Hari Bela Negara, Siti Nurbaya: Jajaran KLHK Diharapkan Tidak Berhenti Inovasi

Fabiola Febrinastri

Rabu, 22 Desember 2021 | 10:03 WIB
Hari Bela Negara, Siti Nurbaya: Jajaran KLHK Diharapkan Tidak Berhenti Inovasi
Menteri KLHK, Siti Nurbaya. (Dok: KLHK)

Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19, jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) diharapkan tidak berhenti berkreasi, berinovasi, dan berprestasi. Mereka diharapkan tetap semangat membela negara dalam keseharian menjalankan tugas.

“Kita harus buktikan ketangguhan kita. Kita harus menangkan masa depan kita, dan kita wujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa dengan semangat bela negara,” ujar Menteri LHK, Siti nurbaya, saat menyampaikan pesan-pesan Presiden RI Joko Widodo pada Peringatan Hari Bela Negara ke-73 di Jakarta, Selasa (21/12/2021).

Peringatan Hari Bela Negara yang jatuh pada 19 Desember 2021 mengambil tema "Semangat Bela Negaraku, Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh". Tema tersebut mengisyaratkan kita untuk terus mengobarkan dan mengimplementasikan sikap rela berkorban demi bangsa dan negara serta tetap tumbuh bersama-sama untuk berjuang pantang menyerah menuju Indonesia Maju.

Bela negara adalah tekad, sikap, dan perilaku serta tindakan warga negara, baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dan negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Nilai-nilai dasar bela negara tersebut adalah cinta tanah air; sadar berbangsa dan bernegara; setia pada Pancasila sebagai ideologi negara; rela berkorban untuk bangsa dan negara; serta kemampuan awal bela negara. 

“Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia sebagai bagian dari komponen bangsa untuk bersama-sama menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan semangat bela negara. Kobaran semangat ini tentu berasal dari seluruh komponen bangsa mulai dari prajurit TNI, polisi, pegawai, petani, pedagang kecil, nelayan, ulama, santri, mahasiswa, pekerja, buruh, dan elemen rakyat yang lainnya,” katanya.

Menteri Siti menyampaikan, tugas bela negara bukan hanya tugas TNI dan Polri semata. Bela negara merupakan tugas dan kewajiban semua warga negara Indonesia, sebagai bagian dari komponen bangsa. Untuk itu, Menteri Siti mengajak untuk bersama-sama berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara sesuai dengan peran dan profesi masing-masing.

“Pesan-pesan demikian, sangat-sangat berarti bagi kita melangkah dan semakin memberikan keyakinan pada kita bahwa seluruh jajaran KLHK bekerja keras mengawal negara dan bangsa,” ujarnya.

Momentum hari bela negara ini, kiranya dapat meningkatkan semangat bersama dalam membela negara dan membangun bangsa. Bangsa ini akan kuat dan besar, apabila semua mampu mengambil peran untuk menjadikan bangsa lebih maju lagi.

Peringatan Hari Bela Negara tahun ini juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Polisi Kehutanan (Polhut). Peran dan kontribusi Polhut dalam membangun negara khususnya dalam mencegah dan membatasi kerusakan hutan, kawasan hutan dan hasil hutan, merupakan bagian dari upaya bela negara dan bangsa.

baca juga

“Tahun 2021 ini, tahun konsolidasi KLHK di seluruh aspek. Dalam beberapa bulan ini kami bekerja keras, konsolidasi, metode, dan lain lain. Sehingga pada kesempatan ini, saya meminta Dirjen Gakkum dan Sekjen KLHK untuk peringatan Polhut tahun ini secara serius diperingati, supaya ada jiwa sekaligus bela negara, karena memang pada dasarnya kegiatan kita adalah menyelamatkan aset negara dalam arti sumber daya alam,” ujarnya.

Konsolidasi dari partisipasi publik, mulai generasi muda, perempuan, para aktivis, sampai kelompok-kelompok tani hutan, membuahkan hal yang cukup positif. Hal ini karena memang tujuan kita bersama-sama yaitu menjaga negara kita. Target selanjutnya yaitu menanamkan pada diri dan jiwa kita, bahwa menyelamatkan hutan, menjaga kelestarian alam itu adalah bagian besar dari bela negara itu sendiri.

