alexametrics

Fadli Zon Disebut Sudah Tak Sejalan dengan Prabowo, Kemungkinan Pindah ke Partai Ini

Aprilo Ade Wismoyo
Fadli Zon Disebut Sudah Tak Sejalan dengan Prabowo, Kemungkinan Pindah ke Partai Ini
Fadli Zon (Twitter)

Sosok Fadli dinilai berpotensi mendongkrak suara partai baru.

Suara.com - Sosok anggota DPR RI fraksi Gerindra Fadli Zon sedang jadi sorotan publik seusai ditegur oleh ketua partainya langsung yaitu Prabowo Subianto gara-gara dinilai keras mengkritik pemerintah.

Setelah sempat hilang dan kini muncul lagi di media sosial, muncul kabar bahwa Fadli Zon sudah dilirik oleh beberapa parpol untuk diajak bergabung dan meninggalkan Gerindra.

Melansir dari wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Juru bicara Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya sempat membuka pintu bagi Fadli Zon untuk begabung ke dalam partai besutan Amien Rais itu. 

Selain itu, mantan politisi PKS Fahri Hamzah juga acap kali mencari-cari Fadli Zon di media sosial sehingga memunculkan dugaan bahwa Fadli mungkin saja berpindah partai dari Gerindra ke Gelora.

Baca Juga: Fadli Zon Dilaporkan karena Cuitan Invisible Hand, MKD: Kita Pelajari Dulu Laporannya

"Mungkin saja (ada keinginan pindah ke partai Gelora), karena Pak Fadli merupakan tokoh yang sudah punya dukungan nasional," jelas Arie Putra, Pendiri Total Politik Minggu (28/11/2021).

Fadli Zon dan Prabowo Subianto berfoto bersama saat di Yordania. (Foto: Twitter)
Fadli Zon dan Prabowo Subianto berfoto bersama saat di Yordania. (Foto: Twitter)

Arie Putra menyebut, Fadli Zon adalah sosok yang namanya cukup diperhitungkan untuk bisa mendongkrak suara sebuah partai baru.

"Apalagi, politik Menhan Prabowo sudah berbeda dengannya. Pak Prabowo semakin menikmati posisi politiknya hari ini," ujarnya.

Menurut Arie Putra Fadli Zon sudah tidak sejalan lagi dengan pimpinan partainya yaitu Prabowo Subianto. Ia menilai ada perbedaan visi misi antara Prabowo Subianto dan Fadli Zon yang bisa menjadi penyebab utama kemungkinan Fadli Zon pindah ke partai lain.

"Prabowo sudah bermain di antara elite-elite, berbeda dengan dulu yang lebih banyak bertemu dengan kelompok massa," jelasnya.

Baca Juga: Minta Maaf pada Jokowi, Ketua Majelis Partai Ummat Amien Rais Jabarkan Alasannya

"Ini ujian juga untuk Beliau, yang ingin menapak jalan politik yang lebih tinggi," tandansya.

Komentar