Bagaimana Menjadi Intel Membantu Saya Pacaran Online

Siswanto | BBC | Suara.com

Selasa, 30 November 2021 | 13:58 WIB
Bagaimana Menjadi Intel Membantu Saya Pacaran Online
BBC

Suara.com - Berapa angka selanjutnya dari deretan berikut: 7, 8, 5, 5, 3, 4, 4 ?

Kami akan memberikan jawabannya di akhir artikel ini, tapi satu hal yang ingin kami sampaikan bahwa pemecahan masalah seperti ini bisa mendorong seseorang untuk mendaftar ke Badan Intelijen Inggris (GCHQ), seperti yang dilakukan Amena.

Dia mendaftar untuk menjadi mata-mata magang di program sekolah musim panas GCHQ.

GCHQ adalah badan intelijen, keamanan, dan siber Inggris, yang memiliki misi menjaga keamanan negara dengan menganalisis dan mengacaukan komunikasi kelompok tertentu yang berpotensi mengancam Inggris.

Baca juga:

Tentu saja Amena bukan nama sebenarnya. Demi keamanan, dia tidak bisa menyebutkan namanya.

Radio 1 Newsbeat berbincang dengannya melalui Zoom, tapi kameranya dimatikan.

Dia hanya mengatakan bahwa usianya sekitar 20 tahun dan dia merupakan generasi pertama Inggris-Bangladesh. Dia menjalani sekolah musim panas itu sekitar dua tahun lalu dan sekarang dia bekerja di GCHQ.

Isu keberagaman

GCHQ sedang mencoba merekrut kandidat-kandidat seperti Amena karena sebelumnya lembaga itu memiliki reputasi buruk terkait perekrutan etnis minoritas.

Pada Oktober 2020, kepala GCHQ mengaku mereka membutuhkan kandidat yang lebih beragam untuk menggambarkan kondisi nasional yang sebenarnya.

Tahun ini, jumlah perempuan yang mendaftar naik dua kali lipat, sementara jumlah pendaftar dengan latar belakang etnis minoritas meningkat tiga kali lipat dibandingkan 2020 lalu.

Amena mengatakan keberagaman di GCHQ menjadi penting karena "ketika kita datang dari latar belakang yang berbeda-beda, kita mempunyai cara pandang yang berbeda-beda terhadap sesuatu."

Namun, dia memilih untuk tidak memberi tahu keluarganya apa yang dia lakukan dan menggambarkannya sebagai sesuatu yang "sulit".

"Dalam budaya saya, membuat orang tua bangga itu penting. Tapi, sulit untuk melakukan itu ketika kita tidak bisa memberitahu mereka apa yang kita kerjakan," kata Amena.

"Saya khawatir mereka akan terlalu bangga untuk menyimpan informasi itu sendiri."

Tak satu pun teman Amena tahu apa yang dia lakukan.

"Ketika Anda bekerja di GCHQ, Anda diperingatkan untuk berhati-hati dengan apa yang Anda katakan di luar pekerjaan, tetapi yang paling menyedihkan adalah, orang tidak benar-benar bertanya tentang pekerjaan.

"Saat berbincang dengan orang lain, saya sering khawatir jika dia bertanya tentang apa yang saya lakukan, tapi ternyata tidak. Orang-orang senang membicarakan dirinya sendiri."

Pelatihan 'Catfish'

Amena sekarang menjadi peretas etis untuk GCHQ. Peretas etis adalah yang bertugas menembus jaringan untuk menguji atau mengevaluasi keamanannya, bukan berniat jahat atau kriminal.

Dia bekerja dalam tim yang secara legal meretas teroris, mengganggu rencana aksi kriminal, dan melindungi Inggris dari ancaman yang berkembang, seperti serangan ransomware - virus komputer digunakan untuk menyerang seseorang dan menuntut uang tebusan.

"Ini sangat keren. Pekerjaan di garda terdepan yang mengasyikkan," katanya.

"Seringkali, saya duduk dalam rapat dan berpikir, 'Saya tidak percaya mereka membiarkan saya mengetahui semua informasi ini'."

https://www.instagram.com/p/BpmOEJFg15H/

Ini adalah pekerjaan yang rumit. Dia menggambarkan perannya di sekolah musim panasnya seperti yang dilakukan presenter Nv Schulman dalam acara Catfish MTV.

Keterampilan yang dia dapatkan sangat berguna saat kencan online. Amena mengatakan dia melakukan pemeriksaan latar belakang orang-orang yang berpotensi kencan dengannya, dengan menggunakan "teknik open source" - alat penelitian yang bisa digunakan siapa saja.

"Cari artikel berita apa pun yang mereka sebutkan atau lihat halaman media sosial mereka. Lihat apakah mereka terdaftar dalam pemilu, atau Anda bisa menelusuri gambar mereka dengan Reverse Image Search. Semua sudah tersedia."

"Saya melakukannya untuk diri saya sendiri dan tentunya juga harus dilakukan semua orang untuk memastikan bahwa kita aman."

Sekarang saya lebih tenang

Setiap hari, ketika memasuki gedung, Amena menggunakan tiga kartu yang berbeda. Dia juga menggunakan kode untuk mengakses catatannya.

Terlepas dari keamanan yang tinggi dalam pekerjaannya, dia mengaku menjadi lebih tenang sejak memulai semua ini.

"Saya bisa membaca berita tanpa rasa cemas karena saya tahu orang-orang yang mengerjakannya dan saya harus mempercayai mereka."

Saat ini, Amena dan rekan kerjanya sedang sibuk. Pekan lalu, direktur GCHQ mengatakan serangan ransomware di Inggris naik dua kali lipat dibanding tahun lalu.

Namun, Amena menekankan dia dan rekan kerjanya masih bisa menikmati kehidupan di luar pekerjaan mereka.

"Ada kesalahpahaman soal ini, bahwa Anda harus menjadi 'kutu buku', atau seluruh hidup Anda hanya didedikasikan untuk pekerjaan. Tapi, nyatanya, saya menghabiskan banyak akhir pekan saya di pub."

Dan jika Anda masih membaca ini untuk mengetahui jawaban pertanyaan di awal artikel, jawabannya adalah enam. Angka-angka itu menggambarkan urutan jumlah huruf dari nama-nama bulan dan Agustus memiliki enam huruf.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dugaan Kuasa Hukum Soal Kasus Andrie Yunus: Operasi Intelijen Libatkan 16 Orang

Dugaan Kuasa Hukum Soal Kasus Andrie Yunus: Operasi Intelijen Libatkan 16 Orang

Video | Rabu, 01 April 2026 | 16:00 WIB

Eks Intelijen Bongkar Kejanggalan Kasus Andrie Yunus: Ini Upaya Kudeta Merayap!

Eks Intelijen Bongkar Kejanggalan Kasus Andrie Yunus: Ini Upaya Kudeta Merayap!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:01 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

2 Warga Yerusalem Membelot, Kirim Data Penting Israel ke Iran

2 Warga Yerusalem Membelot, Kirim Data Penting Israel ke Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:27 WIB

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB

Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras Andrie Yunus, Komisi I DPR: Hukum Berat, Jangan Ditutupi!

Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras Andrie Yunus, Komisi I DPR: Hukum Berat, Jangan Ditutupi!

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 08:12 WIB

Prabowo Kantongi Data Intelijen Soal Pengamat, Idrus Marham: Kritik Harus Rasional dan Obyektif

Prabowo Kantongi Data Intelijen Soal Pengamat, Idrus Marham: Kritik Harus Rasional dan Obyektif

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:45 WIB

Pegang Data Intelijen, Prabowo Ungkap Motif Pengamat yang Sering Sebut Indonesia Hancur

Pegang Data Intelijen, Prabowo Ungkap Motif Pengamat yang Sering Sebut Indonesia Hancur

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 18:37 WIB

Laporan Intelijen Bongkar Kondisi Parah Mojtaba Khamenei Habis Dibom Israel

Laporan Intelijen Bongkar Kondisi Parah Mojtaba Khamenei Habis Dibom Israel

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 06:18 WIB

Bocoran Intelijen Amerika Serikat: AS Gagal, Rezim Iran Mustahil Tumbang

Bocoran Intelijen Amerika Serikat: AS Gagal, Rezim Iran Mustahil Tumbang

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 10:05 WIB

Terkini

BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D

BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB

Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap

Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:15 WIB

Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel

Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:09 WIB

Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!

Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:57 WIB

Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia

Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:47 WIB

Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor

Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:46 WIB

KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?

KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:41 WIB

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:28 WIB

Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi

Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:24 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:22 WIB