“Memang tidak mudah tugas kementerian ini, karena mulai dari platform kebijakannya, politik, instrumennya seperti apa, di lapangannya bagaimana, termasuk diplomasi internasionalnya. Semua harus ditangani, dan itulah yang kita siapkan,” katanya.

Menteri Siti mengungkapkan, pesan-pesan Bapak Presiden mengenai bela negara mempunyai relevansi yang sangat kuat dalam tugas keseharian jajaran KLHK, dan dalam relevansi HUT Polhut. Relevansi tersebut, disampaikan Menteri Siti, bisa kita rasakan, setidaknya pada lima hal.

Pertama, rela berkorban demi bangsa dan negara. Kita ketahui tidak sedikit senior, rekan, sahabat kita yang gugur dalam tugas, juga keluarga yang harus ditinggalkan dalam tugas-tugas lapangan yang cukup berat.

Kedua, kerja keras untuk melewati masa sulit, seperti beberapa waktu ini, masa sulit pandemi yang begitu rupa kita jaga, sekaligus kita menjaga karhutla sehingga tidak terjadi double disaster, yang bisa jadi berupa kesengsaraan ganda antara pandemi Covid-19 dan asap karhutla di daerah-daerah konvensional karhutla, dan kita bersyukur bahwa hal tersebut tidak terjadi.

Ketiga, bangun optimisme bangsa, berikan jalan keluar dari berbagai kesulitan masyarakat. Sebagaimana terus diupayakan oleh jajaran KLHK seperti kebijakan alokatif dengan keberpihakan pada masyarakat, penanganan dan penyelesaian masalah tenurial, hutan sosial, redistribusi lahan, pemulihan lingkungan dan berbagai upaya mendukung masyarakat menuju pada akses kesejahteraan sosial masyarakat.

Keempat, perkokoh persatuan, tali persaudaraan, saling membantu dan gotong royong dalam menjaga kedaulatan negara. Kelima, optimisme negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa dan negara. Seperti selalu kita upayakan menjaga sumberdaya alam kita dan sedapat mungkin mengatasi indikasi hegemoni pihak-pihak lain.

Pada kesempatan tersebut, Menteri LHK Siti Nurbaya juga melakukan penyematan Tanda Anggota Kehormatan Ikatan Polisi Kehutanan Indonesia, kepada empat orang alumni anggota Polhut yaitu Sunandar, Alumni Polisi Khusus Kehutanan Angkatan ke-1 Tahun 1966; Sidarsan, Alumni Polisi Khusus Kehutanan Angkatan ke-2 Tahun 1966; Rasipan, Alumni Polisi Khusus Kehutanan Angkatan ke-2 Tahun 1966, dan Rusdiyanto, Alumni Polisi Khusus Kehutanan Angkatan ke-2 Tahun 1966.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Buat Khawatir Warga, Akhirnya Harimau Sumatra Masuk Perangkap

Sempat Buat Khawatir Warga, Akhirnya Harimau Sumatra Masuk Perangkap

News | Selasa, 21 Desember 2021 | 19:18 WIB

Capaian Kinerja KLHK dalam Bidang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Tahun 2021

Capaian Kinerja KLHK dalam Bidang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Tahun 2021

News | Selasa, 21 Desember 2021 | 19:14 WIB

KLHK: Tahun Ini Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Meningkat Cukup Signifikan

KLHK: Tahun Ini Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Meningkat Cukup Signifikan

News | Selasa, 21 Desember 2021 | 19:05 WIB

KLHK Klaim Indeks Kualitas Lingkungan Indonesia Semakin Membaik

KLHK Klaim Indeks Kualitas Lingkungan Indonesia Semakin Membaik

News | Selasa, 21 Desember 2021 | 12:36 WIB

Tekan Polusi di Perkotaan, Menteri LHK Resmikan Taman Kehati dan Ekoriparian di Indramayu

Tekan Polusi di Perkotaan, Menteri LHK Resmikan Taman Kehati dan Ekoriparian di Indramayu

News | Senin, 13 Desember 2021 | 21:48 WIB

Greenpeace Terus Desak Menteri Siti Nurbaya Klarifikasi soal Deforestasi dan Pembangunan

Greenpeace Terus Desak Menteri Siti Nurbaya Klarifikasi soal Deforestasi dan Pembangunan

News | Jum'at, 10 Desember 2021 | 17:55 WIB

Terkini

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:18 WIB

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:16 WIB

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:12 WIB

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:09 WIB

×