Jangan Monopoli Kader jadi Capres, Nasdem: Banyak Tokoh di Luar Partai yang Layak

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 26 Oktober 2021 | 17:38 WIB
Jangan Monopoli Kader jadi Capres, Nasdem: Banyak Tokoh di Luar Partai yang Layak
Anggota Komisi III DPR Ahmad Ali. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Wakil Ketua Umum Nasdem Ahmad Ali menyatakan, banyak anak bangsa di luar partai politik (parpol) yang dianggap layak memimpin Indonesia ke depan dengan dicalonkan sebagai presiden.

Lantaran itu, ia meminta calon presiden (capres) tidak hanya sebatas dihadirkan melalui kader-kader atau pimpinan parpol. 

"Jangan kemudian, kita memonopoli bahwa kader-kader partai-partai politik terbaik lah yang menjadi calon presiden. Tapi kita harus jujur sebagai kader politik melihat di luar partai politik banyak sekali kader-kader bangsa yang punya integritas yang layak untuk kita kedepankan menjadi calon presiden untuk memimpin negeri ini," kata Ali di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (26/10/2021).

Pernyataan Ahmad Ali tersebut tidak terlepas dari rencana Nasdem menggelar konvensi capres. Nasdem menawarkan parpol lain untuk kemudian berkoalisi sejak awal dalam mencari dan merekrut capres.

"Nasdem menawarkan itu. Ayo berani nggak? Nasdem berani menawarkan kepada partai politik yang betul-betul jujur melihat kepentingan bangsa. Ayo Nasdem, kami terbuka berkoalisi dengan siapa saja, kemudian kita bersama-sama mencari calon presidennya," ujar Ali.

Menurut Ali, banyak tokoh di eksternal partai uang memiliki integritas, namun enggan bicara politik lantaran mahar yang kelewat mahal. Dia mencontohkan Anies Baswedan.

Dia berpendapat, Anies menjadi salah satu capres yang disinggung dalam pertanyaan terkait siapa tokoh terkait di luar partai. Namun Ali berujar bukan cuma menyoal Anies.

"Bukan cuma Pak Anies, banyak orang-orang hari ini banyak punya integritas yang kemudian tidak berani berbicara politik karena tahu mahalnya biaya politik. Tapi kalau kita lakukan konvensi seperti yang ditawarkan oleh ketua umum Partai Nasdem, di situ akan lihat nanti ada kontestasi terbuka," katanya.

"Jadi siapapun, akademisi, aktivis-aktivis kampus ayo silakan daftar dan kemudian rakyat yang menilai," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Golkar Ajak Alumni dan Pecahan Partai Bergabung, Nasdem: Itu Bukan Kepentingan Bangsa

Golkar Ajak Alumni dan Pecahan Partai Bergabung, Nasdem: Itu Bukan Kepentingan Bangsa

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:34 WIB

Elektabilitas Kandidat Capres: Ganjar Unggul Tipis dari Prabowo, Muhaimin Paling Buncit

Elektabilitas Kandidat Capres: Ganjar Unggul Tipis dari Prabowo, Muhaimin Paling Buncit

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 12:34 WIB

Ratusan Emak-emak di Pekanbaru Deklarasi Sandiaga Uno Capres 2024

Ratusan Emak-emak di Pekanbaru Deklarasi Sandiaga Uno Capres 2024

Riau | Senin, 25 Oktober 2021 | 06:30 WIB

Terkini

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:37 WIB

Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi

Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:36 WIB

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:33 WIB

Polda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Jumbo, 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita

Polda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Jumbo, 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:25 WIB

Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak

Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:21 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Blueray, KPK Diminta Jalankan Perintah Presiden

Nama Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Blueray, KPK Diminta Jalankan Perintah Presiden

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:15 WIB

Bermula dari Area Parkir, Polisi Bongkar Penyimpanan 1.000 Butir Ekstasi di Apartemen Greenbay Jakut

Bermula dari Area Parkir, Polisi Bongkar Penyimpanan 1.000 Butir Ekstasi di Apartemen Greenbay Jakut

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:14 WIB

Grace Natalie Siap Temui Jusuf Kalla Usai Dipolisikan: Saya Tidak Ada Masalah Pribadi

Grace Natalie Siap Temui Jusuf Kalla Usai Dipolisikan: Saya Tidak Ada Masalah Pribadi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:08 WIB

Nadiem Klaim Permendikbud Soal Pengadaan Chromebook Tak Terkait Investasi Google ke Gojek

Nadiem Klaim Permendikbud Soal Pengadaan Chromebook Tak Terkait Investasi Google ke Gojek

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:06 WIB

Soal Polemik Cerdas Cermat di Kalbar, Setjen MPR RI Janji Evaluasi Menyeluruh

Soal Polemik Cerdas Cermat di Kalbar, Setjen MPR RI Janji Evaluasi Menyeluruh

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:54 WIB