Siswa SMP di Malaysia Dihebohkan Kemunculan Video Porno saat Ujian Online

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:28 WIB
Siswa SMP di Malaysia Dihebohkan Kemunculan Video Porno saat Ujian Online
Ilustrasi video mesum (Jatimnet)

Suara.com - Siswa kelas 2 di sebuah sekolah menengah Kuala Lumpur, Malaysia, dikejutkan oleh kemunculan video porno ketika mengikuti ujian via Google Meet.

Menyadur Free Malaysia Today Minggu 17/10/2021) dua orang tua mengatakan insiden itu terjadi ketika siswa mengikuti ujian desain dan teknologi (RBT) yang dilakukan melalui platform Google Meet.

Kedua orang tua yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut mengatakan kepada FMT, jika guru segera memerintahkan siswa untuk keluar dari kelas online tersebut.

Insiden tersebut cukup membuat frustrasi para orang tua, siswa, maupun guru, karena mereka tidak mengetahui siapa yang membagikan video porno tersebut.

Orang tua mengatakan video porno tersebut hanya bisa dilakukan oleh seseorang yang memiliki akses sebagai host kelas online itu.

"Kami tidak yakin bagaimana ini bisa terjadi. Kami pikir kelas (di Google Meet) mungkin telah diretas," kata salah satu orang tua.

"Beberapa orang tua di grup obrolan WhatsApp telah menyarankan untuk melaporkan indisen tersebut kepada polisi," tambahnya.

Salah satu orang tua murid mengatakan video porno itu adalah kasus besar di bawah Undang-Undang Pelanggaran Seksual Terhadap Anak 2017 dan Undang-Undang Komunikasi dan Multimedia 1998.

"Moral anak-anak kita sedang dihancurkan. Saya berharap guru bisa membuat laporan polisi dan juga melaporkan ini ke Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC). Jika ada bukti bahwa siswa terlibat, mereka tidak boleh diberi ampun," jelasnya.

baca juga

Kasus tersebut juga menarik perhatian para anggota parlemen setempat dan menuntut Kementerian Pendidikan untuk menyelidikinya.

Anggota Parlemen Kulai Teo Nie Ching mendesak Kementerian Pendidikan Malaysia (MoE) untuk menyelidiki sepenuhnya insiden video porno tersebut.

"Kementerian Pendidikan harus menggunakan semua sumber daya dan keahliannya untuk memastikan keamanan siswa saat kelas online," kata Teo Nie Ching dikutip dari Malay Mail.

Teo Nie Ching juga mendesak MoE untuk memastikan konten yang dibagikan di platform Google Meet aman, serta membuat aturan atau pedoman kelas online agar tidak dibajak atau diretas.

Seorang guru mengklaim bahwa masalah tersebut disebabkan oleh siswa yang membagikan tautan ke ruang kelas Google Meet kepada siswa lain.

Guru lain di sekolah tersebut yang juga tidak ingin disebutkan namanya membenarkan insiden tersebut, tetapi menolak berkomentar tentang masalah tersebut.

Media lokal Malaysia masih belum mengungkapkan di sekolah mana insiden tersebut terjadi, namun beredar kabar jika itu terjadi pada Kamis (14/10/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marcus/Kevin Mengaku Puas Balas Kekalahan atas Pasangan Malaysia Ini

Marcus/Kevin Mengaku Puas Balas Kekalahan atas Pasangan Malaysia Ini

Sport | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 03:05 WIB

Pelatih Beberkan Kunci Kemenangan Anthony Ginting atas Lee Zii Jia

Pelatih Beberkan Kunci Kemenangan Anthony Ginting atas Lee Zii Jia

Sport | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 23:25 WIB

Piala Thomas: Jonatan Menang, Indonesia ke Semifinal Usai Kalahkan Malaysia 3-0

Piala Thomas: Jonatan Menang, Indonesia ke Semifinal Usai Kalahkan Malaysia 3-0

Sport | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 22:23 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×