Pilot yang Menolak Vaksin di Maskapai Ini Justru Dibayar Mahal, Kok Bisa?

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Jum'at, 29 Oktober 2021 | 18:18 WIB
Pilot yang Menolak Vaksin di Maskapai Ini Justru Dibayar Mahal, Kok Bisa?
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Maskapai United Airlines menghabiskan nyaris USD 3 juta per bulan untuk mempertahankan ratusan karyawannya, termasuk pilot yang menolak divaksin dengan cuti berbayar.

Menyadur CBS News Jumat (29/10/2021), dalam dokumen hukum terungkp bahwa perusahaan mengeluarkan USD 1,4 juta setiap dua minggu untuk tunjangan cuti pekerja yang belum divaksin.

Laporan menyebut beberapa karyawan tidak divaksinasi di United untuk menentang kebijakan vaksinasi perusahaan di pengadilan yang mewajibkan vaksinasi untuk semua staf.

Perusahaan mengatakan 99,7% dari 67.000 karyawan telah mematuhi mandat tersebut dan divaksin akan menghadapi PHK, CEO United Scott Kirby mengatakan pada CBS Mornings awal bulan ini.

Pertarungan hukum United mencerminkan dorongan yang lebih luas oleh pengusaha untuk membuat pekerja mereka divaksinasi terhadap virus, dan penolakan berikutnya oleh beberapa orang.

Pramugari United Airlines mogok dan melakukan demo. (Shutterstock)
United Airlines. (Shutterstock)

Ribuan pekerja berhenti atau dipecat karena menolak menerima vaksin. Banyak konflik semacam itu terjadi secara diam-diam sementara yang lain terjadi di depan umum, seperti reporter ESPN Allison Williams.

Washington State University juga memecat pelatih sepak bola Nick Rolovich karena menolak untuk divaksin.

Di United, beberapa karyawan yang tidak divaksinasi mengajukan gugatan terhadap perusahaan bulan lalu dan mengumpulkan tunjangan cuti yang diperpanjang sampai masalah itu terungkap di pengadilan.

Menanggapi gugatan tersebut, Hakim Pengadilan Distrik AS Mark Pittman dari Texas menempatkan perintah penahanan sementara pada United yang melarangnya menerapkan mandat vaksinnya.

Hal yang dipermasalahkan adalah karyawan yang tidak mau divaksinasi memiliki alasan medis atau agama yang mencegah mereka menerima vaksin.

Banyak maskapai penerbangan mengizinkan karyawan mereka untuk memilih keluar dari mandat vaksin, tetapi United tidak menawarkan kelonggaran seperti itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Andy Murray Dukung Pembatasan Pemain yang Tidak Divaksin di Australian Open

Andy Murray Dukung Pembatasan Pemain yang Tidak Divaksin di Australian Open

Sport | Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:26 WIB

Siswa Tidak Divaksin Covid-19 di Tebing Tinggi Dilarang Sekolah

Siswa Tidak Divaksin Covid-19 di Tebing Tinggi Dilarang Sekolah

Sumut | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 15:30 WIB

Penelitian : Orang Tidak Divaksin 11 Kali Memiliki Risiko Meninggal Dunia

Penelitian : Orang Tidak Divaksin 11 Kali Memiliki Risiko Meninggal Dunia

Sulsel | Minggu, 12 September 2021 | 06:05 WIB

Terkini

Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan

Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:39 WIB

Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas

Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:30 WIB

Viral Pedofil WN Jepang di Indonesia: Lecehkan WNI, Sebarkan Penyakit Menular Seksual

Viral Pedofil WN Jepang di Indonesia: Lecehkan WNI, Sebarkan Penyakit Menular Seksual

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 08:05 WIB

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:59 WIB

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB