Meninggal Saat Hamil Besar, Jenazah Wanita Ini Melahirkan di Dalam Peti Mati

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Minggu, 16 Januari 2022 | 12:35 WIB
Meninggal Saat Hamil Besar, Jenazah Wanita Ini Melahirkan di Dalam Peti Mati
Ilustrasi peti mati. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita berusia 33 tahun, Nomveliso Nomasonto Mdoyi dari desa Mthayisi dekat Mbizana melahirkan di dalam peti mati.

Menyadur Dispatch Live Minggu (16/1/2022), ia meninggal saat hamil 9 bulan dan belum dimakamkan hingga hari ke-10.

Peristiwa ini ditemukan pada 16 Januari 2018 tapi masih menyisakan trauma dan menjadi cerita yang sering terdengar sampai sekarang.

Mandzala Mdoyi, 76, ibu dari wanita yang melahirkan di dalam peti mati mengatakan putrinya meninggal tiba-tiba setelah mengalami sesak napas.

"Kami minta pada orang terpelajar, orang yang lebih tahu, untuk menenangkan kami dan menjelaskan bagaimana mungkin wanita yang sudah meninggal bisa melahirkan."

Ilustrasi seorang ibu melahirkan (Shutterstock).
Ilustrasi seorang ibu melahirkan (Shutterstock).

"Saya sekarang berusia lebih dari 70 tahun dan tidak pernah mendengar hal seperti itu. Mengapa itu terjadi pada anak saya?"

"Saya sangat terpukul dengan kematiannya yang terlalu dini dan sekarang dia melahirkan ketika sudah meninggal 10 hari. Apa itu? Tuhan tolong datang dan campur tangan?"

Meskipun ada saran dari beberapa orang untuk membakar ibu dan anak karena dicurigai melakukan sihir, keluarga memutuskan untuk memberi mereka pemakaman yang layak.

Pemilik Pemakaman Lindokuhle Fundile Makalana mengatakan stafnya terkejut mengetahui wanita itu telah melahirkan.

“Ketika kami membawa mayat dari baki kamar mayat ke peti matinya, kami menemukan bayi yang baru lahir di antara kedua kakinya.

"Bayi itu sudah mati. Kami sangat terkejut dan ketakutan sehingga kami bahkan tidak sempat melihat jenis kelamin bayi itu."

"Saya telah berkecimpung dalam bisnis ini selama lebih dari 20 tahun dan belum pernah dengar tentang wanita meninggal yang melahirkan."

Ilustrasi peti mati atau peti jenazah. (Pixabay/carolynabooth)
Ilustrasi peti mati atau peti jenazah. (Pixabay/carolynabooth)

Dia mengatakan bahwa tubuhnya membengkak hampir dua kali lipat ukuran biasa terutama perut dan payudara dan wanita itu harus memiliki peti mati yang dirancang khusus.

“Bahkan setelah lahir perut masih kembung. Dia dimasukkan ke dalam satu peti bersama bayinya," kata Makalana

Menurut sejumlah spesialis medis, janin bisa keluar jika ibu meninggal, baik selama kontraksi dan relaksasi otot selama kematian atau karena bakteri menyebabkan perubahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teringat Istri Meninggal Saat Hamil, Hengki Punguti Paku di Jalanan Jogja

Teringat Istri Meninggal Saat Hamil, Hengki Punguti Paku di Jalanan Jogja

Jogja | Minggu, 31 Januari 2021 | 15:27 WIB

Innalillahi 4 Artis Meninggal saat Hamil, Dikubur dengan Bayinya

Innalillahi 4 Artis Meninggal saat Hamil, Dikubur dengan Bayinya

Kalbar | Jum'at, 04 Desember 2020 | 14:09 WIB

Miris! Bintang Youtube Meninggal saat Hamil, Penyebabnya Belum Diketahui

Miris! Bintang Youtube Meninggal saat Hamil, Penyebabnya Belum Diketahui

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2020 | 16:06 WIB

Terkini

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:35 WIB

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:29 WIB

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:28 WIB

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:05 WIB

Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS

Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:57 WIB

Balas Rocky Gerung Soal Grup WhatsApp Nadiem, Jaksa: Apa Tak Ada Orang Pintar di Kemendikbudristek?

Balas Rocky Gerung Soal Grup WhatsApp Nadiem, Jaksa: Apa Tak Ada Orang Pintar di Kemendikbudristek?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:52 WIB

Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam

Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:46 WIB

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:37 WIB

Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi

Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:36 WIB

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:33 WIB