Kolaborasi dengan Kemenparekraf, Enesis Group Luncurkan Mobil Vaksin Keliling

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Rabu, 10 November 2021 | 17:29 WIB
Kolaborasi dengan Kemenparekraf, Enesis Group Luncurkan Mobil Vaksin Keliling
Mobil vaksin. (Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Enesis Group melalui Antis Hand Sanitizer berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan mobil vaksin keliling untuk menyasar pelaku parekraf dan masyarakat umum yang belum tervaksinasi. Mobil vaksinasi ini akan menyambangi masyarakat di Jawa, Bali, dan NTB selama 3 bulan ke depan.

Chief Sales and Marketing Officer Enesis Group, Ryan Tirta Yudhistira mengatakan,kolaborasi ini merupakan langkah konkrit dari Antis untuk menyukseskan target vaksin dari pemerintah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemenparekraf dan juga stakeholders lainnya untuk kerjasama dalam mobil vaksinasi keliling ini," tutur Ryan dalam Peluncuran Mobil Vaksinasi Keliling di Kantor Kemenparekraf di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu, (10/11/2021).

Enesis Group menyerahkan bantuan senilai Rp10 juta. (Restu Fadilah/Suara.com)
Enesis Group menyerahkan bantuan senilai Rp10 juta. (Restu Fadilah/Suara.com)

Kata Ryan, Antis juga sebelumnya turut mendukung kegiatan vaksinasi di destinasi wisata prioritas seperti Mandalika, Toba, dan yang akan datang Labuan Bajo, Likupang dan Borobudur melalui Roadshow Geber Parekraf.

"Semoga dukungan dari Antis dapat mendorong bangkitnya pariwisata Indonesia melalui penerapan Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE) dan turut meningkatkan perekonomian Indonesia," pungkasnya.

Sementara itu, Menparekraf,Sandiaga Uno menyampaikan terimakasih kepada Enesis Group melalui Antis Handsanitizer yang telah menunjukkan komitmennya untuk selalu berjalan bersama pemerintah dan terus ber-inovasi untuk selalu berkolaborasi dalam upaya memulihkan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak oleh pandemi ini, salah satunya melalui vaksinasi.

Menaprekraf, Sandiaga Uno saat meluncurkan mobil vaksin keliling. (Restu Fadilah/Suara.com)
Menaprekraf, Sandiaga Uno saat meluncurkan mobil vaksin keliling. (Restu Fadilah/Suara.com)

Kata Sandi, peluncuran mobil vaksin merupakan bagian program dari Geber (Gerakan Bersama Parekraf Peduli). Mobil vaksin ini merupakan salah satu strategi kita Bersama untuk dapat mempercepat pencapaian herd immunity, yang selaras dengan apa yang disampaikan oleh Presiden (7/11/2021) seluruh provinsi dapat tervaksin minimal 70% di akhir tahun 2021.

Sentra dan Mobil Vaksin keliling ini merupakan sebuah Kolabor-aksi nyata bersama untuk membantu mempercepat program pemerintah untuk memberikan vaksinasi bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang berkecimpung di bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kemenparekraf terus bekerja untuk menyusun program vaksinasi ini bisa menyasar seluruh  pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mulai dari Pulau Sumatera sampai dengan Papua.

Menurut data per 9 November 2021 dari Kemenkes, masyarakat Indonesia yang sudah diVaksin pertama telah mencapai 126 Juta 894 ribu atau 61% dan yang sudah mendapatkan  dosis lengkap lebih dari 80 Juta atau 39%.

"Dan sesuai arahan Presiden kita akan bersama-sama membantu pencapaian 70% di akhir tahun 2021," ucapnya.

Lebih jauh Sandi mengatakan, sampai hari ini sudah lebih dari 652.138 masyarakat yang tervaksinasi melalui sentra vaksin  yang berkolaborasi dengan Kemenparekraf yang tersebar di 82 lokasi di berbagai daerah, dan dengan adanya mobil vaksin keliling ini diharapkan sebanyak 150.000 masyarakat dapat divaksinasi melalui layanan ini, disamping itu kami juga berharap sentra vaksin ditempat lain terus berjalan hingga target herd immunity nasional dapat tercapai.

