Waduh! Gegara Upah Buruk, Ribuan Dokter Di Uganda Pilih Kabur Ke Negara Lain

Bangun Santoso Suara.Com
Senin, 29 November 2021 | 12:23 WIB
Waduh! Gegara Upah Buruk, Ribuan Dokter Di Uganda Pilih Kabur Ke Negara Lain
Ilustrasi dokter. (Shutterstock)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Asosiasi Medis Uganda, (UMA) Hebert Luswata mengungkapkan pada Kamis pekan lalu, bahwa setiap tahun 500 dokter yang memenuhi syarat dari universitas kebanyakan pindah ke luar negeri.

Alasannya mengejutkan melihat posisi dokter atau tenaga kesehatan. Mereka memilih 'kabur' ke negara lain demi mendapatkan upah yang layak, wow!

Menyadur laman kantor berita Anadolu, Senin (29/11/2021), Hebert Luswata mengatakan, bahwa pemerintah tidak merekrut sebagian besar dokter, dengan alasan tidak memiliki uang untuk membayar mereka.

“Pemerintah hanya mempekerjakan 1.600 dokter, namun ada 4.000 pos kosong di rumah sakit pemerintah yang kekurangan dokter,” katanya.

Luswata mengatakan ada lebih dari 2.700 orang dokter di Uganda tetapi mereka tidak bekerja dan berencana pindah ke negara lain, kemungkinan besar Inggris, AS, Kenya, Rwanda, dan Botswana.

Ratusan dokter dan perawat kesehatan lainnya pindah dari Uganda setiap tahun setelah memenuhi syarat di universitas dan lembaga pendidikan kesehatan untuk bekerja di negara maju.

Praktisi dan advokat kesehatan prihatin dengan tren tersebut karena kegagalan pemerintah untuk menyerap tenaga mereka ke dalam layanan kesehatan dan kondisi kerja yang buruk di Uganda.

Kekhawatiran semakin besar pada saat dokter di Uganda mogok, menuntut gaji yang lebih baik.

Direktur Eksekutif Pusat Afrika untuk Kesehatan Global dan Transformasi Sosial (ACHEST), Francis Omaswa, mengatakan pemerintah harus campur tangan untuk menghentikan perekrutan tenaga kesehatan internasional dari Uganda.

Baca Juga: Ribuan Dokter Mogok Kerja di Uganda, Tuntut Kenaikan Gaji dan Asuransi Kesehatan

“Karena kekurangan tenaga kesehatan global, diperkirakan mencapai 18 juta pada 2030 mendatang, ada persaingan ketat untuk mengisi kesenjangan dengan negara-negara kaya yang berebut tenaga kesehatan yang tersedia melalui perekrutan yang tidak diatur dan migrasi klandestin, membuat negara-negara miskin seperti Uganda dirugikan,” kata dia. (Sumber: kantor berita Anadolu)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI