Penundaan Pemilu Isu Serius, Sistematis dan Terstruktur, Ketua AJI: Jika Disetujui, Seperti Kembali ke Era Orde Baru

Erick Tanjung, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 19 Maret 2022 | 22:14 WIB
Penundaan Pemilu Isu Serius, Sistematis dan Terstruktur, Ketua AJI: Jika Disetujui, Seperti Kembali ke Era Orde Baru
Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Sasmito Madrim (Tangkapan Layar Zoom)

Suara.com - Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Sasmito Madrim mengatakan, isu penundaan Pemilu 2024 merupakan wacana yang serius, sistematis dan terstruktur. Sebab wacana jabatan presiden tiga periode dan penundaan Pemilu 2024 digulirkan oleh menteri kabinet Presiden Joko Widodo.

"Karena ketika diwacanakan yang pertama itu jabatan 3 periode kemudian bergulir melalui penundaan pemilu 2024 melalui menteri Jokowi atau tiga ketua umum partai politik pendukung pemerintah," kata Sasmito dalam siaran pers bertajuk Bunyikan Tanda Bahaya secara virtual, Sabtu (19/3/2022).

Bahkan kata dia salah satu ormas keagamaan yang cukup besar juga menyetujui wacana penundaan Pemilu 2024. "Tentu ini hal yang serius tidak boleh dipandang main-main," ujar dia.

Ia pun membayangkan  penundaan Pemilu 2024 disetujui sama saja seperti kembali ke era orde baru. Pasalnya masa jabatan presiden tidak dibatasi.

"Ini saya membayangkan kita sedang berdiri di depan gerbang, begitu wacana disetujui maka kita kembali ke era sebelumnya era orde baru," papar dia.

Sasmito kemudian mengingatkan pers di era Presiden Soeharto. Di awal kepemimpinannya, Soeharto mencabut aturan pembredelan media massa.  Namun ketika konsolidasi politik dan mesin order baru sudah mulai memiliki kekuatan penuh, Soeharto melakukan pembredelan media massa.

"Soeharto melakukan apa yang dilakukan oleh pemerintah orde lama Bung Karno yang melakukan pembredelan, juga pembredelan dilakukan rezim kolonialisme Belanda pada saat itu," tutur Sasmito.

Ia pun membandingkan rezim Soeharto dengan rezim Jokowi saat di awal-awal menjabat sebagai Presiden. 

"Di awal ketika konsolidasi kekuatan belum terbentuk, dia (Jokowi) memberikan ruang yang sehat bagi pers. Tapi begitu konsolidasi sosial politik ekonomi terbentuk itu kemudian berbalik arah mengekang pers, membatasi dan sebagainya," ungkap dia.

baca juga

Jika Jokowi sebagai Presiden berjalan sesuai konstitusi, seharusnya ia menegur para menteri kabinet yang mewacanakan isu penundaan Pemilu 2024.

"Bahkan tiga ketua parpol juga bisa diajak diskusi ditegaskan kalau memang dia menolak atau berjalan di atas konstitusi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua YLBHI: Penundaan Pemilu 2024 Adalah Rencana Busuk, Bau Bangkainya Sudah di Depan Mata

Ketua YLBHI: Penundaan Pemilu 2024 Adalah Rencana Busuk, Bau Bangkainya Sudah di Depan Mata

News | Sabtu, 19 Maret 2022 | 21:03 WIB

Besok Jokowi Akan Nonton Langsung Balapan MotoGP di Mandalika

Besok Jokowi Akan Nonton Langsung Balapan MotoGP di Mandalika

Sport | Sabtu, 19 Maret 2022 | 18:55 WIB

Aneh! PKB, PAN, dan Golkar Ikut Tetapkan Pemilu 2024 Tanggal 14 Februari Tapi Kini Wacanakan Ditunda

Aneh! PKB, PAN, dan Golkar Ikut Tetapkan Pemilu 2024 Tanggal 14 Februari Tapi Kini Wacanakan Ditunda

News | Sabtu, 19 Maret 2022 | 15:29 WIB

Terkini

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:10 WIB

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

×