Oleh karenanya, Sandi kembali mengajak perusahaan, komunitas, asosiasi dan  tentunya para stakeholders baik yang bergerak di sektor parekraf maupun lainnya  untuk dapat berkolabor-aksi dengan Pemerintah seperti yang telah dilakukan hari ini untuk bisa melaksanakan kegiatan serupa, agar semua destinasi dan sektor-sektor yang  terlibat didalamnya lebih siap untuk kembali menerima wisatawan dan industri  kembali berjalan, membuka lebar lapangan pekerjaan.

"Mari tebarkan optimisme dan harapan, dan percayalah bahwa dari balik masalah pasti  ada sebuah peluang. Saya yakin badai pasti segera berlalu. Hilangkan rasa cemas, jauhkan diri dari ketakutan yang berlebihan, bangkitkan empati, dan tumbuhkan solidaritas  sosial. Pandemi belum usai, mari terus terapkan protokol kesehatan secara disiplin  dan ketat dimanapun dan kapanpun kita berada, karena pandemi harus terus kita tekan penyebarannya," ucapnya.

Terakhir, Sandi mengucapkan selamat jalan dan selamat bertugas para Pahlawan Kemanusiaan. Dia juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan stamina.

"Doa kami yang terbaik bagi tim yang bertugas. Sebagai penutup, tidak akan mungkin sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa bangkit tanpa mengatasi sisi kesehatannya dan tidak mungkin ekonomi Indonesia bangkit tanpa pariwisataan ekonomi kreatif. Mari bangkit di saat sulit, agar menang melawan covid, together, yes we can do it," tutupnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: WHO Perkirakan Akan Ada Kelangkaan Jarum Suntik Vaksin

Update Covid-19 Global: WHO Perkirakan Akan Ada Kelangkaan Jarum Suntik Vaksin

Health | Rabu, 10 November 2021 | 09:10 WIB

Info Vaksin Surabaya 10 November 2021 di Sport Club Hingga Lagoon Avenue Mall

Info Vaksin Surabaya 10 November 2021 di Sport Club Hingga Lagoon Avenue Mall

Jatim | Rabu, 10 November 2021 | 08:52 WIB

Gunakan Pesawat Carter, Kontingen Indonesia Badminton Festival 2021 Sudah Datang di Bali

Gunakan Pesawat Carter, Kontingen Indonesia Badminton Festival 2021 Sudah Datang di Bali

Bali | Rabu, 10 November 2021 | 08:51 WIB

Epidemiolog Sebut Tes PCR di Bandara Bukan Cara Terbaik Cegah Lonjakan Kasus Covid

Epidemiolog Sebut Tes PCR di Bandara Bukan Cara Terbaik Cegah Lonjakan Kasus Covid

Bali | Rabu, 10 November 2021 | 08:10 WIB

Peneliti: Orang Usia 50 Tahun Hasilkan Antibodi Virus Corona Covid-19 Lebih Tinggi

Peneliti: Orang Usia 50 Tahun Hasilkan Antibodi Virus Corona Covid-19 Lebih Tinggi

Health | Rabu, 10 November 2021 | 08:33 WIB

Pawang Hujan Ki Joko Sapu Jagat: Apapun Masalah Anda, Cuaca Urusan Saya

Pawang Hujan Ki Joko Sapu Jagat: Apapun Masalah Anda, Cuaca Urusan Saya

Video | Rabu, 10 November 2021 | 11:05 WIB

Terkini

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:26 WIB

Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati

Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:03 WIB

Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan

Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:58 WIB

Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi

Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:45 WIB

1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?

1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:38 WIB

Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi

Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:27 WIB

DPRD DKI Endus Pungli di Sekolah Swasta Gratis Jakarta, Minta Disdik Beri Sanksi Tegas

DPRD DKI Endus Pungli di Sekolah Swasta Gratis Jakarta, Minta Disdik Beri Sanksi Tegas

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:23 WIB

Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:17 WIB

Pastikan Garis Perjuangan Tak Menyimpang, YLBHI Diminta Transparan dan Akuntabel

Pastikan Garis Perjuangan Tak Menyimpang, YLBHI Diminta Transparan dan Akuntabel

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:05 WIB

Kolaborasi Antarlembaga, Kunci untuk Menjawab Kebutuhan Peserta

Kolaborasi Antarlembaga, Kunci untuk Menjawab Kebutuhan Peserta

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:02 WIB