Selama Pandemi, TKI Ilegal yang Masuk ke Malaysia Meningkat Hingga 146 Persen, Kemlu: Ini Fenomena Gunung ES

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 10 Februari 2022 | 21:31 WIB
Selama Pandemi, TKI Ilegal yang Masuk ke Malaysia Meningkat Hingga 146 Persen, Kemlu: Ini Fenomena Gunung ES
Ilustarsi TKI ilegal. (Pixabay)

Suara.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mencatat adanya peningkatan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI), atau yang biasa disebut tenaga kerja Indonesia (TKI), hingga 146 persen yang bekerja secara ilegal di Malaysia.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI Judha Nugraha mengatakan, peningkatan tersebut terjadi dari periode tahun 2020 ke 2021.

"Kami mencatat peningkatan-peningkatan keberangkatan warga negara kita secara ilegal ke Malaysia. Dari catatan kami terjadi peningkatan 146 persen dari tahun 2020 ke tahun 2021," ujar Judha dalam Press Briefing Kemlu secara virtual, Kamis (10/2/2022).

Judha menuturkan, peningkatan TKI yang signifikan terjadi melalui wilayah Semenanjung Malaysia.

"Ada peningkatan 146 persen di wilayah semenanjung dari wilayah Sumatera dan juga Kepri menuju ke semenanjung Malaysia," ucap Judha.

Sementara itu, Konsulat RI di Tawau, Malaysia mencatat sebanyak 287 WNI tertangkap masuk secara ilegal ke Malaysia di wilayah perbatasan di Kalimantan.

"Sebanyak 278 WNI yang tertangkap mencoba masuk secara ilegal ke Malaysia. Antara periode Januari hingga Februari itu juga ada 70 orang WNI (tertangkap)," papar dia.

Judha melanjutkan bahwa peningkatan  jumlah TKI ilegal merupakan fenomena gunung es. Dimana kemungkinan angkanya akan jauh lebih besar. 

"Tentu keberadaan ini menjadi yang kita pertama ini adalah fenomena gunung es artinya angka sebenarnya mungkin akan jauh lebih tinggi," ucap Judha.

baca juga

Lebih lanjut, Judha menyebut perlunya langka-langkah penanganan lebih lanjut untuk mencegah keberangkatan TKI secara ilegal.

Ia mengemukakan, langkah pengawasan perbatasan yang lebih tepat untuk mencegah keberangkatan secara ilegal, penegakkan hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang memberangkatkan termasuk kepada tekong yang memberangkatkan TKI secara ilegal.

"Di sisi lain kita juga mendorong pihak Malaysia untuk juga bisa melakukan penegakan hukum yang tegas terhadap tekong-tekong dan juga majikan yang mempekerjakan pekerja asing secara ilegal," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemlu Pastikan Kondisi WNI Aman Terkait Adanya Ketegangan Rusia-Ukraina

Kemlu Pastikan Kondisi WNI Aman Terkait Adanya Ketegangan Rusia-Ukraina

Jogja | Kamis, 10 Februari 2022 | 19:34 WIB

Bertemu Kepala Kepolisian Malaysia, Kapolri Bahas PMI Ilegal hingga Penanganan Covid-19

Bertemu Kepala Kepolisian Malaysia, Kapolri Bahas PMI Ilegal hingga Penanganan Covid-19

News | Selasa, 25 Januari 2022 | 19:03 WIB

TNI Gagalkan Keberangkatan 5 PMI Ilegal Batam-Malaysia, Satu Penyeludup Ditangkap

TNI Gagalkan Keberangkatan 5 PMI Ilegal Batam-Malaysia, Satu Penyeludup Ditangkap

Batam | Sabtu, 22 Januari 2022 | 16:57 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×