Bocah 14 Tahun Bikin Aplikasi Watermark KTP Demi Cegah Jebakan Pinjol, Ini Cara Pakainya

Reza Gunadha | Nur Afitria Cika Handayani | Suara.com

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 16:24 WIB
Bocah 14 Tahun Bikin Aplikasi Watermark KTP Demi Cegah Jebakan Pinjol, Ini Cara Pakainya
Ilustrasi KTP

Suara.com - Seorang bocah laki-laki berusia 14 tahun berhasil membuat sebuah aplikasi watermark atau penanda KTP.

Aplikasi tersebut dibuat oleh Sirilius Kevin. Dia membagikan aplikasi watermark KTP kepada publik melalui akun Twitternya @siriliuskevin.

Dirinya sengaja membuat aplikasi tersebut agar publik mudah memberikan watermark di KTP.

Dalam cuitannya, aplikasi yang ia buat merupakan alat untuk memberikan watermark pada KTP.

"Hai! Aku belakangan ini lagi buat watermark KTP, sebuah alat untuk memberikan watermark pada KTP," cuitnya, dikutip Suara.com, Jumat (15/10/2021).

Watermark KTP. (Twitter)
Watermark KTP. (Twitter)

Kevin membeberkan alasannya membuat aplikasi watermark untuk KTP tersebut.

Dia menjelaskan aplikasi tersebut ia buat untuk menambahkan watermark pada scan KTP sehingga dapat mencegah penyalahgunaan.

"Kenapa aku buat ini? Karena dengan nambahin watermark pada scan KTP, kita bisa mencegah penyalagunaan scan KTP tersebut," jelasnya.

Sebab baru-baru ini banyak kasus terkait penyalahgunaan KTP. Salah satunya adalah pinjaman online (pinjol).

Diketahui hingga saat ini, pengguna aplikasi tersebut telah mencapai lebih dari 4 juta orang.

Komentar Warganet

Adanya aplikasi tersebut mampu mendapatkan respon positif dari warganet.

"Setelah aku coba bagus sih, kalau misal tulisannya dibuatin opsi ditaruh samping, atas, bawah, lebih bagus sih. Sama ukuran fontnya," kata warganet.

"Keren, umur masih 14 tahun udah buat alat yang berguna bagi masyarakat, salut," komentar warganet.

"Keren, membantu banget," timpal warganet.

"Keren banget ini," balas warganet lain.

Aplikasi tersebut dapat dilihat di sini.

Anjuran Kominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyarankan masyarakat agar memberikan watermark untuk file KTP digital.

Hal ini dilakukan demi mengantisipasi penyalahgunaan data dari orang tak dikenal.

"Karena KTP atau dokumen penting lainnya memang seringkali digunakan untuk memverifikasi berbagai hal, kita harus antisipasi kalau ada orang yang menyalahgunakan data kita nih," menurut Kementerian Kominfo melalui akun Instagram, dikutip Selasa (7/9/2021).

Kominfo memberikan opsi bahwa watermark ini bisa dalam bentuk digital maupun tulis tangan. Nantinya, watermark bisa dipasang di kolom kosong yang ada di KTP.

"Jadi, kalau data tersebut disalahgunakan, #SobatKom bisa tahu pihak mana yang melakukan pelanggaran deh!" tambah Kominfo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Foto Jadul Pria Pose di Samping Lamborghini, Nama Raffi Ahmad Disebut-sebut

Viral Foto Jadul Pria Pose di Samping Lamborghini, Nama Raffi Ahmad Disebut-sebut

Hits | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 16:03 WIB

Sempat Dikira ODGJ, Kocak Maling Ketiduran Sampai Dibangunin Pemilik Rumah

Sempat Dikira ODGJ, Kocak Maling Ketiduran Sampai Dibangunin Pemilik Rumah

News | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 16:09 WIB

Berantem Sampai Kejar-kejaran, Sang Pria Sigap Lakukan Hal Tak Terduga!

Berantem Sampai Kejar-kejaran, Sang Pria Sigap Lakukan Hal Tak Terduga!

Kalbar | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 15:55 WIB

Viral, Janjikan Ayahnya Bebas, Oknum Kapolsek Diduga Tega Tiduri Anak Tersangka

Viral, Janjikan Ayahnya Bebas, Oknum Kapolsek Diduga Tega Tiduri Anak Tersangka

Bali | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Viral Tenda Nikahan Bikin Fotografer Mau Nangis, Warganet Ingat Pasar Malam

Viral Tenda Nikahan Bikin Fotografer Mau Nangis, Warganet Ingat Pasar Malam

News | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 15:38 WIB

Tak Pernah Kuliah Online Gegara Nggak Ada HP, Mahasiswa ini Terima Kejutan dari Temannya

Tak Pernah Kuliah Online Gegara Nggak Ada HP, Mahasiswa ini Terima Kejutan dari Temannya

News | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 15:33 WIB

Terkini

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:24 WIB

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:22 WIB

Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan

Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:12 WIB

Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen

Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:57 WIB

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:46 WIB

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:13 WIB

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:07 WIB

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:58 WIB

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:43 WIB

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:31 WIB