Jelang Muktamar ke-34, Pengamat: Pertarungan Ketum PBNU Lebih Seru Ketimbang Ketum PKB

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 21 Desember 2021 | 11:30 WIB
Jelang Muktamar ke-34, Pengamat: Pertarungan Ketum PBNU Lebih Seru Ketimbang Ketum PKB
Jumpa pers Muktamar NU di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (7/12/2021). (Dok. Umay/Suara.com)

Suara.com - Gelaran Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) disebut mirip dengan Muktamar partai politik. Pemilihan Ketua Umum PBNU dianggap lebih semarak dan dinamis daripada pemilihan ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekalipun.

"Kalau mau jujur pertarungan Ketua Umum PBNU saat ini, jauh lebih semarak dan lebih dinamis ketimbang ketua umum PKB sekalipun," kata Pengamat Politik UIN Syarief Hidayatullah, Adi Prayitno saat dikomfirmasi jelang Muktamar ke-34 NU, Selasa (21/12/2021).

Adi mengatakan, Muktamar NU sangat mirip dengan Muktamar yang dilaksanakan partai-partai politik dengan ideologi islam.

"Karena pemilihnya itu preferensinya bukan alim tidak alim atau punya ilmu mendalam tentang agama ataupun tidak tapi soal untung rugi yang menyangkut masa depan posisi mereka di kepengurusan struktural NU dan tentu saja posisi mereka yang sangat minat untuk terjun di politik," tuturnya.

Menurutnya suka atau pun tidak suka NU memiliki posisi tawar politik yang kuat di berbagai level. Untuk itu, ia menyebut Muktamar NU kali ini dianggap lebih seru.

"Makanya kecenderungan Muktamar NU sekarang ini kok lebih ramai lebih semarak dan lebih seru dibandingkan pemilihan ketua umum PKB sekalipun," tandasnya.

Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 dijadwalkan pada 22-23 Desember 2021 di Lampung.

Dua kandidat yang diperkirakan berkompetisi yakni Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dan Ketua Umum PBNU saat ini KH Said Aqil Siroj.

Muktamar NU diperkirakan diikuti sebanyak 2.295 peserta berasal dari 34 PWNU (102 orang), 521 PCNU (1.563 orang), 31 PCINU (93 orang), 14 badan otonom (42 orang), dan 18 lembaga (54 orang) di tingkat pusat.

baca juga

Selain itu, ditambah pula utusan PBNU dari unsur syuriyah (32 orang), mustasyar (15 orang), a'wan (20 orang), dan tanfidziyah (38 orang) ditambah jumlah panitia sebanyak 336 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beredar Sprinlidik Palsu KPK Terkait Muktamar NU, Firli: Mas Karyoto Tolong Dilacak

Beredar Sprinlidik Palsu KPK Terkait Muktamar NU, Firli: Mas Karyoto Tolong Dilacak

News | Selasa, 21 Desember 2021 | 09:46 WIB

Benarkah KPK Pantau Muktamar ke-34 NU? Ini Penjelasan Jubir KPK

Benarkah KPK Pantau Muktamar ke-34 NU? Ini Penjelasan Jubir KPK

Lampung | Selasa, 21 Desember 2021 | 09:46 WIB

KPK Klarifikasi soal Heboh Kabar Bakal Awasi Muktamar NU di Lampung

KPK Klarifikasi soal Heboh Kabar Bakal Awasi Muktamar NU di Lampung

Riau | Selasa, 21 Desember 2021 | 08:38 WIB

Muktamar NU Ke-34, PWNU Sumbar Dukung Said Aqil Siradj

Muktamar NU Ke-34, PWNU Sumbar Dukung Said Aqil Siradj

Sumbar | Selasa, 21 Desember 2021 | 10:15 WIB

Terkini

BREN, DSSA, hingga GOTO Masuk Radar MSCI, IHSG Bersiap Hadapi Rebalancing MSCI

BREN, DSSA, hingga GOTO Masuk Radar MSCI, IHSG Bersiap Hadapi Rebalancing MSCI

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Penataan Setu Babakan, Lapak Pedagang Mulai Dibongkar

Penataan Setu Babakan, Lapak Pedagang Mulai Dibongkar

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Bank Danamon-MUFG Merger, Bagaimana Nasib Nasabah?

Bank Danamon-MUFG Merger, Bagaimana Nasib Nasabah?

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 05:50 WIB

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

×