Terlibat Kecelakaan, Perusahaan Taksi Eropa Ini Tangguhkan Penggunaan Tesla Model 3

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 17 Desember 2021 | 11:01 WIB
Terlibat Kecelakaan, Perusahaan Taksi Eropa Ini Tangguhkan Penggunaan Tesla Model 3
Ilustrasi taksi. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah perusahaan taksi terbesar Eropa menangguhkan penggunaan Tesla Model 3 setelah terjadi kecelakaan yang menewaskan satu orang dan puluhan lainnya luka-luka.

Menyadur The Sun Kamis (16/12/2021), penangguhan tersebut terjadi setelah terjadi kecelakaan yang melibatkan satu unit taksi Tesla Model 3 milik G7.

Kecelakaan itu menimpa seorang sopir taksi yang kehilangan kendali ketika ia membawa Tesla-nya saat membawa keluarganya ke sebuah restoran di Paris pada Sabtu malam.

Jaksa di ibukota Prancis telah membuka penyelidikan setelah satu orang tewas dan tujuh lainnya terluka parah dalam kecelakaan itu.

Sejak saat itu, perusahaan taksi yang mengklaim sebagai terbesar di Eropa, menghentikan penggunaan 37 unit Tesla Model 3 hingga penyelidikan selesai.

Setelah memeriksa data mobil yang terlibat kecelakaan, Tesla membantah ada masalah teknis dengan kendaraan tersebut.

Menteri Perhubungan Prancis Jean-Baptiste Djebbari juga mengatakan tidak ada dugaan bahwa kecelakaan fatal itu disebabkan oleh kesalahan teknis.

"Tidak ada elemen yang akan membuat orang percaya itu terkait dengan masalah teknis," jelasnya kepada radio RMC.

Djebbari juga mengungkapkan jika kepala eksekutif Tesla Eropa mengatakan kepadanya bahwa tidak ada peringatan keselamatan tentang model tersebut.

baca juga

Bos G7 Yann Ricordel mengatakan kecelakaan itu terjadi saat sopir taksi membawa seluruh anggota keluarganya ke sebuah restoran.

Yann Ricordel mengatakan supir tersebut mencoba mengerem tetapi mobil malah justru melaju semakin kencang.

Seorang sumber dari kepolisian mengatakan kepada Reuters bahwa mobil itu sempat berhenti di lampu lalu lintas, namun tiba-tiba melaju kencang hingga menabrak dan menyeret seorang pengendara sepeda.

Sumber itu mengatakan pengemudi mencoba menghentikan mobil dan mengarahkannya ke tempat sampah, namun justru menyebabkan kerusakan lebih lanjut.

Tidak jelas apakah mobil itu beroperasi dalam mode autopilot, dan pengemudi dinyatakan negatif dalam tes alkohol.

G7 adalah salah satu perusahaan taksi terbesar di Paris, dengan 9.000 pengemudi yang berafiliasi , operator independen yang memiliki kendaraan mereka sendiri.

Setengah dari armada G7 adalah kendaraan listrik atau hibrida dan perusahaan ingin memiliki armada ramah lingkungan 100 persen pada tahun 2027.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiba di Prancis Harus Isolasi Mandiri

Tiba di Prancis Harus Isolasi Mandiri

Sulsel | Jum'at, 17 Desember 2021 | 06:35 WIB

Ramai Isu Pengaturan Skor AFF 2020, Ternyata Begini Cara Bisnis Sepakbola

Ramai Isu Pengaturan Skor AFF 2020, Ternyata Begini Cara Bisnis Sepakbola

Bisnis | Rabu, 15 Desember 2021 | 12:02 WIB

Protes Drawing UCL, Real Madrid Kena Sindiran Menohok Presiden La Liga

Protes Drawing UCL, Real Madrid Kena Sindiran Menohok Presiden La Liga

Bola | Rabu, 15 Desember 2021 | 11:00 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×