Suhu Politik Disebut Bisa Memanas di 2022, Pengamat Beberkan Hal Berbahaya yang Memicu

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 03 Januari 2022 | 11:46 WIB
Suhu Politik Disebut Bisa Memanas di 2022, Pengamat Beberkan Hal Berbahaya yang Memicu
(Ilustrasi) Baliho tokoh parpol yang saling berdampingan, Puan Maharani dan Airlangga di sekitaran Jl Soekarno-Hatta, Malang. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

Suara.com - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menyebutkan suhu politik di tahun 2022 berpotensi makin tegang dan memanas, meski tak ada agenda pilkada di tahun ini.

Melansir dari Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Ujang menilai para capres, cawapres dan partai politiknya akan mulai bergerak untuk mempersiapkan pemilu 2024. Oleh karenannya, ia menyebut, tahun 2022 adalah tahun politik.

"Katakanlah di 2022 tidak ada pilkada, tapi jangan lupa, 2022 adalah tahun politik. Hari ini kita sudah memasuki tahun politik. Nah tahun politik ini saya melihat hanya ada dua hal yang dilakukan oleh para politisi. Termasuk para capres cawapres itu," kata Ujang dikutip dari Wartaekonomi.co.id, Senin (3/1/2021).

Manuver pertama yang akan dilakukan para kandidat capres-cawapres, menurut Ujang, adalah membangun pencitraan melalui berbagai platform. 

"Pertama membangun pencitraan, jadi setiap capres dan cawapres termasuk parpol akan bekerja keras membangun citra diri baik melalui darat maupun melalui udara. Baik melalui media sosial maupun media mainstream. Makanya hari ini muncul buat YouTube (dari para) capres cawapres tersebut," katanya. 

Logo Parpol Pemilu 2019. [Hops.id/KPU Banjar Baru]
Logo Parpol Pemilu 2019. [Hops.id/KPU Banjar Baru]

Sedangkan pergerakan politik selanjutnya, menurut Ujang, adalah menjatuhkan lawan politik. Hal ini menurutnya akan berbahaya dan dapat memicu kondisi politik tahun 2022 kian memanas. 

"Yang kedua yang paling bahaya adalah yaitu membusuk-busuki lawan. Nah membusuk-busuki lawan inilah yang membuat politik akan makin tegang, makin panas. Di sini nanti ada yang menyebar hoaks, memfitnah, ada yang saling melaporkan, dan sebagainya. Nah ini sudah dimulai pada tahun-tahun ini. Artinya serangan-serangan terhadap capres-cawapres akan dilakukan oleh lawan politiknya masing-masing," tandasnya. 

Ia juga tak menampik ada kemungkinan, serangan terhadap lawan politik tersebut juga dilancarkan melalui buzzer.

"Semua yang dilakukan capres cawapres termasuk partai itu menggunakan buzzer. Mereka punya cyber army masing-masing. Ini yg membuat narasi politik kita akan semakin memanas," katanya.

baca juga

Namun demikian, menurut pengamat politik Universitas Al-Azhar ini, peta koalisi belum akan menampakkan hilalnya pada tahun 2022 ini. 

"Peta koalisi itu akan terlihat di 2024 nanti. Karena ingin melihat elektabilitas dari capres cawapres itu. Jadi partai-partai akan bergerak menentukan arah koalisinya ketika elektabilitas capres-cawapres sudqh kelihatan tinggi dan stabil. Nah, tinggi dan stabilnya itu akan kelihatan di tahun 2024 nanti," pungkasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo dan Ganjar Dinilai Cocok Duet di Pilpres 2024, Pengamat: Punya Bekal yang Sama

Prabowo dan Ganjar Dinilai Cocok Duet di Pilpres 2024, Pengamat: Punya Bekal yang Sama

News | Minggu, 02 Januari 2022 | 17:17 WIB

Prabowo Dinilai Kurang Bisa Tarik Perhatian Publik, Pengamat: Mungkin Masih Atur Strategi

Prabowo Dinilai Kurang Bisa Tarik Perhatian Publik, Pengamat: Mungkin Masih Atur Strategi

News | Minggu, 02 Januari 2022 | 16:20 WIB

Tahun Ini Dana Bantuan Partai Politik di Bekasi Naik Jadi Rp 6.000 per Suara

Tahun Ini Dana Bantuan Partai Politik di Bekasi Naik Jadi Rp 6.000 per Suara

Bekaci | Minggu, 02 Januari 2022 | 15:55 WIB

Ungguli Prabowo Dan Anies Versi Survei, Pendukung Pede, Ganjar Bakal Menangi Pilpres 2024

Ungguli Prabowo Dan Anies Versi Survei, Pendukung Pede, Ganjar Bakal Menangi Pilpres 2024

News | Minggu, 02 Januari 2022 | 11:39 WIB

Demokrasi Indonesia Turun, NasDem: Bukan karena Pandemi, Tapi Aturan yang Membatasi

Demokrasi Indonesia Turun, NasDem: Bukan karena Pandemi, Tapi Aturan yang Membatasi

News | Jum'at, 31 Desember 2021 | 15:51 WIB

Mantan Sekjen PKP Said Salahudin Putuskan Gabung Partai Buruh, Ini Alasannya

Mantan Sekjen PKP Said Salahudin Putuskan Gabung Partai Buruh, Ini Alasannya

News | Jum'at, 31 Desember 2021 | 15:06 WIB

Terkini

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:26 WIB

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:58 WIB

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:57 WIB

Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak

Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:53 WIB

Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat

Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:48 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan Pejabat BPK Titin Rita Lestari

KPK Perpanjang Masa Penahanan Pejabat BPK Titin Rita Lestari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:44 WIB

Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027

Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:39 WIB

Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring

Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:38 WIB

Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana

Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:36 WIB

Danantara Minta KPK Kawal Ketat Proyek Hilirisasi, Pastikan BUMN Bersih

Danantara Minta KPK Kawal Ketat Proyek Hilirisasi, Pastikan BUMN Bersih

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:31 WIB

×