Harun Al Rasyid: Dulu Raja OTT, Kini Sibuk Keliling Warung Jajakan Dagangan

Bangun Santoso | Welly Hidayat | Suara.com

Rabu, 13 Oktober 2021 | 07:46 WIB
Harun Al Rasyid: Dulu Raja OTT, Kini Sibuk Keliling Warung Jajakan Dagangan
Penyelidik KPK, Harun Al Rasyid. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Banyak cerita yang bisa digali dari para eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai dipecat dengan dalih tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan baru-baru ini. Bak roda kehidupan, tak ada yang tahu bakal seperti apa nantinya.

Saat masih menyandang status penyidik KPK, Harun Al Rasyid ada 'singa' bagi para penyaru duit rakyat. Hari-hari di kehidupannya adalah mengasah insting, mencium gerak gerik para begal duit negara.

Bahkan, saat Ketua KPK Firli Bahuri belum 'naik pangkat' seperti saat ini, tepatnya ketika masih menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK pernah menjuluki Harun Al Rasyid sebagai 'Raja OTT'.

Bukan tanpa dasar, julukan itu muncul karena sosok Harun memiliki karir yang cemerlang dan mempunyai insting tersendiri dalam menangkap para koruptor.

Kini, Harun telah dipecat oleh pimpinan KPK yang uniknya diketuai oleh Firli Bahuri. Harun resmi dipecat pada 30 September 2021 lalu. Ia, bersama 56 pegawai KPK lainnya dinyatakan tak lulus TWK sebagai syarat alih status menjadi ASN.

Urus Pesantren dan Berdagang

Harun Al Rasyid, eks penyidik senior KPK yang dikenal sebagai 'Raja OTT' dalam video dokumenter "G30S/TWK Operasi 'Membunuh' KPK". [Suara.com]
Harun Al Rasyid, eks penyidik senior KPK yang dikenal sebagai 'Raja OTT' dalam video dokumenter "G30S/TWK Operasi 'Membunuh' KPK". [Suara.com]

Suara.com melihat postingan Twitter dengan nama akun @paijodirojo. Dalam postingannya itu menampilkan sosok Harun Al Rasyid yang sedang merapikan kardus berisi dagangannya untuk diletakkan di sebuah sepeda motor untuk diantarkan ke warung- warung dekat rumahnya.

Mantan Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Penyelidik KPK ini, juga terlihat hanya memakai sarung dan kaos berwarna kuning.

Harun dan keluarganya tinggal di kawasan Bogor, Jawa Barat. Ia juga mempunyai banyak santri-santri di sana.

"Harun Al Rasyid nama lengkapnya. Mantan Penyelidik Utama KPK (Kasatgas). Seorang Doktor Hukum dan salah seorang pegawai KPK angkatan pertama," isi cuitan akun @paijodirojo, Selasa (12/10/2021).

Dalam cuitan selanjutnya, menjelaskan kesibukan Harun kini setelah tidak lagi menjadi pegawai KPK.

"Sementara ini, mengisi hari-hari nya dengan mengelola pesantren dan barang dagangannya untuk didistribusikan dan dijual ke warung-warung," imbuhnya.

Selain Harun, ada sebagian eks Pegawai KPK yang juga kini menyibukkan diri. Di antaranya, mantan Fungsional Biro Hukum KPK Tigor Simanjuntak. Setelah dipecat Firli Bahuri Cs, ia kini berjualan nasi goreng memakai gerobak di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Kemudian, Mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK Rasamala Aritonang. Ia sementara waktu membantu kakeknya di Medan, Sumatera Utara untuk bertani dan beternak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Juliandi Tigor Simanjuntak, Eks Pegawai KPK Kini Jual Nasi Goreng

Kisah Juliandi Tigor Simanjuntak, Eks Pegawai KPK Kini Jual Nasi Goreng

Video | Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:15 WIB

Dalih Sudah Dihukum, Dewas KPK Ogah Usut Peran Baru Lili yang Terkuak di Sidang AKP Robin

Dalih Sudah Dihukum, Dewas KPK Ogah Usut Peran Baru Lili yang Terkuak di Sidang AKP Robin

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Singgung Taliban di KPK, Denny Siregar Bungkam Setelah Dicecar Eks Jubir KPK

Singgung Taliban di KPK, Denny Siregar Bungkam Setelah Dicecar Eks Jubir KPK

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:41 WIB

Firli Sebut Tak Ada Pimpinan KPK Terlibat Kasus Suap di Tanjungbalai

Firli Sebut Tak Ada Pimpinan KPK Terlibat Kasus Suap di Tanjungbalai

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 13:20 WIB

Selain Suap, Bupati Probolinggo dan Suami Kini Dijerat KPK dengan Pasal Pencucian Uang

Selain Suap, Bupati Probolinggo dan Suami Kini Dijerat KPK dengan Pasal Pencucian Uang

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 12:32 WIB

Profil Juliandi Tigor Simanjuntak, Mantan Pegawai KPK Kini Jualan Nasgor

Profil Juliandi Tigor Simanjuntak, Mantan Pegawai KPK Kini Jualan Nasgor

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 12:11 WIB

Kasus Bupati Budhi Sarwono, KPK Sita Dokumen hingga Alat Elektronik di 7 TKP Banjarnegara

Kasus Bupati Budhi Sarwono, KPK Sita Dokumen hingga Alat Elektronik di 7 TKP Banjarnegara

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:49 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB