Dua Bayi Tertukar Akibat Kesalahan dalam Program Bayi Tabung

Siswanto | BBC | Suara.com

Jum'at, 12 November 2021 | 11:22 WIB
Dua Bayi Tertukar Akibat Kesalahan dalam Program Bayi Tabung
BBC

Suara.com - Seorang perempuan di California, Amerika Serikat melahirkan bayi yang bukan anaknya, lantaran diberikan embrio yang salah oleh klinik kesuburan dalam program bayi tabung.

Daphna Cardinale melahirkan seorang anak perempuan pada September 2019, namun anak tersebut sama sekali tidak mirip dengan dia atau suaminya, Alexander.

Setelah melakukan tes DNA, pasangan yang tinggal di California, AS, ini menemukan pasangan lain yang mengandung dan melahirkan putri mereka.

Kedua pasangan ini kemudian sepakat untuk bertukar bayi.

Baca juga:

Ini bukanlah dugaan kesalahan pertama yang terjadi dalam program bayi tabung atau in vitro fertilisation.

IVF adalah prosedur yang memungkinkan sel telur perempuan dibuahi oleh sperma laki-laki di laboratorium, kemudian ditanamkan di rahim perempuan setelah embrio terbentuk.

Keluarga Cardinale kini melayangkan tuntutan hukum kepada klinik yang berbasis di Los aAgeles, California Center for Reproductive Health serta In VitroTech Labs, sebuah laboratorium embriologi.

Pasangan ini menuduh keduanya melakukan malpraktik, kelalaian, dan penipuan yang disembunyikan. Kedua perusahaan tersebut tidak menanggapi permintaan wawancara BBC News.

Dalam konferensi pers yang emosional pada Senin (08/11), Daphna berkata "kesedihan dan kebingungan" yang dialami oleh keluarganya "tidak boleh dianggap remeh".

"Kenangan kami akan proses kelahiran anak akan selalu ternoda dengan kenyataan pahit bahwa anak biologis kami diberikan kepada orang lain, dan bayi yang saya perjuangkan untuk hadir ke dunia ini bukanlah milik saya dan tidak bisa saya asuh."

Ia juga berkata merasa "kemampuannya untuk mengandung anak saya sendiri telah dirampok".

Menurut dokumen tuntutan hukum tersebut, pasangan ini menjalani program bayi tabung di klinik kesuburan tersebut pada pertengahan 2018.

Setahun kemudian, Daphna melahirkan bayi perempuan yang mereka pikir adalah anak kandung mereka.

Di ruang bersalin, Alexander mengira bayi mereka memiliki "kulit terang", seperti anak pertama mereka. Namun ia terkejut mendapati bayi perempuan itu "lahir dengan kulit yang jauh lebih gelap", menurut berkas pengadilan.

"Peristiwa ini sangat mengagetkan, sampai-sampai Alexander mundur beberapa langkah dari meja bersalin, dan menyandarkan tubuh ke dinding," masih menurut dokumen tersebut.

Sekitar dua bulan kemudian, keluarga ini memutuskan melakukan tes DNA yang bisa dilakukan di rumah. Hasilnya, bayi tersebut secara biologis tidak memiliki hubungan dengan mereka.

"Ruangan terasa mengecil dan berputar, lalu semuanya seperti mati rasa," kata Alexander, saat mengingat kembali momen ia membaca hasil tes DNA itu.

CCRH kemudian membantu mereka menemukan pasangan California yang mengandung anak biologis mereka, yang lahir selang seminggu dari anak mereka.

Putri keluarga Cardinale berusia sekitar empat bulan saat kedua keluarga ini dipertemukan.

Setelah beberapa kali pertemuan, kedua pasangan ini sepakat untuk melalui proses hukum dan secara formal menukar bayi mereka. Ini terjadi pada Januari 2020.

"Alih-alih menyusui anak saya sendiri, saya menyusui dan menjalin kedekatan dengan anak yang kemudian harus saya serahkan kepada orang lain," ujar Daphna dalam konferensi pers.

Dia menambahkan, insiden ini paling berat dirasakan oleh anak pertama mereka yang berusia tujuh tahun, yang kesulitan memahami alasan pertukaran adiknya.

"Kengerian dari seluruh situasi ini tidak bisa dianggap remeh," tulis tuntutan hukum mereka.

Daphna Cardinale, seorang terapis berlisensi, dan suaminya, seorang penyanyi dan penulis lagu, harus menjalani perawatan terkait kesehatan mental mereka dan merasakan "gejala kecemasan, depresi, dan PTSD," masih menurut surat tuntutan itu.

Adam B Wolf, pengacara yang mewakili keluarga Cardinale, berkata bahwa keluarga yang lain dalam kasus ini juga berencana untuk melayangkan tuntutan hukum, namun ingin identitas mereka tak diungkap.

Pada 2019, keluarga lain di California menemukan bahwa anak hasil program bayi tabung mereka lahir di New York.

Mereka kemudian menuntut perempuan yang melahirkan anak tersebut, yang dilaporkan ingin mempertahankan bayi itu dalam asuhannya. Hakim kemudian memenangkan orang tua genetisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahim Sehat, Sarwendah Sebut Ada 'Permintaan' Soal Program Bayi Tabungnya?

Rahim Sehat, Sarwendah Sebut Ada 'Permintaan' Soal Program Bayi Tabungnya?

Your Say | Rabu, 12 November 2025 | 10:15 WIB

Bukan Cuma Sarwendah, 4 Artis Ini Pilih Bayi Tabung Tanpa Masalah Kesuburan

Bukan Cuma Sarwendah, 4 Artis Ini Pilih Bayi Tabung Tanpa Masalah Kesuburan

Entertainment | Selasa, 11 November 2025 | 18:14 WIB

Berapa Usia Ideal Perempuan Program Bayi Tabung? Ini Penjelasan Dokter

Berapa Usia Ideal Perempuan Program Bayi Tabung? Ini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Jum'at, 11 April 2025 | 19:44 WIB

Berapa Biaya Bayi Tabung di Indonesia? Jadi Bonus Raffi Ahmad untuk Karyawan RANS

Berapa Biaya Bayi Tabung di Indonesia? Jadi Bonus Raffi Ahmad untuk Karyawan RANS

Lifestyle | Jum'at, 03 Januari 2025 | 16:17 WIB

Biaya Program Bayi Tabung di Penang vs Jakarta, Mana Lebih Murah?

Biaya Program Bayi Tabung di Penang vs Jakarta, Mana Lebih Murah?

Health | Senin, 19 Agustus 2024 | 17:56 WIB

Kangen Punya Bayi, Tya Ariestya Kembali Jalani Program Bayi Tabung untuk Anak Ketiga

Kangen Punya Bayi, Tya Ariestya Kembali Jalani Program Bayi Tabung untuk Anak Ketiga

Entertainment | Jum'at, 14 Juni 2024 | 11:15 WIB

Tya Ariestya Berencana Kembali Program Bayi Tabung Anak Ketiga, Dulu Sempat Divonis Sulit Hamil

Tya Ariestya Berencana Kembali Program Bayi Tabung Anak Ketiga, Dulu Sempat Divonis Sulit Hamil

Health | Kamis, 13 Juni 2024 | 15:20 WIB

Soal Biaya Program Bayi Tabung Jessica Iskandar, Dokter Singgung Asuransi Kesehatan

Soal Biaya Program Bayi Tabung Jessica Iskandar, Dokter Singgung Asuransi Kesehatan

Entertainment | Selasa, 21 Mei 2024 | 09:18 WIB

Pasutri Berlomba-lomba Ingin Punya Bayi di Shio Naga, Ini 4 Promo Program Bayi Tabung Untuk Dapatkan 'Baby Dragon'

Pasutri Berlomba-lomba Ingin Punya Bayi di Shio Naga, Ini 4 Promo Program Bayi Tabung Untuk Dapatkan 'Baby Dragon'

Lifestyle | Kamis, 02 November 2023 | 19:05 WIB

Jalani Tes DNA Silang, Kasus Bayi Tertukar di RS Sentosa Bogor Temukan Titik Terang

Jalani Tes DNA Silang, Kasus Bayi Tertukar di RS Sentosa Bogor Temukan Titik Terang

Video | Selasa, 22 Agustus 2023 | 19:11 WIB

Terkini

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB