Lelaki Umbar Kelamin: Muncul Lagi Kasus Baru di Jakarta

Siswanto | Suara.com

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 13:52 WIB
Lelaki Umbar Kelamin: Muncul Lagi Kasus Baru di Jakarta
Ilustrasi pelecehan (Shutterstock)

Suara.com - Kasus pelecehan terhadap seorang mahasiswi di Petukangan Utara, Jakarta Selatan, belum terungkap, muncul lagi kasus baru yang terjadi di Jakarta Pusat.

Ada kemiripan dalam kedua kasus tersebut, seorang lelaki mengumbar alat kelamin di tempat umum. Yang terjadi di Petukangan Utara, seorang pemuda onani di atas sepeda motor milik korban, sementara yang di Jakarta Pusat, pelaku menunjukkan alat vital kepada seorang perempuan yang sedang berjalan di dekatnya.

Kasus pelecehan di Jakarta Pusat yang diduga terjadi pada Jumat (15/10/2021), sekitar pukul 19.00 WIB, mengemuka setelah diposting di sebuah akun Twitter dan sekarang sedang ditelusuri anggota polisi Menteng, meskipun belum ada laporan dari korban.

"Tim di lapangan langsung menindaklanjuti kejadian tersebut," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Menteng Ajun Komisaris Polisi Eka Saputra, Jumat (22/10/2021).

Polisi berkomitmen untuk dapat mengungkap kasus tersebut.

"Kami masih dalam penyelidikan berkenan hal tersebut dari beberapa hari yang lalu. Semoga secepatnya bisa kita dapatkan identitas orang tersebut," ujar Eka.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Tanah Abang Komisaris Haris Akhmat Basuki mengatakan kasus tersebut terjadi di wilayah hukum Tanah Abang. 

Polisi akan menelusuri pelaku dengan memeriksa CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Tetap akan dilakukan pencarian dengan berkoordinasi bersama pihak-pihak terkait yang punya akses untuk rekaman CCTV di sekitar TKP tersebut," kata dia.

Sementara dalam kasus pelecehan di Petukangan Utara, sekarang masih dalam penanganan kepolisian.

Sejak awal kasus muncul, tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pemerintah Provinsi Jakarta juga turut memberikan perhatian terhadap proses penanganan kasus tersebut. 

Pedestrian di Jalan RM. Margono Djojohadikoesoemo, Jakarta Pusat, yang mengarah ke Stasiun Sudirman memang sepi dan kurang penerangan kalau malam hari, kata pemulung bernama Idri.

"Kalau siang sama malam memang sepi. Biasanya ramainya pas jam berangkat sama pulang kerja," kata dia.

Dia tidak tahu menahu soal kasus pelecehan seksual di kawasan tersebut. Di daerah tersebut sering terjadi kasus penjambretan, kata Idri.

"Di sini gelap kalau malam. Apalagi kalau udah pulang kantor kan biasanya jam lima. Kalau udah malam ya sepi yang lewat," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:21 WIB

Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota

Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:11 WIB

Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik

Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:01 WIB

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:46 WIB

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:43 WIB

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:41 WIB

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:38 WIB

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:29 WIB

Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun

Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:27 WIB

Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir

Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:26 WIB