alexametrics

Tampilkan Film Porno Selama 13 Detik, Stasiun TV Langsung Diinvestigasi Polisi

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Tampilkan Film Porno Selama 13 Detik, Stasiun TV Langsung Diinvestigasi Polisi
Ilustrasi video porno. (Shutterstock)

Menurut TVSpy, KREM meminta maaf kepada pemirsa beberapa jam kemudian, selama siaran berita pukul 11 malam.

Suara.com - Sebuah stasiun berita lokal di Washington, KREM, menayangkan film porno selama sekitar 13 detik ketika melaporkan perkiraan cuaca pada hari Minggu.

Menyadur Daily Mail Rabu (20/10/2021), stasiun berita Spokane, yang berbasis di Washington itu tidak sengaja menyiarkan klip eksplisit pada pukul 18:30 selama akhir pekan.

Ahli meteorologi Michelle Boss melaporkan bahwa negara bagian itu mengharapkan "beberapa hari bonus cuaca bagus setelah akhir pekan yang indah dengan suhu ringan."

Ia tampaknya sama sekali tidak menyadari apa yang sedang diputar di layar di belakangnya.

Baca Juga: Nonton Pukul 3 Dini Hari, Nenek Ini Hanya Pandangi Logo Stasiun TV

Dalam video porno itu seorang wanita terlihat berbaring di tempat tidur. Kamera kemudian memindai tubuhnya dan menunjukkan bagian belakangnya yang telanjang.

Ilustrasi video porno (Unsplash/Charles Deluvio)
Ilustrasi video porno (Unsplash/Charles Deluvio)

Co-anchor Boss Cody Proctor juga tidak menunjukkan reaksi terhadap klip tersebut karena stasiun yang berafiliasi dengan CBS itu menunjukkan lebih banyak rekaman cuaca.

Menurut TVSpy, KREM meminta maaf kepada pemirsa beberapa jam kemudian, selama siaran berita pukul 11 malam.

"Video yang tidak pantas ditayangkan di bagian pertama pertunjukan. Kami rajin bekerja untuk memastikan hal seperti ini tidak terjadi lagi," kata pembawa acara.

Departemen Kepolisian Kota Spokane mengatakan sedang menyelidiki bagaimana gambar itu muncul dan dari mana asalnya.

Baca Juga: Minta Pemerkosa Demonstrasikan Aksinya, Stasiun TV Ini Dikecam

"Personel stasiun bekerja sama dengan SPD dalam upaya untuk menentukan apa yang terjadi." Ia juga berkata cuplikan itu menghasilkan banyak panggilan dari warga yang peduli.

Komentar