Kota Tangerang Sudah Setop, Wagub DKI Tetap Gelar PTM 100 persen: Kami Laksanakan Sesuai SKB 4 Menteri

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 26 Januari 2022 | 17:31 WIB
Kota Tangerang Sudah Setop, Wagub DKI Tetap Gelar PTM 100 persen: Kami Laksanakan Sesuai SKB 4 Menteri
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan akan tetap menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Kebijakan ini berkebalikan dengan daerah penyangga ibu kota, Kota Tangerang yang sudah memutuskan untuk menyetop PTM karena khawatir penularan Covid-19.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan kebijakan PTM tetap dijalankan mengikuti amanat dari Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, yaitu Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudriatek), Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.

Dalam surat tersebut diatur daerah yang masih berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 atau 2 dapat menjalankan PTM 100 persen. DKI Jakarta sendiri baru memperpanjang status PPKM level 2 hingga 31 Januari 2022.

"PTM masih kami laksanakan (100 persen) karena sesuai SKB 4 menteri," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Selain itu, Riza menyebut DKI masih memenuhi syarat untuk menjalankan PTM 100 persen.

Ia mencontohkan salah satu syaratnya adalah cakupan vaksinasi yang sudah mencapai 120 persen.

Rinciannya, vaksinasi dosis 1 saat ini diikuti 12.107.819 orang. Total dosis 2 kini mencapai 9.754.957 orang.

Sedangkan vaksinasi dosis ketiga atau booster sampai saat ini sebanyak 357.453 orang dan jumlah yang divaksin dosis 3 hari ini 44.071 orang.  

"Karena PPKM masih di level 2 dan syarat vaksinnya memenuhi syarat yaitu di atas 80, bahkan 98 persen yang divaksin," jelasnya.

Politisi Gerindra ini mengakui memang pihaknya sedang menjadikan penularan Covid-19 di sekolah sebagai perhatian. Pihaknya akan terus mengawasi dan memantau pelaksanaan PTM 100 persen.

"Itu kita evlauasi, ketentuannya kalau di level 3 baru 50 persen," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update 26 Januari 2022, Positif Covid-19 Indonesia Tambah 7.010 Kasus, Positivity Rate 15 Persen

Update 26 Januari 2022, Positif Covid-19 Indonesia Tambah 7.010 Kasus, Positivity Rate 15 Persen

News | Rabu, 26 Januari 2022 | 17:13 WIB

Studi Baru Menunjukkan Ada 2 Cara untuk Mendapatkan Kekebalan Super, Apa Saja?

Studi Baru Menunjukkan Ada 2 Cara untuk Mendapatkan Kekebalan Super, Apa Saja?

Health | Rabu, 26 Januari 2022 | 16:59 WIB

2 Faktor Penyebab Kasus Harian COVID-19 di Tangsel Naik

2 Faktor Penyebab Kasus Harian COVID-19 di Tangsel Naik

Jakarta | Rabu, 26 Januari 2022 | 16:47 WIB

Tak Mau Vaksin Covid-19, Pasien Ini Dicoret dari Daftar Penerima Transplantasi Jantung

Tak Mau Vaksin Covid-19, Pasien Ini Dicoret dari Daftar Penerima Transplantasi Jantung

Health | Rabu, 26 Januari 2022 | 17:30 WIB

Terkini

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:28 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:20 WIB

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

News | Kamis, 30 April 2026 | 05:55 WIB

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB