WNA Jual 300 Properti di Karimunjawa, Publik Khawatir Warlok Jadi Numpang di Negeri Sendiri

Dany Garjito, Fita Nofiana

Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:49 WIB
WNA Jual 300 Properti di Karimunjawa, Publik Khawatir Warlok Jadi Numpang di Negeri Sendiri
The startup Island di Karimunjawa (twitter.com/yoyen)

Suara.com - Sebuah iklan di Facebook menampilkan penjualan rumah di daerah Karimunjawa. Hal ini mengkhawatirkan karena pembangunan properti ini target pasarnya adalah Warga Negara Asing (WNA).

"Klaimnya dalam 8 bulan sudah terjual 170 rumah dari 300 rumah yang dipasarkan. Ntar jadi kampung bule di situ dan warga lokal gimana ini?," tulis akun @yoyen yang mengunggah iklan tersbeut di Twitter.

Pada cuitannya ia menampilkan iklan di mana menampilkn penjulan rumah di pulau surga, Karimunjawa Indonesia.

Per satu rumah dijual dengan hara 49.500 Euro atau setara dengankurang lebih Rp 808.854.168,87. Iklan tersebut mengklaim bahwa mereka telah menjual 170 dari 300 unit properti dalam 8 bulan.

"Ya gimana enggak laku jual rumah harga segitu untuk pasar Eropa. FYI harga rata-rata rumah di Belanda dengan 3 kamar tidur (biasanya dua tingkat), taman kecil depan dan belakang tahun lalu itu 419.000 Euro (Rp 6,8 milyar)," tulis @yoyen.

Penggerak proyek tersebut adalah orang-orang Spanyyol dan dua orang Indonesia.

"Persis tahun lalu kita netizen Indonesia ribut sama Kristen Gray yang promosi tinggal nyaman dan murah di Bali dengan jualan ebooknya: our Bali life is yours. Eh ini lagi bule jualan rumah di Karimunjawa," catat @yoyen di akun Twitternya.

"Resenya kalau beneran jadi ntar, warga lokal akan jadi tamu di kampungnya sendiri atau malah terpaksa pindah karena harga tanah dan bangunan jadi menjulang," imbuhnya.

The startup Island di Karimunjawa (twitter.com/yoyen)
The startup Island di Karimunjawa (twitter.com/yoyen)

Dalam hal ini, sebuah akun @travel_jepara mengaku sempat meramakan pembangunan rumah tersebut. Namun ia malah diintimidasi.

baca juga

"Tahun lalu sudah saya ramaikan di Facebook. Diturunkan FB, tapi saya post ulang lagi. Salah satu orang Indonesia, island manager-nya, mengintimidasi saya," komentar akun @travel_jepara.

Karimunjawa sendiri berstatus taman nasional yang merupakan Kawasan Pelestarian Alam (KPA) yang merepresentasikan keutuhan dan keunikan pantai utara Jawa Tengah.

Cuitan tersebut mendapatkan berbagai respons dari warganet.

"Sepertinya sudah jadi rahasia umum bila banyak properti milik asing di tempat-tempat stategis wisata, yang mana mereka menjadikan oranglokal sebagai nama pemilik," komentar warganet.

"Dear pak @ganjarpranowo, please review the starup island. Is there a permit from local-government?" imbuh warganet lain.

"Mereka bilang government approved company, apa pemerintah hanya memikirkan cuan semata dan menggadaikan negara sendiri?" tambah warganet lain.

"Berasa bukan negeri sendiri. Mau masuk pulau itu harus bayar, kalo enggak bayar diusir. Duh diusir dalam negeri sendiri, kemungkinan besar pulau karimunjawa bakal terjadi hal kayak gini," tulis warganet dikolom komentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Mau Dibawa Berobat, Pria Ini Terjun Ke Parit, Viral di Medsos, Warganet: Kasian Bapak

Tak Mau Dibawa Berobat, Pria Ini Terjun Ke Parit, Viral di Medsos, Warganet: Kasian Bapak

Kalbar | Sabtu, 15 Januari 2022 | 07:45 WIB

Babak Belur, Pria Diduga Maling Motor Tertangkap Warga Viral di Medsos

Babak Belur, Pria Diduga Maling Motor Tertangkap Warga Viral di Medsos

Kalbar | Jum'at, 14 Januari 2022 | 23:22 WIB

Pacar Sidang Skripsi Dadakan, Pria Bawakan Sesuatu Tak Terduga

Pacar Sidang Skripsi Dadakan, Pria Bawakan Sesuatu Tak Terduga

Video | Jum'at, 14 Januari 2022 | 22:00 WIB

Terkini

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:41 WIB

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 20:23 WIB

×