar Mandi di Dalam Kamar Tidur Utama dan Solusinya, Benarkah Bawa Energi Negatif?

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 20:15 WIB

Hampir Seluruh Jakarta Siaga Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air dan Tak Bakar Sampah!

Hampir Seluruh Jakarta Siaga Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air dan Tak Bakar Sampah!

News | Kamis, 03 September 2026 | 20:12 WIB

Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit

Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 20:10 WIB

Curiga Tekstur Uang, Warga Semarang Bantu Bongkar Jaringan Uang Palsu

Curiga Tekstur Uang, Warga Semarang Bantu Bongkar Jaringan Uang Palsu

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2026 | 20:07 WIB

×