Rayakan Kemenangan Pakistan, Guru di India Diciduk Polisi lalu Dipecat

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 08 November 2021 | 11:09 WIB
Rayakan Kemenangan Pakistan, Guru di India Diciduk Polisi lalu Dipecat
Ilustrasi diciduk polisi. (pixabay)

Suara.com - Seorang guru di India dipecat dari sekolah tempatnya mengajar karena merayakan kemenangan Pakistan di pertandingan Piala Dunia Kriket T20.

Menyadur India Today Minggu (7/11/2021), Pakistan dilaporkan menang melawan India di pertandingan itu dan Nafeesa Attari merayakannya penuh suka cita.

Attari kemudian ditangkap oleh polisi Ambamata Udaipur di sekolahnya dan dibawa ke pengadilan untuk dikirim ke penjara.

Ia dijerat dengan pasal 153 (B) IPC (Tuduhan, pernyataan yang merugikan integrasi nasional), kata SHO dari kantor polisi Amba Mata Narpat Singh.

Nafeesa Attari adalah seorang guru di Sekolah Neerja Modi di Udaipur. Setelah kemenangan Pakistan atas India pada hari Minggu, ia membagikan status di WhatsApp dengan gambar pemain Pakistan, menyebutkan 'Kami menang'.

Ilustrasi (Shutterstock)
Ilustrasi dipecat. (Shutterstock)

Ketika salah satu orangtua bertanya apakah dia mendukung Pakistan, Nafeesa menjawab setuju dengan 'Ya'.

Tangkapan layar status WhatsApp menjadi viral, menyebabkan sekolah mengambil tindakan terhadapnya dan mengeluarkannya dari pekerjaan.

Nafeesa Attari merilis pernyataan video yang meminta maaf atas postingan tersebut dan mengatakan tidak bermaksud menyakiti perasaan siapa pun.

"Seseorang mengirimi saya pesan dan bertanya apakah 'Anda mendukung Pakistan'. Karena pesan itu memiliki emoji dan suasananya menyenangkan, saya menjawab 'Ya'."

"Tapi, itu tidak berarti saya mendukung Pakistan. Saya orang India dan Saya mencintai India. Saya mencintai India sama seperti orang lain," katanya seperti dikutip PTI.

"Begitu saya menyadari kesalahan ini, saya menghapus pesan status. Saya minta maaf jika saya telah menyakiti perasaan siapa pun," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Muslim Dipenjara Usai Rayakan Pakistan Menang di Piala Dunia Kriket

Guru Muslim Dipenjara Usai Rayakan Pakistan Menang di Piala Dunia Kriket

News | Sabtu, 06 November 2021 | 20:41 WIB

PON XX Papua: Raih Medali Perak, Tim Kriket Kaltim Kantongi Dua Medali

PON XX Papua: Raih Medali Perak, Tim Kriket Kaltim Kantongi Dua Medali

Kaltim | Selasa, 05 Oktober 2021 | 18:00 WIB

PON Papua: Kalahkan Kaltim, Tim Putri Bali Rebut Emas Kriket T-20

PON Papua: Kalahkan Kaltim, Tim Putri Bali Rebut Emas Kriket T-20

Sport | Senin, 04 Oktober 2021 | 11:52 WIB

Terkini

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:13 WIB

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:52 WIB

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB