Saksi Beberkan Dua Tahapan Penyerahan Uang Ke Aliza Gunado Terkait DAK Lamteng

Chandra Iswinarno, Welly Hidayat

Senin, 03 Januari 2022 | 16:38 WIB
Saksi Beberkan Dua Tahapan Penyerahan Uang Ke Aliza Gunado Terkait DAK Lamteng
Aliza Gunado menjadi saksi kasus suap Azis Syamsuddin di PN Tipikor Jakarta, Kamis (30/12/2021). [ANTARA]

Jaksa KPK pun memperjelas kepada saksi Aan. Siapa Supranowo dan bersumber dari mana uang itu.

"Ijon calon rekanan," jawab Aan

Masih di hari yang sama, Supranowo ditemani rekannya Ibram datang ke Jakarta mengunakan mobil, membawa uang tersebut, untuk bertemu dengan Aan di Hotel Veranda. Selanjutnya, Aan menghubungi Aliza Gunado bahwa sudah ada sebagian uang yang dibawanya.

"Ketika mereka (Supranowo) sudah di hotel, saya telepon saudara Aliza. Ini uang sudah ada," kata Aan

Kemudian, Aan pun bersama Supranowo dan Ibram diajak Aliza untuk mendatangi sebuah mal di Jakarta. Pada saat itu, tujuannya menukarkan uang yang dibawa sebesar Rp 1,135 miliar ke dalam bentuk Dollar Singapura.

Menurut Aan, Aliza saat itu bersama dua orang lainnya. Keduanya, tidak dikenal Aan, sehingga penyerahan uang kepada Aliza terjadi diparkiran mal.

"Sampai parkiran mal, uang itu saya serahkan ke Aliza dan diserahkan ke kawannya yang dua orang itu, untuk ditukar ke Dolar Singapura," ucap Aan

Aan menyebut, penyerahan uang itu dengan memakai tas jinjing berwarna hitam. Selanjutnya, Aan bersama Aliza dan dua orang dari Lampung Tengah Supranowo dan Ibram pergi menuju sebuah tempat makan D'cost.

Tujuannya ke tempat makan D'cost, kata Aan, untuk menunggu dua rekan Aliza yang diperintahkan untuk menukar uang tersebut ke Dolar Singapura.

baca juga

"Kami makan di D'Cost lantai dua. Sekitar satu jam, datang dua kawannya (Aliza) itu menunjukkan uang dolar Singapura," kata Aan.

Mendengar keterangan saksi Aan, Jaksa KPK memastikan pecahan lembaran uang Dollar Singapura apa yang ditukarkan.

"Seribuan (dollar Sing)," jawab Aan

Jaksa kembali menanyakan kepada saksi Aan, tas jinjing yang berisi uang itu akhirnya dibawa oleh siapa 

"Kayaknya dibawa mereka," Jawab Aan

Jaksa KPK pun mencoba mempertegas saksi Aan dengan pertanyaan Apakah Taufik menjelaskan uang yang diserahkannya itu ditujukan untuk siapa.

"Kalau ceritanya uang itu nantinya dikasihkan ke terdakwa (Azis Syamsuddin)," ungkap Aan

Kembali Jaksa KPK, menanyakan apakah mengetahui jabatan Azis Syamsuddin saat itu.

"Kalau nggak salah Ketua Banggar DPR. Yang jelas anggota DPR," ungkapnya

Selanjutnya, Aan menjelaskan penyerahan uang tahapan kedua sebesar Rp 950 juta, pada 23 Juli 2017.

Uang itu dibawa sejumlah pihak berasal dari Lampung Tengah dengan rincian Rama Rp 300 juta; Sanca Rp 350 juta; dan Sanca Rp 350 juta. Pun itu atas perintah pula dari Taufik.

Sehingga, uang sebesar Rp 950 juta itu sudah berada di tangan Aan di kamar Hotel Veranda tempat menginapnya untuk diserahkan kepada Aliza Gunado. Pada saat itu, Aan juga kembali menghubungi Aliza.

"Saya telepon saudara Aliza bahwa uang yang dibawa sudah sampai. Setelah uang di kamar hotel, tidak lama saudara Aliza datang," kata Aan.

