Diplomat Afghanistan di China Mengundurkan Diri, Pesan Frustasinya Muncul di Twitter

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 12 Januari 2022 | 15:39 WIB
Diplomat Afghanistan di China Mengundurkan Diri, Pesan Frustasinya Muncul di Twitter
Diplomat Afghanistan untuk China, Javid Ahmad Qaem. (Twitter/@JavidQaem)

Suara.com - Pada hari Senin, diplomat top Afghanistan di China, Javid Ahmad Qaem, mengumumkan pengunduran dirinya dengan catatan yang penuh frustrasi pribadi dan profesional yang mendalam.

Menyadur Foreign Policy Rabu (12/1/2022) Taliban berusaha melemahkan Qaem dengan menunjuk pengganti mereka sendiri, mantan diplomat Afghanistan lainnya, Mahyuddin Sadat, sebagai sekretaris pertama kedutaan.

Beberapa minggu sebelumnya, Taliban merekayasa perebutan kekuasaan atas kedutaan di Iran, menunjuk kembali mantan diplomat Abdul Qayyum Sulaimani sebagai duta besar di Teheran pada Desember 2021.

Langkah tersebut telah memberikan pukulan lain bagi ratusan diplomat Afghanistan di pengasingan yang berharap bisa bertahan melawan aturan brutal Taliban.

Sayangnya mereka menghadapi tekanan keuangan dan ancaman kekerasan untuk melepaskan jabatan mereka, termasuk intimidasi oleh mantan rekan yang telah beralih pihak.

Pekan lalu, Mohammad Fahim Kashaf, seorang mantan diplomat Afghanistan, memasuki Kedutaan Besar Afghanistan di Roma, mengeklaim bahwa Taliban telah menunjuknya sebagai utusan baru.

Dia menyerang duta besar saat ini, Khaled Zekriya, sebelum polisi Italia mengawalnya keluar.

Dalam beberapa minggu terakhir, Taliban telah menunjuk penjabat diplomat baru untuk memimpin kedutaan Afghanistan di Iran dan Cina.

Meskipun tidak jelas apakah negara tuan rumah menyetujui langkah tersebut, mereka mewakili kemungkinan hubungan panas antara Taliban dan negara-negara di luar orbit Amerika.

baca juga

Langkah itu juga menjelaskan strategi Taliban secara diam-diam menggantikan diplomat Afghanistan di luar negeri, bahkan jika negara asing menolak secara resmi mengakui kekuasaan Taliban di Afghanistan.

Taliban lebih agresif mengganti diplomat Afghanistan di luar negeri yang menentang kekuasaan kelompok militan itu, kata pejabat Afghanistan saat ini kepada Foreign Policy.

Mereka menggunakan penunjukan diplomatik yang mengejutkan dan ancaman kekerasan sebagai langkah pertama untuk mencari pengakuan politik yang lebih luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Bisa Pulang, Diplomat Afghanistan di Eranya Ghani Minta Dunia Tak Akui Taliban

Tak Bisa Pulang, Diplomat Afghanistan di Eranya Ghani Minta Dunia Tak Akui Taliban

Jatim | Jum'at, 17 September 2021 | 06:30 WIB

Pesan Diplomat Afghanistan untuk Pemimpin Dunia: Tolak Akui Taliban

Pesan Diplomat Afghanistan untuk Pemimpin Dunia: Tolak Akui Taliban

News | Kamis, 16 September 2021 | 10:19 WIB

Buntut Penculikan Putri Duta Besar, Afghanistan Tarik Diplomat Dari Pakistan

Buntut Penculikan Putri Duta Besar, Afghanistan Tarik Diplomat Dari Pakistan

News | Senin, 19 Juli 2021 | 10:16 WIB

Terkini

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×