Hujan Deras, 9 Orang Tewas saat Sri Lanka dan India Selatan Dikepung Banjir

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 09 November 2021 | 10:09 WIB
Hujan Deras, 9 Orang Tewas saat Sri Lanka dan India Selatan Dikepung Banjir
Hujan Deras, 9 Orang Tewas saat Sri Lanka dan India Selatan Dikepung Banjir. Banjir di India. [Metro]

Suara.com - Sembilan orang tewas setelah Sri Lanka dan sebagian wilayah di India selatan dilanda banjir yang disebabkan oleh hujan deras selama lebih dari seminggu.

Mengutip Channel News Asia, Selasa (9/11/2021), hampir setengah dari 25 distrik di Sri Lanka telah dilanda banjir, dengan daerah yang terkena dampak terburuk berada di dataran tinggi bagian tengah dan sekitar daerah tersebut.

Pradeep Kodippili dari Badan Penanggulangan Bencana Sri Lanka mengatakan kepada AFP pada Senin (8/11/2021) bahwa lima orang tewas dan dua orang hilang dilaporkan di seluruh Sri Lanka sejak hujan mulai turun pada akhir Oktober 2021.

Biro cuaca Sri Lanka memperingatkan lebih banyak banjir kemungkinan akan terjadi dalam beberapa hari mendatang dengan curah hujan yang akan turun ke pantai utara negara tersebut di sekitar kota Jaffna.

Selain Sri Lanka, menteri penanggulangan bencana negara bagian Tamil Nadu, Sattur Ramachandran, pada Minggu (7/11/2021) juga telah mengabarkan bahwa empat orang tewas dalam insiden terkait hujan deras di Tamil Nadu, India.

Pihak berwenang telah mendirikan lebih dari 150 kamp bantuan untuk mendistribusikan makanan dan bantuan kepada mereka yang terpaksa keluar dari rumah mereka.

Sebagian besar jalan utama di kota Chennai terendam air dan terhalang pepohonan tumbang, menyebabkan lalu lintas terganggu.

Warga terlihat mengarungi banjir setinggi pergelangan kaki di sekitar kota. Kantor-kantor pemerintah kota yang berusia seabad juga ikut terendam banjir.

Chennai pernah mencatatkan rekor curah tertinggi sebelumnya pada 2015, menyebabkan banjir yang menewaskan lebih dari 250 orang.

Para ilmuwan mengatakan cuaca yang semakin tak terduga dan ekstrem di Asia Selatan telah disebabkan oleh perubahan iklim dan diperburuk oleh deforestasi, pembendungan, dan pembangunan yang berlebihan.

(Jacinta Aura Maharani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris! 4 Bayi Tewas Saat Kebakaran Di Rumah Sakit India

Miris! 4 Bayi Tewas Saat Kebakaran Di Rumah Sakit India

News | Selasa, 09 November 2021 | 09:40 WIB

Truk Terguling di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Warganet Sindir Penyebab Banjir: Tambang

Truk Terguling di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Warganet Sindir Penyebab Banjir: Tambang

Kaltim | Selasa, 09 November 2021 | 09:01 WIB

Rumah Sakit Pemerintah Kebakaran, 4 Bayi di India Tewas

Rumah Sakit Pemerintah Kebakaran, 4 Bayi di India Tewas

Lampung | Selasa, 09 November 2021 | 08:56 WIB

Warga Bontang Waspada Banjir, Air Sungai Mulai Meningkat di 4 Titik Ini

Warga Bontang Waspada Banjir, Air Sungai Mulai Meningkat di 4 Titik Ini

Kaltim | Selasa, 09 November 2021 | 08:19 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB