Buzzer Klaim Kasus Tiga Anak Saya Diperkosa 'Pesanan' untuk Jatuhkan Polri, Publik Murka

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 16:42 WIB
Buzzer Klaim Kasus Tiga Anak Saya Diperkosa 'Pesanan' untuk Jatuhkan Polri, Publik Murka
Ilustrasi kekerasan pada anak. [Shutterstock]

Suara.com - Kasus ayah kandung memerkosa 3 anak perempuannya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan telah menjadi sorotan tajam. Terbaru, kasus tersebut justru disebut oleh sebuah akun sebagai "pesanan" untuk menjatuhkan institusi kepolisian.

Tuduhan tersebut dituliskan oleh akun Instagram @hello_mr123456. Akun ini menuduh kasus tiga anak yang diperkosa ayah kandung hanyalah pesanan organisasi masyarakat atau ormas untuk mencoreng nama baik polisi.

Tak sampai di situ, akun tersebut juga menyatakan pihaknya akan membongkar siapa ormas yang dimaksud. Mereka juga menuduh kasus pemerkosaan tersebut merupakan pesanan dari lembaga swadaya masyarakat atau LSM.

"Sabar ya, nanti gue buka-bukain semua itu siapa di balik ormas pesenan tersebut," tulis akun @hello_mr123456 seperti dikutip Suara.com, Jumat (8/10/2021).

"Berita yang soal 3 anak di Luwu Timur, gue kasih tahu itu pesenan LSM yang mau menjatuhkan institusi kepolisian," tuduh akun tersebut.

Akun ini bahkan mempertanyakan alasan keluarga korban tidak mengungkap identitas mereka ke publik. Menurut akun ini, korban seharusnya tidak memakai inisial saat melaporkan kasus pemerkosaan.

Viral Kasus Ayah Perkosa 3 Anak Disebut 'Pesanan' Buat Jatuhkan Kepolisian. (Instagram/@hello_mr123456)
Viral Kasus Ayah Perkosa 3 Anak Disebut 'Pesanan' Buat Jatuhkan Kepolisian. (Instagram/@hello_mr123456)

"Dan kenapa pihak keluarganya (korban) tidak ada yang speak up ke publik dengan identitas aslinya? Kenapa harus pakai inisial?" tanya akun tersebut.

Tuduhan dari akun tersebut langsung menjadi sorotan tajam warganet. Sebuah akun di Twitter bernama @ObiWan_Catnobi, ikut membagikan unggahan tersebut sambil memberikan peringatan.

Akun ini meminta publik untuk tidak menyebar unggahan lain dari akun @hello_mr123456. Pasalnya, akun tersebut menyebarkan identitas korban yang seharusnya mendapatkan perlindungan.

baca juga

"Postingan lain dari komplotan @hello_mr123456 dan @king_orens123 jangan disebar, ya. Atau kalau ada yang mau (melihat), coba lihat Instagram Stories dan simpan bukti," pesan akun ini.

"Postingan lain di laman Instagram mereka isinya doxxing identitas ketiga korban, juga salah satu jurnalis yang dibumbui ancaman," lanjutnya.

Viral Kasus Ayah Perkosa 3 Anak Disebut 'Pesanan' Buat Jatuhkan Kepolisian. (Twitter/@ObiWan_Catnobi)
Viral Kasus Ayah Perkosa 3 Anak Disebut 'Pesanan' Buat Jatuhkan Kepolisian. (Twitter/@ObiWan_Catnobi)

Sontak, tuduhan kasus ayah memerkosa ketiga anaknya hanya bentuk akal-akalan LSM untuk menjatuhkan institusi kepolisian membuat publik semakin geram. Mereka menuliskan kecaman terhadap akun itu yang dinilai sebagai buzzer.

"Isi negara sudah banyak yang sakit," kecam warganet.

"Serem banget dah buzzerRp gak ada akhlak kayak gini. Gak punya hati nurani sedikit aja gitu. Mana followersnya di Instagram juga banyak banget. Sedih," komentar warganet.

"Gak tahu kenapa, kayaknya dunia ini isinya orang-orang gila sih," hujat warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LBH Makassar Desak Polri Buka Kasus Ayah Perkosa Anak yang Dihentikan Polres Luwu Timur

LBH Makassar Desak Polri Buka Kasus Ayah Perkosa Anak yang Dihentikan Polres Luwu Timur

News | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 05:36 WIB

Laporan Project Multatuli Dicap Hoaks, AJI Indonesia Kecam Tindakan Polres Luwu Timur

Laporan Project Multatuli Dicap Hoaks, AJI Indonesia Kecam Tindakan Polres Luwu Timur

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 23:27 WIB

Diduga Dilakukan Ayah Kandung, KPAI Minta Polres Luwu Timur Usut Kasus Perkosaan Tiga Anak

Diduga Dilakukan Ayah Kandung, KPAI Minta Polres Luwu Timur Usut Kasus Perkosaan Tiga Anak

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 20:03 WIB

Diperkosa Ayah Kandung yang Berprofesi ASN, Ibu Melawan, Polres Luwu Timur Membungkam

Diperkosa Ayah Kandung yang Berprofesi ASN, Ibu Melawan, Polres Luwu Timur Membungkam

Kaltim | Kamis, 07 Oktober 2021 | 17:55 WIB

Sebut Berita '3 Anak Saya Diperkosa' Hoaks, Akun Polres Luwu Timur Banjir Kecaman

Sebut Berita '3 Anak Saya Diperkosa' Hoaks, Akun Polres Luwu Timur Banjir Kecaman

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 16:37 WIB

Janggal, Ibu Laporkan 3 Anaknya Diperkosa ASN Tapi Polisi Setop Penyelidikan

Janggal, Ibu Laporkan 3 Anaknya Diperkosa ASN Tapi Polisi Setop Penyelidikan

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 13:28 WIB

Terkini

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:20 WIB

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:17 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

×