Subvarian BA.2 Muncul di Indonesia, Tak Lebih Parah dari Bentuk Orisinalnya

Siswanto, BBC

Kamis, 03 Februari 2022 | 07:32 WIB
Subvarian BA.2 Muncul di Indonesia, Tak Lebih Parah dari Bentuk Orisinalnya
BBC

Suara.com - Kemunculan subvarian virus corona Omicron BA. 2 tampaknya tidak lebih parah dari subvarian orisinalnya, BA.1, kata seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (1/2).

Vaksin juga masih memberikan proteksi yang sama dari berbagai subvarian Omicron, kata Dr. Boris Pavlin dari Tim Respons Covid-19 WHO dalam konferensi virtual, seperti dilaporkan kantor berita Reuters.

Komentar tersebut disampaikan ketika subvarian BA.2 mulai menggantikan BA.1 sebagai subvarian "orisinal" Omicron yang lebih umum di sejumlah negara, seperti Denmark.

Berdasarkan data dari Denmark, negara pertama tempat BA.2 melampaui BA.1, tampaknya tidak ada perbedaan dalam keparahan penyakit, meskipun BA.2 berpotensi menggantikan BA.1 di seluruh dunia, imbuh Pavlin.

"Melihat negara-negara lain tempat BA.2 sekarang mendominasi, kami tidak melihat lonjakan perawatan di rumah sakit yang lebih tinggi dari perkiraan," ujarnya.

Baca juga:

BA.2 lebih mudah menular dari versi BA.1 yang lebih umum, serta lebih mampu menginfeksi orang yang sudah divaksinasi, menurut sebuah studi yang menganalisis infeksi virus corona di lebih dari 8.500 rumah tangga Denmark di antara bulan Desember dan Januari.

Subvarian tersebut sudah menjadi dominan di Filipina, Nepal, Qatar, India, dan Denmark, kata Pavlin.

Ia menambahkan: "Vaksinasi sangat melindungi dari penyakit parah, termasuk untuk Omicron. BA.2 menggantikan BA.1 dengan cepat. Dampaknya kemungkinan tidak cukup besar, meski masih dibutuhkan lebih banyak data."

baca juga

Sudah ditemukan di Indonesia

Sebanyak 55 kasus subvarian BA.2 Omicron sudah ditemukan di Indonesia, kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 sekaligus Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi kepada Kompas.com.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan dalam sebuah wawancara di televisi bahwa subvarian BA.2 lebih sulit dideteksi menggunakan tes PCR S Gene Target Failure atau SGTF - metode yang digunakan untuk mengidentifikasi kasus probable Omikron.

Menkes Budi memastikan bahwa Indonesia akan memiliki fasilitas untuk mendeteksi subvarian BA.2 Omicron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Anak Telah Terinfeksi Covid-19 Omicron Subvarian BA.4 dan BA.5, Orangtua Wajib Tahu Gejalanya!

9 Anak Telah Terinfeksi Covid-19 Omicron Subvarian BA.4 dan BA.5, Orangtua Wajib Tahu Gejalanya!

Health | Rabu, 22 Juni 2022 | 07:45 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×