Tak lama berkomunikasi dengan Aliza, salah satu rekan Aliza yang ia ketahui sama dengan penerimaan tahap pertama di parkiran Mall untuk menjemput uang tersebut. Uang tersebut dibawa rekan Aliza yang diketahuinya untuk ditukarkan kembali ke dalam bentuk Dolar Singapura.

"Satu kawannya yang kemarin di mal itu juga datang. Totalnya Rp 950 juta. Wadahnya tas jinjing hitam. Tas bersama uang dibawa pergi untuk ditukar Dolar Singapura," ungkapnya.

Setelah penyerahan uang tahap kedua itu. Aan juga tidak mengetahui lagi. Lantaran ia langsung meninggalkan hotel Veranda untuk bergegas kembali ke Lampung Tengah. Sedangkan, Aliza, kata Aan, sudah berpisah setelah penyerahan uang itu.

"Saya pergi buat pulang ke Lampung. Saudara Aliza juga pergi," ujar Aan

Setelah itu, Aan memastikan untuk melaporkan yang diperintah oleh Taufik terkait penyerahan uang sudah dilaksanakan.

"Saya laporkan ke Pak Taufik, duitnya sudah diserahkan ke saudara Aliza," katanya.

Aan awalnya masih tak mengetahui tujuan penyerahan uang itu kepada Aliza. Hingga akhirnya, Taufik menceritakan uang itu sebagai fee delapan persen atas DAK untuk Lampung Tengah cair sebesar Rp 25 miliar.

"Waktu itu, nggak tahu nominal uang. Kemudian nantinya tahu dari Pak Taufik yaitu, delapan persen dari nilai DAK," ujarnya.

Aan juga diceritakan, bahwa Taufik juga telah bertemu dengan terdakwa Azis Syamsuddin di salah satu tempat di DPR RI untuk menanyakan pencairan DAK Lamteng.

Dalam dakwaan Jaksa KPK, Azis dinyatakan telah menyuap eks penyidik KPK Stepanus Robin mencapai miliaran rupiah. Uang itu bertujuan agar KPK tidak melakukan penyidikan dalam perkara kasus korupsi di Lampung Tengah tahun 2017.

"Terdakwa Azis memberikan uang secara bertahap yang seluruhnya mencapai jumlah Rp 3.099.887.000 dan USD 36 ribu," kata Jaksa KPK Lie Putra di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Senin (6/12/2021).
Azis bersama Aliza mengetahui dirinya diduga terlibat dalam perkara Lampung Tengah. Sehingga, keduanya mencari pihak yang dapat membantu agar kasus tersebut tidak naik ke tahap penyidikan oleh KPK.

Hingga akhirnya, Azis meminta bantuan kepada eks Penyidik KPK Stepanus Robin. Azis mengenal Robin berawal dari anggota Polri bernama Agus Supriyadi.

Jaksa Lie menyebut, Robin juga sudah beberapa kali datang ke rumah dinas Azis Syamsuddin. Dimana pada Agustus 2020 Robin didampingi oleh advokat Maskur Husein bertemu Azis di kediamannya, Jalan Denpasar Raya, Jakarta Selatan.

Dalam perjumpaan itu, Robin dan Maskur siap membantu Azis. Dimana, Azis diminta siapkan uang sebesar Rp4 miliar agar tidak terseret dalam kasus Lampung Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadirkan 4 Saksi, Jaksa Akan Konfrontir Kesaksian Aliza Gunado Di Sidang Azis Syamsuddin

Hadirkan 4 Saksi, Jaksa Akan Konfrontir Kesaksian Aliza Gunado Di Sidang Azis Syamsuddin

News | Senin, 03 Januari 2022 | 09:28 WIB

Aliza Gunado Dianggap 'Menutupi-nutupi' dalam Persidangan Azis Syamsuddin, Begini Kata KPK

Aliza Gunado Dianggap 'Menutupi-nutupi' dalam Persidangan Azis Syamsuddin, Begini Kata KPK

News | Jum'at, 31 Desember 2021 | 11:51 WIB

Debat Panas Mustafa dengan Azis Syamsuddin, Sampai Keluar Tantangan Sumpah Mubahalah

Debat Panas Mustafa dengan Azis Syamsuddin, Sampai Keluar Tantangan Sumpah Mubahalah

Lampung | Jum'at, 31 Desember 2021 | 09:10 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×