Doa Nabi Yunus, Bacalah saat Menghadapi Musibah

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 27 Desember 2021 | 07:21 WIB
Doa Nabi Yunus, Bacalah saat Menghadapi Musibah
Ilustrasi doa Nabi Yunus (elemen envato)

Suara.com - Kisah Nabi Yunus yang pernah mengalami cobaan ditelan ikan paus raksasa sangat populer di kalangan umat muslim. Cerita ini kerap menjadi salah satu dari cerita 1001 malam untuk anak-anak.

Kisah ini sering diceritakan oleh orang tua kepada anak-anak sebelum tidur, karena makna di dalam cerita tersebut sangat tinggi. Para orang tua juga mengajarkan doa Nabi Yunus kepada anak-anak mereka agar senantiasa dapat menjadi sosok yang berikhtiar tinggi seperti Nabi Yunus.

Doa Nabi Yunus

Berikut ini bacaan latin doa Nabi Yunus.

“Laa ilaaha illa anta subhaanaka innii kuntu minazh-zhoolimiin”

Artinya :
“Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Maha Suci Engkau, Sesungguhnya aku termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya.”

Keistimewaan Doa Nabi Yunus

Keistimewaan doa Nabi Yunus diabadikan dalam Al-Qur'an, dalam surat Al-Anbiya' Ayat 87-88.

Wa an-nni i ahaba mugiban fa anna al lan naqdira 'alaihi fa nd fi-ulumti al l ilha ill anta sub-naka inn kuntu mina-limn

Artinya:
"Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim".


Dikutip dari Tafsirweb.com, doa Nabi Yunus dalam surat Al Anbiya ayat 87-88 dapat ditafsirkan dalam berbagai perspektif. Berikut beberapa bentuk tafsir surat Al Anbiya ayar 87-88 yang berhubungan dengan Doa Nabi Yunus.

1. Tafsir Al-Muyassar

Dalam surat Al Anbiya, ayat 87, Nabi Yunus menyadari kesalahannya. Ketika dia ditunjuk oleh Allah untuk menegur dan menuntun umatnya ke jalan yang benar, Nabi Yunus berputus asa di tengah jalan. Dia tidak cukup yakin dan meninggalkan umatnya hanya karena selalu mendapatkan penentangan.

Saat itulah, singkat cerita, dalam perjalanan Nabi Yunus mengalami cobaan ditelan ikan paus dan menyadari kesalahannya sehingga dia berucap, "Tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Engkau, Maha Suci Engkau.

Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berbuat kezhaliman." Itu karena dia meninggalkan umatnya yang tersesat dan tidak bekerja dua kali lebih keras untuk menyadarkan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bacaan Doa Ketika Sholat Subuh Kesiangan Beserta Hukumnya

Bacaan Doa Ketika Sholat Subuh Kesiangan Beserta Hukumnya

Bogor | Sabtu, 25 Desember 2021 | 10:32 WIB

Bacaan Doa Qunut untuk Imam saat Sholat Subuh

Bacaan Doa Qunut untuk Imam saat Sholat Subuh

Bogor | Jum'at, 24 Desember 2021 | 12:45 WIB

Penjelasan Doa Qunut Mazhab Syafii, Membacanya Hukumnya Sunnah

Penjelasan Doa Qunut Mazhab Syafii, Membacanya Hukumnya Sunnah

Jatim | Jum'at, 24 Desember 2021 | 12:38 WIB

Apa Saja Amalan Sebelum Tidur yang Perlu Dilakukan?

Apa Saja Amalan Sebelum Tidur yang Perlu Dilakukan?

News | Kamis, 23 Desember 2021 | 17:02 WIB

3 Amalan Setelah Sholat Tahajud, Seperti yang Dikerjakan Rasulullah

3 Amalan Setelah Sholat Tahajud, Seperti yang Dikerjakan Rasulullah

News | Kamis, 23 Desember 2021 | 08:12 WIB

Tata Cara Doa Memohon Kesembuhan, Dimulai dari Baca Bismillah 3 Kali

Tata Cara Doa Memohon Kesembuhan, Dimulai dari Baca Bismillah 3 Kali

Bogor | Rabu, 22 Desember 2021 | 18:43 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB