Mungkinkah Turis Eropa Kembali ke Asia Tenggara?

Siswanto, Deutsche Welle

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 12:48 WIB
Mungkinkah Turis Eropa Kembali ke Asia Tenggara?
DW

Suara.com - Negara-negara di Asia Tenggara yang sangat bergantung pada sektor pariwisatanya, sedang mencari cara untuk memacu kembali sektor ekonomi yang telah terpuruk selama pandemi.

Negara-negara di Asia Tenggara kini tengah dilanda eforia menyambut kembali para wisatawan. Ini tidak mengherankan, karena di tahun 2019 sektor pariwisata di beberapa negara ASEAN menyumbang hingga $393 miliar (Rp5,5 kuadriliun) untuk ekonomi regionalnya.

Sektor pariwisata menyumbang sekitar sepertiga dari PDB (Produk Domestik Bruto) Kamboja dan seperlima dari PDB Thailand.

Namun selama pandemi virus corona, sektor inilah yang paling terpuruk. Di tahun 2019, sektor turisme dapat menyambut sebanyak 143 juta wisatawan.

Tetapi gara-gara pandemi corona, pada tahun lalu anjlok sekitar 81% , menjadi hanya tinggal 26,1 juta wisatawan. Demikian menurut data dari Perhimpunan Negara Asia Tenggara (ASEAN).

Menurut data ASEAN, pelancong Eropa, tidak termasuk Rusia, menyumbang hanya 5,9% dari total 143 juta wisatawan yang mengunjungi Asia Tenggara pada 2019.

Angka tersebut turun dari 6,4% pada 2015 dan 7,8% pada 2010. Data tahun 2019 menunjukkan, Inggris masuk ke dalam daftar penyumbang wisatawan terbesar ke-13 di Asia Tenggara dengan 3,1 juta turis.

Disusul dengan 2,1 juta wisatawan dari Jerman dan 2 juta dari Prancis.

Pelancong Eropa 'tidak membawa banyak uang' Menurut Frederick Kliem, seorang peneliti dan dosen Sekolah Studi Internasional S. Rajaratnam di Singapura, dia tidak pernah berpikir bahwa turis Eropa akan menjadi kunci dalam pertimbangan industri pariwisata di Asia Tenggara.

baca juga

"Turis Eropa akan selalu bepergian dan akan selalu disambut hangat, mereka hanya tidak membawa banyak uang untuk pendapatan pariwisata secara keseluruhan," katanya.

"Sebelum pandemi melanda, turis yang masuk ke Asia Tenggara justru sebagian besar datang dari negara-negara Asia," kata juru bicara Dewan Perjalanan dan Pariwisata Dunia (WTTC).

Wisatawan Cina menyumbang 21% dari semua turis yang masuk ke wilayah tersebut, warga Singapura 10%, dan Korea Selatan 7%.

Pada tahun 2019, jumlah wisatawan Cina naik menjadi sekitar 32 juta orang dari hanya 5,4 juta di tahun 2010, menurut data resmi.

Wisatawan Cina penting untuk sektor pariwisata

Unit Intelijen Pakar Ekonomi memperkirakan pada bulan Mei, Cina sudah memvaksinasi 60% populasinya di kuartal kedua tahun 2022, namun persyaratan karantina bagi turis yang kembali, tidak akan dilonggarkan hingga akhir 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Turis Asing ke RI Tembus 7,45 Juta, Tertinggi Sejak 2019

Turis Asing ke RI Tembus 7,45 Juta, Tertinggi Sejak 2019

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Jember Fashion Carnaval 2026 Sedot Ribuan Wisatawan, Dongkrak Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal

Jember Fashion Carnaval 2026 Sedot Ribuan Wisatawan, Dongkrak Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:00 WIB

Tak Sekadar Peragaan Busana, IFW 2026 Ajak Wisatawan Jelajahi Seni dan Kuliner Jakarta

Tak Sekadar Peragaan Busana, IFW 2026 Ajak Wisatawan Jelajahi Seni dan Kuliner Jakarta

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:16 WIB

Dari Tanggal Gajian hingga Destinasi Dekat, Ini 5 Tren Liburan Wisatawan Asia Tenggara 2026

Dari Tanggal Gajian hingga Destinasi Dekat, Ini 5 Tren Liburan Wisatawan Asia Tenggara 2026

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:31 WIB

Wisman Pengguna Kereta Api Capai 308.874 Orang pada Semester I 2026

Wisman Pengguna Kereta Api Capai 308.874 Orang pada Semester I 2026

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 06:00 WIB

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:38 WIB

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:58 WIB

Terkini

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

×