India Targetkan Perusahaan Global Investasi Manufaktur Baterai Lokal

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:46 WIB
India Targetkan Perusahaan Global Investasi Manufaktur Baterai Lokal
India Targetkan Perusahaan Global Investasi Manufaktur Baterai Lokal. Ilustrasi baterai. [Shutterstock]

Suara.com - India berencana untuk mengajukan penawaran kepada perusahaan seperti Tesla, Samsung, dan LG Energy Solution untuk berinvestasi dalam pembuatan baterai secara lokal karena tampaknya akan membangun rantai pasokan domestik untuk transportasi bersih.

Mengutip Reuters, Rabu (27/10/2021), India akan menjadi tuan rumah lima roadshow mulai bulan depan di negara-negara termasuk Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Korea Selatan, dan Jepang untuk meyakinkan pembuat baterai untuk menyiapkan produksi lokal.

Tesla, LG Energy Solution, dan Samsung termasuk di antara mereka yang akan diundang untuk hadir, meskipun daftar delegasi belum dikonfirmasi. Perusahaan lain yang ditargetkan termasuk Northvolt, Panasonic, dan Toshiba.

Langkah tersebut merupakan bagian dari program insentif 2,4 miliar dolar AS untuk meningkatkan manufaktur baterai di mana pemerintah India telah mulai mengundang proposal investasi dari perusahaan.

Walau pemain domestik seperti Reliance Industries, Adani Group, dan Tata Group telah menunjukkan minat, sejauh ini hanya ada sedikit antusiasme dari perusahaan global.

Beberapa perusahaan global ragu-ragu untuk masuk tanpa mitra lokal karena membutuhkan investasi besar dan India masih memiliki peringkat yang buruk dalam penegakan kontrak.

Adapun perusahaan lainnya yang memilih untuk berinvestasi di pasar yang lebih besar seperti Amerika Serikat dan Eropa di mana permintaan baterai lebih tinggi.

Rencana India datang ketika negara-negara bersiap untuk bertemu di Glasgow untuk Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (COP26).

India melihat teknologi mobil bersih sebagai pusat strateginya untuk mengurangi polusi di kota-kota besar dan mengurangi ketergantungan minyak, sementara juga memenuhi target emisinya.

Kendaraan listrik saat ini menyumbang sebagian kecil dari total penjualan di India, terutama karena harganya yang mahal karena baterainya diimpor.

Tetapi, pertumbuhan kendaraan listrik meningkat karena pemerintah India menawarkan insentif kepada produsen serta pembeli kendaraan listrik. (Jacinta Aura Maharani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Test PCR Dipatok Rp300 Ribu, Fraksi PKS: India Rp100 Ribu, Kenapa Kita Tidak Bisa

Harga Test PCR Dipatok Rp300 Ribu, Fraksi PKS: India Rp100 Ribu, Kenapa Kita Tidak Bisa

Bekaci | Rabu, 27 Oktober 2021 | 10:30 WIB

Dilempari Batu Bata oleh Sekelompok Monyet, Pria India Ini Tewas

Dilempari Batu Bata oleh Sekelompok Monyet, Pria India Ini Tewas

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:38 WIB

Gara-gara Pandemi, Ide Unik Bisnis Kuliner di India Bermunculan

Gara-gara Pandemi, Ide Unik Bisnis Kuliner di India Bermunculan

Video | Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:00 WIB

Lirik Lagu Boneka India Ellya Khadam, Tampil Jadi Google Doodle

Lirik Lagu Boneka India Ellya Khadam, Tampil Jadi Google Doodle

Entertainment | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 22:24 WIB

Terkini

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:51 WIB

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:19 WIB

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:44 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:39 WIB

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:00 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:53 WIB

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:32 WIB

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:29 WIB

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB