Poster-poster Film Dilucuti, Taliban Larang Bioskop Beroperasi

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 15 November 2021 | 13:35 WIB
Poster-poster Film Dilucuti, Taliban Larang Bioskop Beroperasi
Taliban sedang berjaga. (Reuters/Stringer)

Suara.com - Bioskop di Afghanistan terancam bangkrut setelah Taliban melarang tempat hiburan tersebut untuk beroperasi.

Menyadur ABC News Senin (15/11/2021), Taliban memerintahkan bioskop-bioskop di Afghanistan untuk berhenti beroperasi.

Salah satu yang terkena dampak adalah Bioskop Ariana, tempat hiburan yang cukup populer dan legendaris di pusat kota Kabul.

Bioskop bersejarah tersebut telah menghibur warga Afghanistan dan menjadi saksi perang hingga perubahan budaya di negara tersebut.

Setelah Taliban kembali berkuasa, poster-poster film Bollywood dan film aksi AS yang dulu menghiasinya kini sudah banyak yang dilucuti.

Kelompok Islam tersebut mengatakan mereka belum memutuskan apakah akan mengizinkan pemutaran film di Afghanistan.

Meskipun Taliban melarang, hampir 20 karyawan bioskop, semuanya laki-laki, masih datang ke tempat kerja, mencatat kehadiran mereka dan berharap akan dibayar.

Landmark Ariana, salah satu dari empat bioskop di ibu kota, dimiliki oleh pemerintah kota Kabul, jadi pegawainya adalah pegawai pemerintah dan tetap digaji.

Sutradara Ariana, Asita Ferdous, wanita pertama di bioskop tersebut, bahkan tidak diperbolehkan masuk ke tempat kerjanya oleh Taliban.

baca juga

Setelah kembali berkuasa, Taliban memerintahkan perempuan untuk tidak lagi bekerja, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Perempuan 26 tahun tersebut adalah bagian dari generasi muda Afghanistan pasca 2001 yang bertekad untuk memperjuangkan hak-hak perempuan.

"Saya menghabiskan waktu untuk membuat sketsa, menggambar, dan terus berlatih. Saya tidak bisa melakukan pameran lagi," katanya.

Bioskop Ariana dibuka pada tahun 1963. Arsitekturnya yang ramping mencerminkan semangat modernisasi yang coba dibawa oleh monarki yang berkuasa saat itu.

Penduduk Kabul, Ziba Niazai, ingat pergi ke Ariana pada akhir 1980-an, selama pemerintahan presiden Najibullah yang didukung Soviet.

Bagi Ziba, pengalaman tersebut adalah pintu masuk ke dunia yang berbeda. Dia baru saja menikah, dan suami barunya membawanya dari desa ke Kabul.

"Banyak pasangan pergi ke bioskop, dan bahkan tidak ada bagian terpisah, Anda bisa duduk di mana pun Anda mau," jelas Ziba.

Sebelum dilarang oleh Taliban, bisokop Ariana selalu memutar film India dan menjadi daya tarik terbesar, terutama yang menampilkan Jean-Claude Van Damme, kata Abdul Malik Wahidi, penanggung jawab tiket.

Ketika industri film dalam negeri Afghanistan dihidupkan kembali, Ariana memainkan beberapa film Afghanistan yang diproduksi setiap tahun.

Inanullah Amany, direktur umum departemen budaya Kota Kabul, mengatakan bahwa jika Taliban melarang film, karyawan Ariana dapat dipindahkan atau diberhentikan.

Staf mengatakan mereka bahkan tidak bisa menebak apa yang akan diputuskan oleh Taliban, tetapi tidak ada yang terlalu berharap mereka akan mengizinkan film.

"Jika suatu negara tidak memiliki bioskop, maka tidak ada budaya. Melalui bioskop, kita telah melihat negara-negara lain seperti Eropa, AS, dan India," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laporkan Perekam Film di Bioskop untuk Story WhatsApp, Warganet: Cepu yang Bermanfaat

Laporkan Perekam Film di Bioskop untuk Story WhatsApp, Warganet: Cepu yang Bermanfaat

Lifestyle | Sabtu, 13 November 2021 | 13:41 WIB

Taliban Ganti Patung Pemimpin Syiah dengan Replika Alquran Raksasa, Warga Geram

Taliban Ganti Patung Pemimpin Syiah dengan Replika Alquran Raksasa, Warga Geram

News | Jum'at, 12 November 2021 | 11:44 WIB

Perjuangan Eks PNS Afghanistan Nafkahi Keluarga di Tengah Anjloknya Ekonomi

Perjuangan Eks PNS Afghanistan Nafkahi Keluarga di Tengah Anjloknya Ekonomi

News | Kamis, 11 November 2021 | 12:13 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×