Anak Korban Penculikan Bertemu Ibu Kandungnya di China Berkat Sebuah Peta

Siswanto, BBC

Senin, 03 Januari 2022 | 12:55 WIB
Anak Korban Penculikan Bertemu Ibu Kandungnya di China Berkat Sebuah Peta
BBC

Suara.com - Seorang pria asal China yang diculik 30 tahun lalu berhasil bertemu lagi dengan ibu kandungnya setelah menggambar peta desanya dari ingatan semasa kanak-kanak.

Li Jingwei berusia empat tahun saat dia dijual oleh jaringan perdagangan anak.

Pada 24 Desember lalu, dia membagikan peta yang dia gambar secara manual melalui situs berbagi video, Douyin. Kepolisian China kemudian mencocokkan peta itu dengan sebuah desa kecil dan seorang perempuan yang mengaku putranya hilang saat masih bocah.

Mereka lalu menjalani tes DNA dan hasilnya ternyata cocok.

Tayangan vdeo yang diambil di Provinsi Yunnan, pada Sabtu (01/01), memperlihatkan ke publik pertemuan kembali ibu dan anak itu setelah terpisah selama tiga dekade.

Li Jingwei tampak berhati-hati mencopot masker ibunya, mengamati wajahnya, lantas menangis tersedu sembari memeluknya.

Baca juga:

"Selama 33 tahun menanti, tak terhitung lagi berapa malam saya menunggu, dan akhirnya sebuah peta yang digambar dengan tangan dari ingatan belaka. Inilah momen sempurna setelah 13 hari," tulis Li pada akun Douyin menjelang pertemuan dengan ibunya.

"Terima kasih kepada semua orang yang membantu saya bertemu kembali dengan keluarga saya," tambahnya.

baca juga

Li Jingwei diculik dekat Kota Zhaotong di Provinsi Yunnan pada 1989. Dia kemudian dijual ke sebuah keluarga yang tinggal 1.800 kilometer dari ibu kandungnya.

Pria yang kini tinggal di Provinsi Guangdong itu selalu berhasrat bertemu dengan keluarga kandungnya. Tapi bertanya ke keluarga angkatnya maupun mencari data DNA tidak menemui hasil.

Dia lantas meminta bantuan di internet.

"Saya adalah seorang anak yang ingin mencari rumahnya. Saya dibawa ke Henan oleh seorang tetangga yang plontos sekitar 1989, saat saya masih berumur sekitar empat tahun," paparnya dalam video yang dibagikan ribuan kali.

"Ini adalah peta area rumah saya yang saya gambar berdasarkan ingatan," ujarnya, menunjukkan peta kasar sebuah desa.

Dalam peta tersebut, dia turut menggambar beberapa penanda yang dia yakini sebagai sekolah, hutan bambu, dan kolam kecil.

Penculikan anak, khususnya anak laki-laki, kerap terjadi di China karena bocah pria punya nilai yang tinggi dalam tatanan sosial masyarakat negara tersebut.

Banyak anak diculik sejak bayi atau balita untuk kemudian dijual ke keluarga lain. Pada 2015, diperkirakan sebanyak 20.000 anak diculik setiap tahun.

Pada 2021, terdapat beberapa kejadian pria-pria muda bertemu kembali dengan keluarga kandung mereka setelah belasan hingga puluhan tahun terpisah.

Pada Juli lalu, misalnya, Guo Gangtang bertemu kembali dengan putranya yang diculik 24 tahun lalu.

Anda mungkin tertarik melihatnya:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia Gelap di Balik Penculikan Anak Politikus dalam Film Animals

Rahasia Gelap di Balik Penculikan Anak Politikus dalam Film Animals

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:00 WIB

'Adik Dibawa Ibu-ibu Jahat', Jerit Pilu Bocah Korban Penculikan di Jakbar yang Ditinggal di Jalanan

'Adik Dibawa Ibu-ibu Jahat', Jerit Pilu Bocah Korban Penculikan di Jakbar yang Ditinggal di Jalanan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Mencekam, 60 Jemaah Masjid Diculik Saat Salat, Dibawa Masuk ke Hutan

Mencekam, 60 Jemaah Masjid Diculik Saat Salat, Dibawa Masuk ke Hutan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Ulasan The Kidnapping Day: Menemukan Makna Keluarga dari Kisah Penculikan

Ulasan The Kidnapping Day: Menemukan Makna Keluarga dari Kisah Penculikan

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Polisi Tutup Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya

Polisi Tutup Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Jesslyn Wijaya Masih Tak Bisa Dihubungi, Calon Suami Lapor ke Komnas Perempuan

Jesslyn Wijaya Masih Tak Bisa Dihubungi, Calon Suami Lapor ke Komnas Perempuan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:12 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Atlet Golf Perempuan Jesslyn Wijaya Diduga Jadi Korban Penculikan di Restoran Jakarta

Atlet Golf Perempuan Jesslyn Wijaya Diduga Jadi Korban Penculikan di Restoran Jakarta

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:33 WIB

Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan

Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

×