Izinkan Masyarakat Ibadah Berjemaah, Ketua MUI: Kalau Dinilai Aman, Ya Boleh Saja

Bimo Aria Fundrika, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 28 Oktober 2021 | 01:10 WIB
Izinkan Masyarakat Ibadah Berjemaah, Ketua MUI: Kalau Dinilai Aman, Ya Boleh Saja
Ilustrasi Salat Berjamaah. [Suara.com/Yaumal Asri].

Suara.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Penanggulangan Bencana dan Kesehatan, M Sodikun mengatakan bahwa mesti ada strategi yang harus diterapkan di tengah masa pandemi Covid-19 yang penuh ketidaknormalan pada segala aktivitas masyarakat. Menurutnya, masyarakat boleh melakukan ibadah berjemaah di masjid dengan catatan harus tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin.

Sodikun menjelaskan masyarakat boleh melakukan ibadah secara berjemaah itu apabila daerahnya sudah dinyatakan aman dan bisa mengendalikan penyebaran Covid-19. Menurutnya hal tersebut bisa dilakukan apabila demi kemaslahatan umat.

"Kalau dinilai aman, ya boleh-boleh saja," kata Sodikun dalam webinar bertajuk Keseimbangan Pemulihan Ekonomi Dan Penanganan Kesehatan Di Tengah Pandemi bersama Kominfo yang dikutip Suara.com, Rabu (27/10/2021).

Kendati begitu, Sodikin meminta kepada masyarakat untuk tetap antisipasi. Salah satunya ialah dengan menerapkan prokes secara ketat.

"Maka kedisiplinan prokes adalah suatu keharusan, suatu keniscayaan," ucapnya.

Ketua Komisi Seni dan Budaya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sodikun. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Penanggulangan Bencana dan Kesehatan, M Sodikun . (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Sementara itu, Wakil Ketua Lembaga Kesehatan MUI dr Bayu Wahyudi mengingatkan, tetap patuh dengan segala aturan terkait pandemi Covid-19. Jika memang harus isolasi mandiri, maka lebih baik jalankannlah.

"Jadikan momentum tafakur dengan Allah," kata Bayu.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Sekretaris Komisi Informasi dan Komunikasi MUI M Nashih Nasrulloh menuturkan kalau ketaatan protokol kesehatan dan mengikuti aturan yang ditentukan pemerintah menjadi kuncinya menghadapi pandemi. Menurutnya, ketika masyarakat mau mengikuti aturan dan disiplin dalam menjalankan prokes, maka perekonomian pun akan perlahan bangkit kembali.

Ia meyakini keputusan pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19 tidak bermaksud untuk merugikan orang banyak.

baca juga

"Jadi keputusan pemerintah tidak ada untuk mencelakai rakyatnya, dalam konteks protokol kesehatan baik di ruang publik maupun rumah ibadah," ucap Nashih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masjid Disegel Satpol PP, Ketua MUI Depok Minta Jemaat Ahmadiyah Segera Bertaubat

Masjid Disegel Satpol PP, Ketua MUI Depok Minta Jemaat Ahmadiyah Segera Bertaubat

Bogor | Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:51 WIB

Tak Mau Ketinggalan Salat Jamaah, Pemobil Ini Malah Nyaris Bikin Orang Celaka, Kok Bisa?

Tak Mau Ketinggalan Salat Jamaah, Pemobil Ini Malah Nyaris Bikin Orang Celaka, Kok Bisa?

Otomotif | Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:20 WIB

Heboh! Lansia di Sukabumi Tulis Yahudi Masuk Golongan Orang Beriman

Heboh! Lansia di Sukabumi Tulis Yahudi Masuk Golongan Orang Beriman

Jabar | Senin, 25 Oktober 2021 | 16:11 WIB

Terkini

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Malang | Selasa, 29 September 2026 | 07:34 WIB

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:31 WIB

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

Otomotif | Selasa, 29 September 2026 | 07:27 WIB

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

News | Selasa, 29 September 2026 | 07:17 WIB

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:14 WIB

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

×