Bantah Soal Penganiayaan Tahanan Kasus Narkoba di Penjara, Polres Jakarta Selatan Klaim FNS Meninggal karena Sakit

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:08 WIB
Bantah Soal Penganiayaan Tahanan Kasus Narkoba di Penjara, Polres Jakarta Selatan Klaim FNS Meninggal karena Sakit
Ilustrasi tahanan tewas. ANTARA/HO

Suara.com - Polres Metro Jakarta Selatan mengklaim tak menemukan adanya dugaan penganiayaan di balik peristiwa tewasnya tahanan narkoba berinisial FNS. Hal ini diungkapkan berdasar hasil penyelidikan internal. 

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit menyebut penyelidikan internal salah satunya dilakukan dengan memeriksa kamera CCTV di ruang tahanan. 

"Penyelidikan internal CCTV sudah jelas tidak ada kegiatan begitu (penganiayaan)," kata Ridwan kepada wartawan, Rabu (19/1/2022).

Di samping itu, kata Ridwan, pihaknya juga telah memeriksa tiga tahanan lain yang berada di dalam satu sel bersama FNS. Berdasar hasil pemeriksaan dia mengklaim tidak pernah ada tindak penganiayaan terhadap FNS.

"Tahanan di antara mereka dan sampai saat ini tidak ada hal itu. CCTV kami sudah lihat dan tidak ada kegiatan yang disebutkan," katanya. 

Adapun, Ridwan menyebut FNS meninggal dunia setelah dirawat di RS Polri. Dari hasil pemeriksaan dokter, Ridwan menyebut yang bersangkutan menderita penyakit jantung dan HIV.

"Surat pengantar pertama dari RS Polri kan sudah ada itu karena sakit HIV dan jantung," jelas Ridwan. 

Kabar tewasnya FNS sebelumnya dikabarkan oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto. Dia menyebut FNS meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Kamis (13/1/2022).

"Memang betul ada tahanan Satresnarkoba yang meninggal di RS Polri karena sakit," ujar Budhi, Sabtu (15/1/2022).

baca juga

Dugaan Penganiayaan

Belakangan, pihak keluarga mengungkap adanya dugaan tindak penganiayaan terhadap FNS. 

Pengacara keluarga FNS, Badar menyebut adanya tanda-tanda luka tidak wajar pada tubuh kliennya saat mereka melihat jenazahnya di RS Polri. 

"Memang kita lihat ada beberapa bekas luka yang tidak wajar seperti ada bekas kulit terkelupas dan kaki yang menghitam ya di sebelah kiri. Terus ada bagian kuku yang agak terkelupas seperti baru diinjak sesuatu dan ada beberapa bekas luka yang baru mengering," beber Badar.

Menurut Badar, FNS sempat menjalani perawatan di RS Polri pada Rabu (13/1). Pihak RS Polri ketika itu menyebut luka di tubuh korban diduga luka lama yang diperkirakan terjadi tiga hari lalu.

"Secara logika berarti luka-luka itu baru terjadi sebelum korban masuk rumah sakit. Kan di rumah sakit itu dia dua hari dari tanggal 10 Januari. Jadi dia dapat itu di dalam tahanan," tuturnya. 

Kekinian, kata Badar, pihak keluarga masih menunggu hasil autopsi FNS. Di samping itu pihaknya juga berencana meminta bantuan Komnas HAM untuk menyelidiki penyebab daripada kematian FNS. 

"Kami akan lihat dan atas daasar yang saya sampaikan itu polisi lalai dalam proses hukum sehingga dalam masa tahanan dia dapatkan kekerasan, ini ada pelanggaran HAM." 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Driver Ojol di Berbas Nyambi Jadi Pengedar di Bontang, Polisi Amankan 2.050 Butir LL

Driver Ojol di Berbas Nyambi Jadi Pengedar di Bontang, Polisi Amankan 2.050 Butir LL

Kaltim | Selasa, 18 Januari 2022 | 22:33 WIB

Geger, Polresta Balikpapan Amankan Pengedar Sabu di Apartemen

Geger, Polresta Balikpapan Amankan Pengedar Sabu di Apartemen

Kaltim | Selasa, 18 Januari 2022 | 22:20 WIB

Drama Kejar-kejaran Tersangka Narkoba di Denpasar Dibeberkan di Persidangan

Drama Kejar-kejaran Tersangka Narkoba di Denpasar Dibeberkan di Persidangan

Bali | Selasa, 18 Januari 2022 | 16:39 WIB

Pria Tikam Pemuda Gegara Tak Mau Beli Sabu Ditangkap

Pria Tikam Pemuda Gegara Tak Mau Beli Sabu Ditangkap

Sumut | Selasa, 18 Januari 2022 | 18:05 WIB

Terkini

AiMOGA Robotics Gandeng Perguruan Tinggi Indonesia Kembangkan Robotika dan Kecerdasan Buatan

AiMOGA Robotics Gandeng Perguruan Tinggi Indonesia Kembangkan Robotika dan Kecerdasan Buatan

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 09:15 WIB

Syarat dan Cara Membuat Kartu Identitas Anak Terbaru, Bisa Diurus dari Rumah Saja!

Syarat dan Cara Membuat Kartu Identitas Anak Terbaru, Bisa Diurus dari Rumah Saja!

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 09:13 WIB

Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau

Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 09:05 WIB

Prabowo: Sistem Ekonomi Kita Tidak Berjalan Sesuai Cita-cita

Prabowo: Sistem Ekonomi Kita Tidak Berjalan Sesuai Cita-cita

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 09:05 WIB

Lee Je Hoon Diincar Bintangi Film Horor Thriller Baru, Ominous Dream

Lee Je Hoon Diincar Bintangi Film Horor Thriller Baru, Ominous Dream

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 09:00 WIB

Mewah! Jepang Pakai Kapal Pesiar Untuk Hunian Atlet Asian Games 2026

Mewah! Jepang Pakai Kapal Pesiar Untuk Hunian Atlet Asian Games 2026

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 09:00 WIB

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 08:50 WIB

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 08:47 WIB

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:34 WIB

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 08:32 WIB

×