Budiman Sudjatmiko Tantang HNW Berdebat, Sebut Kesamaan PDIP dan PKS: Paling Jelas Ideologinya

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Jum'at, 28 Januari 2022 | 13:42 WIB
Budiman Sudjatmiko Tantang HNW Berdebat, Sebut Kesamaan PDIP dan PKS: Paling Jelas Ideologinya
Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko. [Suara.com/Muhammad Yasir]

Suara.com - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Budiman Sudjatmiko menyebut bahwa menurut orang-orang, PDIP dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) adalah dua partai di Indonesia yang paling jelas Ideologinya.

Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, Budiman Sudjatmiko mengatakan ini saat mengajak politisi PKS, Hidayat Nur Wahid untuk berdebat soal berbagai hal, mulai dari sejarah hingga politik domestik.

"Mas Hidayat NurWahid, jika berkenan satu saat kita bisa debat publik tentang sejarah, ekonomi politik, geopolitik, politik domestik dll," kata Budiman Sudjatmiko melalui akun Twitter pribadinya pada Kamis, (27/1/2022).

"Itu positif untuk nalar dan etika politik. Saya tak berharap mengubah opini-opini mas Hidayat tapi pendukung-pendukung anda supaya dapat perspektif baru. Trims," sambungnya.

Dalam cuitannya, Budiman Sudjatmiko melampirkan tangkapan layar Hidayat Nur Wahid soal Indonesia yang mengambil alih kendali ruang udara (FIR) yang di Kepulauan Riau yang selama ini dikelola Singapura.

"Benar warning dari Prof Hikmahanto Yuwana; RI perlu hati-hati. Karena sekali pun bisa ambil alih FIR dari Singapura, tapi RI hanya kelola di atas 37 ribu kaki. Yang di bawah 37 ribu kaki, sekalipun kawasan itu termasuk wilayah NKRI, masih dikelola Singapura," kata Hidayat Nur Wahid.

Hidayat Nur Wahid. (Suara,com/Tyo)
Hidayat Nur Wahid. (Suara,com/Tyo)

Hidayat Nur Wahid membagikan pernyataannya bersama sebuah artikel berita berjudul "Ambil Alih FIR dari Singapura, RI Hanya Kelola di Atas 37 Ribu Kaki".

Tangkapan layar cuitan itulah yang dilampirkan Budiman Sudjatmiko saat mengajak Hidayat berdebat.

Budiman Sudjatmiko menyinggung bahwa ada salah kaprah dalam memaknai kebebasan, seolah kebebasan cuma memberi tempat bagi opini-opini satu arah.

"Padahal level yang lebih tinggi adalah dengan mengisinya lewat dialog dan debat-debat publik yang etis dan bernalar. Publik tak disesatkan," katanya.

Budiman Sudjatmiko pun mengaku menghargai lawan politiknya dengan cara mengajak lawan politik tersebut berdebat.

Menurut Budiman, lawan politik perlu diberi kesempatan menjelaskan dalih-dalihnya secara langsung dan disaksikan orang-orang. Ia menyinggung bahwa hidup harus dengan dalih-dalih, tak cukup dengan dalil.

"Kebetulan.. kebetulan saya dari PDI Perjuangan dan mas Hidayat Nur Wahid dari PKS. Kata orang-orang (termasuk pakar-pakar), 2 partai ini paling jelas ideologinya. Dan itu mencerminkan nilai-nilai rakyat kita. Siapa tahu debat ini (jika terwujud) jadi cara kita mengenali Indonesia," kata Budiman Sudjatmiko.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Tolak Wacana Perpanjangan Masa Jabatan, PDIP: Kami Sangat Setuju

Jokowi Tolak Wacana Perpanjangan Masa Jabatan, PDIP: Kami Sangat Setuju

News | Jum'at, 28 Januari 2022 | 13:21 WIB

PDIP Jagokan Ahok Jadi Kepala IKN, PKB Pasrah Saja Pada Keputusan Jokowi

PDIP Jagokan Ahok Jadi Kepala IKN, PKB Pasrah Saja Pada Keputusan Jokowi

News | Jum'at, 28 Januari 2022 | 12:25 WIB

Sambut Baik Pemilu 2024 14 Februari, PDIP Tegaskan Masa Jabatan Presiden Hanya 2 Periode

Sambut Baik Pemilu 2024 14 Februari, PDIP Tegaskan Masa Jabatan Presiden Hanya 2 Periode

News | Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:58 WIB

Singgung Bahasa Sunda, Hasto Pastikan Arteria Dahlan Sudah Disanksi PDI Perjuangan

Singgung Bahasa Sunda, Hasto Pastikan Arteria Dahlan Sudah Disanksi PDI Perjuangan

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Januari 2022 | 06:00 WIB

Imbas Singgung Bahasa Sunda, Arteria Dahlan Sudah Diberi Sanksi Berat PDIP

Imbas Singgung Bahasa Sunda, Arteria Dahlan Sudah Diberi Sanksi Berat PDIP

Riau | Jum'at, 28 Januari 2022 | 06:30 WIB

Konflik Soal Bahasa Sunda, Sekjen PDIP Sebut Arteria Dahlan Dapat Peringatan Keras

Konflik Soal Bahasa Sunda, Sekjen PDIP Sebut Arteria Dahlan Dapat Peringatan Keras

Sumbar | Jum'at, 28 Januari 2022 | 05:15 WIB

Terkini

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:24 WIB

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:20 WIB

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:18 WIB

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:12 WIB

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:10 WIB

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:05 WIB

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo  Trump, Menkomdigi Buka Suara

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:04 WIB

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya:  Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:49 WIB

Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun

Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:46 WIB

Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial

Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:33 WIB