Tindak Lanjuti Permintaan Jokowi, Air 'Keramat' dari Sumber Mata Air Oemau Rote Ndao Dibawa ke IKN Nusantara

Chandra Iswinarno

Sabtu, 12 Maret 2022 | 11:27 WIB
Tindak Lanjuti Permintaan Jokowi, Air 'Keramat' dari Sumber Mata Air Oemau Rote Ndao Dibawa ke IKN Nusantara
Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu dan maneleo (tokoh adat) saat menyerahkan air dan tanah kepada gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat. [Digtara.com]

Suara.com - Air yang dinilai memiliki sejarah dari sumber mata air Oemau di Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur (NTT) dibawa ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sebelum dibawa ke IKN Nusantara, digelar ritual adat khusus dengan menyembelih seekor domba.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu mengungkapkan rasa bangganya, lantaran air yang memiliki sejarah di wilayahnya tersebut ikut terpilih membawa air dan tanah ke IKN Nusantara.

Sebelum dibawa ke IKN Nusantara, Bupati Paulina menyerahkan air tersebut bersama sejumlah maneleo (tokoh adat) kepada Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

“Kami ambil airnya dari sumber mata air Oemau, sebelum ambil air kita lakukan ritual adat sebagaimana yang telah ditanamkan oleh leluhur yang kita junjung tinggi, sehingga airnya sampai di Kupang,” katanya seperti dikutip Digtara.com-jaringan Suara.com.

Dikemukakannya, air dari Oemau dipilih dibawa ke IKN Nusantara karena menjadi sumber mata air paling terkenal di Rote Ndao yang kaya akan sejarah.

“Memang Oemau sudah terkenal dan bersejarah sejak dahulu kala, sehingga kami ambil airnya dari situ,” ujarnya.

Sedikit berkisah, Paulina mengemukakan, jika dahulu kala ada dua orang leluhur yang menemukan sumber mata Oemau. Sehingga saat ritual adat dilakukan penyembelihan seekor domba. Ritual tersebut dimaksudkan agar tidak ada kendala ketika air dibawa ke Kupang hingga Kalimantan Timur.

“Domba yang disembelih darahnya disiram ke mata air Oemau. Air yang dibawa dari Oemau ini diharapkan semoga Indonesia makin jaya, maju dan sejahtera,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widowo (Jokowi) meminta seluruh gubernur di Indonesia, membawa sumber air dan juga tanah dari masing-masing daerahnya untuk nantinya dibawa ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

baca juga

Untuk diketahui, tujuh kabupaten di NTT telah menyerahkan air dan tanah, yang dibawa dari daerahnya kepada Gubernur Laiskodat. Tujuh kabupaten tersebut meliputi Belu, Sabu Raijua, Rote Ndao, Sumba Tengah, Flores Timur, Alor dan Kabupaten Lembata.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggal 13 Sampai 15 Maret 2022, Jokowi Jadi Kemah di Titik Nol IKN Nusantara

Tanggal 13 Sampai 15 Maret 2022, Jokowi Jadi Kemah di Titik Nol IKN Nusantara

Kaltim | Jum'at, 11 Maret 2022 | 19:51 WIB

Jokowi Bakal Kemping di Titik Nol IKN Nusantara Tanggal 13 hingga 15 Maret 2022

Jokowi Bakal Kemping di Titik Nol IKN Nusantara Tanggal 13 hingga 15 Maret 2022

News | Jum'at, 11 Maret 2022 | 16:55 WIB

IKN Nusantara Bakal Bawa Indonesia Jadi Negara ke-5 dengan Kekuatan Ekonomi Terbesar

IKN Nusantara Bakal Bawa Indonesia Jadi Negara ke-5 dengan Kekuatan Ekonomi Terbesar

Bisnis | Jum'at, 11 Maret 2022 | 10:40 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×