Ukraina Timur: Orang Tidak Pernah Tahu, Kapan Penembakan Dimulai

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Kamis, 24 Februari 2022 | 11:31 WIB
Ukraina Timur: Orang Tidak Pernah Tahu, Kapan Penembakan Dimulai
DW

Suara.com - Ketegangan di Ukraina timur telah meningkat selama berminggu-minggu. Reporter DW melaporkan dari desa Vrubivka, di mana warga yang tidak mengungsi hidup dalam ketakutan akan penembakan.

Olena Makarenko tidak berani melakukan pergerakan lebih dari tiga langkah keluar dari apartemennya di lantai dua.

"Orang tidak pernah tahu kapan penembakan berikutnya akan dimulai," ujarnya.

Dari pintu masuk gedung abu-abu dua lantai itu, satu tangga mengarah ke apartemennya, satu lagi turun ke ruang bawah tanah.

Dia tinggal di desa Vrubivka, Ukraina timur. "Kadang-kadang, saat sepi, saya pergi keluar. Di ruang bawah tanah terlalu dingin," katanya.

Dia menghabiskan sebagian besar dari empat hari belakangan ini di lantai bawah. Ada sebuah ruangan dengan langit-langit rendah. Di situ ada pemanas listrik kecil untuk menghilangkan rasa dingin.

Dia membawa tempat tidur dari apartemennya di lantai atas ke ruang bawah tanah itu. Seorang perempuan tua berbaring di sana berbungkus selimut, di sampingnya seorang anak laki-laki yang tidur sambal mencengkeram ponselnya.

Olena mengambil kantong plastik dan pergi ke apartemennya. Putrinya sedang sibuk berkemas.

Dia akan pergi ke kota tetangga yang diyakini lebih aman. Hal terbaik adalah jika dia membawa cucu-cucunya dan pergi selama beberapa minggu ke pegunungan Carpathian, lebih 1.000 kilometer ke barat kata Olena.

"Sampai jelas bagaimana situasi akan berlanjut."

Suasana makin tegang, banyak orang sudah mengungsi

Ketegangan meningkat dalam lima hari terakhir di sepanjang garis depan kawasan pertempuran. Ratusan mortir menghantam sisi wilayah Ukraina.

Tidak ada informasi yang dapat diverifikasi tentang bagaimana situasi di wilayah seberang.

Pemerintah Ukraina yakin kubu separatis pro-Rusia sedang mencoba memprovokasi tentara Ukraina untuk bereaksi, dan nanti itu dijadikan alasan untuk melakukan invasi besar-besaran.

Oleh karena itu, militer Ukraina diminta untuk sedapat mungkin menahan diri. Hanya jika ada serangan yang mengancam keselamatan pasukan, mereka diizinkan membalas tembakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen

5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 08:11 WIB

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:29 WIB

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:16 WIB

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:06 WIB

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:57 WIB

Panen Hoki, 3 Shio Ini Diprediksi Bernasib Baik pada 25 April 2026

Panen Hoki, 3 Shio Ini Diprediksi Bernasib Baik pada 25 April 2026

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 06:35 WIB

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:34 WIB

Beli Barang Masa Kecil Bukan Boros, Tapi Cara Sederhana Bahagiakan Inner Child

Beli Barang Masa Kecil Bukan Boros, Tapi Cara Sederhana Bahagiakan Inner Child

Your Say | Sabtu, 25 April 2026 | 08:15 WIB

Surat yang Ditulis oleh Diriku di Masa Depan

Surat yang Ditulis oleh Diriku di Masa Depan

Your Say | Sabtu, 25 April 2026 | 07:15 WIB

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Terkini

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:39 WIB

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:37 WIB

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:29 WIB

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:20 WIB

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:12 WIB

AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat

AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:01 WIB

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:32 WIB