Senator Otopianus Tebai: Hampir Seluruh Orang Papua Tolak Wacana Pemekaran di Bumi Cenderawasih

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 18 Maret 2022 | 05:50 WIB
Senator Otopianus Tebai: Hampir Seluruh Orang Papua Tolak Wacana Pemekaran di Bumi Cenderawasih
Aksi demo penolakan Daerah Otonomi Baru atau DOB di Kabupaten Yahukimo, Papua pada Selasa (15/3/2022) berakhir ricuh. (Dok. Jubir TPNPB-OPM Sebby Sambom )

Suara.com - Anggota DPD RI dari Dapil Papua, Otopianus P Tebai melaporkan aspirasi masyarakat yang diterima selama reses, termasuk soal wacana pemekaran atau daerah otonomi baru/DOB. Menurutnya, hampir semua elemen di Papua menolak adanya wacana DOB tersebut.

"Hampir semua elemen di Papua menyampaikan hal yang sama soal penolakan DOB, hampir di seluruh Papua," kata Otopianus dalam keterangannya, Kamis (17/3/2022).

Otopianus juga menyoroti aksi demonstrasi damai orang asli Papua yang menolak wacana DOB di sejumlah daerah di Bumi Cenderawasih serta di Jakarta. Ia menyayangkan setiap aksi demonstrasi damai itu malah berakhir ricuh dan menelan korban.

Seperti yang terjadi di Yakuhimo, Papua di mana terdapat dua demonstran tewas akibat aksi yang berujung ricuh. Kemudian sejumlah mahasiswa yang melakukan demonstrasi di Jakarta juga ditangkap oleh pihak kepolisian.

Ia menyayangkan atas sikap aparat kepolisian yang menurutnya menghentikan paksa orang asli Papua ketika melakukan aksi demonstrasi.

"Sejauh masyarakat tidak anarkis. Diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan jangan dihentikan paksa, kalau dihentikan paksa jelas pasti terjadi ricuh," ujarnya.

Kita harus profesional dalam menjalankan tugas kita sebagai abdi negara dan bangsa. Tanpa mereka kita bukan siapa siapa.

Lebih lanjut, Otopianus juga berharap pernyataannya bisa didengar karena ia menjadi perwakilan Papua untuk DPD RI. Menurutnya, ia dan warga asli paham atas apa persoalan yang berada di daerahnya sendiri.

"Kami tahu betul soal kebutuhan atau persoalan daerah kami, dan juga sudah diamankan oleh konstitusi," tuturnya.

"Pemerintah juga dengan ini mencari solusi soal percepatan pembangunan Papua, namun perlu memperhatikan aspirasi dari masyarakat juga karena semua itu baik adanya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Nikah Karena Beda Agama, Ramos Petege Gugat UU Perkawinan ke MK, Gandeng 4 Pengacara Sekaligus

Gagal Nikah Karena Beda Agama, Ramos Petege Gugat UU Perkawinan ke MK, Gandeng 4 Pengacara Sekaligus

Kalbar | Rabu, 16 Maret 2022 | 20:02 WIB

Kapolda Papua Perintahkan Propam Periksa Anggota yang Diduga Tembak Mati Dua Demonstran di Yahukimo

Kapolda Papua Perintahkan Propam Periksa Anggota yang Diduga Tembak Mati Dua Demonstran di Yahukimo

News | Rabu, 16 Maret 2022 | 17:28 WIB

2 Pleton Brimob Dikirim ke Yahukimo Pasca Demo Ricuh Tolak Daerah Otonomi Baru Papua

2 Pleton Brimob Dikirim ke Yahukimo Pasca Demo Ricuh Tolak Daerah Otonomi Baru Papua

News | Rabu, 16 Maret 2022 | 16:51 WIB

Terkini

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:27 WIB

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

News | Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB