Masyarakat Jangan Lengah Meski Pandemi Terkendali

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Masyarakat Jangan Lengah Meski Pandemi Terkendali
Ilustrasi pekerja mengenakan masker. (Envato)

Suara.com - Strategi pengendalian Covid-19 di Indonesia yang menekankan pada penanganan dari hulu hingga hilir menunjukkan hasil positif. Namun demikian, pemerintah tak henti mengingatkan masyarakat tetap waspada, karena virus corona masih ada.

Pelaksanaan tiga pilar pengendalian Covid-19 juga terus dilakukan sebagai upaya untuk memastikan pandemi tetap terkendali. Tiga pilar tersebut adalah penerapan protokol kesehatan Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun (3M), percepatan vaksinasi, serta penguatan testing, tracing, treatment (3T) di lapangan,

Dalam Dialog Semangat Selasa (12/10/2021) Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - KPCPEN, Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander Ginting memaparkan perkembangan angka positivity rate Covid-19 secara nasional, kini terpantau berada di bawah 2%. Sementara itu tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) berada di bawah 10%.

“Namun virus tetap ada sehingga program pengendalian harus terus dilaksanakan,” tegasnya seraya menambahkan jika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih akan terus digunakan sebagai instrumen pengendalian, berdampingan dengan 3M, 3T, dan vaksinasi.

PPKM dikatakan Alexander berhasil karena keterlibatan bersama pemerintah dan masyarakat dalam rangka ketahanan nasional melawan virus corona. Penerapan PPKM akan mengawal dan menjaga masyarakat, sehingga pemulihan kesehatan dapat diiringi dengan pemulihan ekonomi, kemudian sosial budaya dan pendidikan.

“Pembukaan kegiatan yang kita lakukan adalah kelonggaran yang terkendali. Protokol kesehatan juga menjadi bagian dari kehidupan kita, sampai pandemi kelak dicabut. Selain itu, masih ada tugas untuk meningkatkan cakupan vaksinasi agar tidak ada yang tertinggal, termasuk kaum disabilitas dan lansia,” tuturnya.

Alexander Ginting juga mengingatkan, tracing kontak harus terus dilakukan. Kemudian kontak erat harus menjalani karantina untuk menekan transmisi Covid-19. Dia menjelaskan bahwa isolasi terpusat akan lebih baik dibandingkan isolasi mandiri yang berisiko membuat transmisi keluarga.

“Kendati kondisi membaik, pemerintah, rumah sakit, posko PPKM, pusat isolasi, semua pihak harus

tetap siaga dan bekerja bersama agar tidak terjadi lonjakan kasus,” tandasnya.

baca juga

Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menggarisbawahi pentingnya mempertahankan kewaspadaan. Ia menekankan untuk tidak terjebak pada pencapaian angka dan penurunan level.

“Fokus paling utama adalah melindungi warga. Salah satu tantangan kita saat ini adalah euforia masyarakat terhadap kelonggaran dan penurunan level. Kerja kita belum selesai, sehingga semua upaya 3M, 3T, vaksinasi harus terus dilakukan, termasuk edukasi kepada masyarakat. Komponen mana yang sulit, desa mana yang rendah, kita lakukan komunikasi,” ujarnya.

Untuk mendorong masyarakat melakukan vaksinasi, Jeje mendistribusikan undangan vaksinasi dari bupati kepada masyarakat, selain melakukan pendekatan bersama dengan tokoh agama dan tenaga kesehatan, agar warga terbebas dari pemahaman yang keliru tentang vaksinasi.

Seiring pembukaan kegiatan masyarakat seperti di sekolah, tempat wisata, pasar dan tempat ibadah, Jeje menjelaskan pihaknya akan memperkuat testing pada lokasi-lokasi yang terdapat keramaian.

Lebih rinci, ia mengatakan, pihaknya telah menerapkan beberapa strategi untuk menekan penularan Covid-19 di lokasi wisata. Contohnya, memastikan wisatawan dan pelaku wisata telah divaksinasi, mengatur agar tidak terjadi kerumunan, menerapkan disiplin masker, serta evaluasi dan koordinasi dengan penyelenggara lokasi wisata atau penginapan.

Sementara itu, Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Lia G. Partakusuma menyatakan, pihaknya selalu menginstruksikan kepada rumah sakit untuk tetap siaga, menyiapkan tempat tidur untuk Covid-19 dan melakukan pemisahan antara pasien yang terinfeksi dan tidak.

“Mulai September dan awal Oktober, kami membuka layanan untuk pasien non-Covid-19 yang sudah cukup lama menunggu. Tugas berat untuk memisahkan alur pasien, agar pasien non-Covid- 19 ini aman, sehingga ada ketentuan ketat untuk skrining di rumah sakit,” papar Lia.

Lia menuturkan, perkembangan virus corona masih sangat dinamis. Karena itu, upaya menemukan varian mutasi virus pun terus dilakukan, terutama ketika ditemukan gejala klinis yang berbeda.

“Jangan euforia karena merasa sudah divaksin dan Covid-19 di Indonesia terkendali. Belajar dari negara tetangga, terjadinya lonjakan kasus harus selalu diwaspadai,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Kota Teraman di Dunia Usai Pandemi Covid-19, Apa Alasannya?

5 Kota Teraman di Dunia Usai Pandemi Covid-19, Apa Alasannya?

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:22 WIB

Pangkas Waktu Tempuh, India Pakai Drone Kirim Vaksin ke Lokasi Terpencil

Pangkas Waktu Tempuh, India Pakai Drone Kirim Vaksin ke Lokasi Terpencil

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:20 WIB

Khawatir Muncul Kasus Baru Covid, Dalih Kemenag Geser Libur Maulid Nabi dan Cuti Natal

Khawatir Muncul Kasus Baru Covid, Dalih Kemenag Geser Libur Maulid Nabi dan Cuti Natal

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:17 WIB

Antisipasi Gelombang Ketiga COVID-19, Pemkot Bandung Lakukan Ini

Antisipasi Gelombang Ketiga COVID-19, Pemkot Bandung Lakukan Ini

Jabar | Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:00 WIB

Studi Prancis: Vaksinasi Sangat Efektif Kurangi Tingkat Keparahan Akibat Covid-19

Studi Prancis: Vaksinasi Sangat Efektif Kurangi Tingkat Keparahan Akibat Covid-19

Health | Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:55 WIB

Ini Langkah yang Dilakukan Rumah Sakit Untuk Melacak Mutasi Virus Covid-19

Ini Langkah yang Dilakukan Rumah Sakit Untuk Melacak Mutasi Virus Covid-19

Health | Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:24 WIB

Terkini

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

×