Aje Gile! Mentang-mentang Mahal, Minyak Goreng Dijual Sachetan, Publik: Guyonan Wong Cilik Lucu tapi Ngenes Juga

Dany Garjito, Elvariza Opita

Senin, 21 Maret 2022 | 15:41 WIB
Aje Gile! Mentang-mentang Mahal, Minyak Goreng Dijual Sachetan, Publik: Guyonan Wong Cilik Lucu tapi Ngenes Juga
Stok minyak goreng kemasan di salah satu toko berjejaring di wilayah Kasihan, Bantul, Jumat (18/3/2022). - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

Suara.com - Perkara minyak goreng yang langka dan mahal masih memusingkan sebagian kelompok masyarakat Indonesia. Apalagi kini pemerintah telah mencabut peraturan harga eceran tertinggi (HET) menyebabkan harganya kembali melambung.

Sebagai informasi, minyak goreng ukuran 1 liter kini umumnya dijual di kisaran Rp 25.000. Sedangkan untuk minyak goreng ukuran 2 liter bahkan ada yang mencapai Rp 50.000.

Tentu saja tidak semua masyarakat bisa membeli minyak goreng dengan harga semahal itu.

Namun masalah tersebut tampaknya bisa diatasi dengan kreativitas penjual online satu ini. Sebab sang penjual menyediakan minyak goreng kemasan kecil, seperti share in jar ala jualan skincare, yang hanya dibanderol Rp 2.000 per bungkus.

Hal ini seperti terlihat di akun Twitter @txtdarionlshop yang mengunggah tangkapan layar aktivitas jual beli di Facebook. Tampak akun Facebook dengan nama "Shopee barang receh" menjual kemasan kecil dari minyak goreng merek terkenal dengan harga Rp 2.000.

"Open po minyak murah bund. Kemasan kecil harga 2 ribu cukup buat ceplok telor," tulisnya, seperti dikutip Suara.com, Senin (21/3/2022).

"Harga minyak naik tajam setajam silet, masa 2 liter 50.900 dong," katanya melanjutkan. "Minyak 2 liter 48 ribu di sini."

Kemudian ia terlihat mengunggah foto sejumlah kecil minyak goreng dengan merek Filma di sebuah plastik klip kecil. Tertulis harga Rp 2.000 di bagian luar plastik tersebut. Beberapa minyak goreng juga dikemas dalam plastik kecil jenis lain.

Jualan minyak goreng kemasan kecil ala share in jar produk skincare seharga Rp 2.000 per bungkus. (Twitter/@txtdarionlshop)
Jualan minyak goreng kemasan kecil ala share in jar produk skincare seharga Rp 2.000 per bungkus. (Twitter/@txtdarionlshop)

Ketika beberapa warganet mengonfirmasinya di aplikasi e-commerce, ternyata memang benar-benar ada yang menjual minyak goreng kemasan kecil tersebut.

baca juga

"Minyak goreng sachet," begitulah nama produk yang dicantumkan oleh penjual. Tampak pula harganya memang benar-benar hanya Rp 2.000 untuk satu plastik yang diklaim bisa untuk memasak telur goreng.

Warganet jelas dibuat geleng-geleng kepala dengan produk nyeleneh ini. Beberapa menilai minyak goreng kemasan kecil itu bahkan tidak cukup untuk sekadar menggoreng telur.

"Itu buat ceplok telur juga masih kurang," komentar warganet.

"Minyak share in jar," celetuk warganet, menyamakannya dengan produk skincare yang kerap dijual dalam kemasan kecil alias share in jar.

"Buat kerokin badan juga kurang kayaknya..," keluh warganet lain.

"Ngga gitu juga anjr," imbuh warganet.

"Buat goreng bakwan butuh brapa bungkus ya," seloroh warganet.

"Udah kek skincare, versi share in sachet," ujar warganet.

"Itu kayak minyak di mie instan wkwkwkwk. Seumpil doang," timpal yang lainnya.

Untuk utas selengkapnya bisa dibaca di sini.

Sebelumnya diberitakan, penyataan mantan presiden RI, Megawati Soekarnoputri mengenai minyak goreng belakangan ini menjadi perhatian banyak pihak.

Beberapa waktu lalu ia berkomentar mengenai langkanya minyak goreng di pasaran. Alih-alih mendorong pemerintah untuk menuntaskan permasalahan minyak goreng, Megawati malah meminta masyarakat lebih banyak mengolah makanan dengan direbus, daripada digoreng.

"Bukan masalah mahalnya beli minyak goreng. Saya itu sampai mikir, jadi tiap hari ibu-ibu itu apakah hanya menggoreng? Sampai begitu rebutannya? Sampai kalau sekarang kita lihat toh hebohnya urusan beli minyak goreng. Saya itu sampai ngelus dada," ujar Megawati beberapa waktu lalu.

Saran tersebut kemudian ditanggapi masyarakat dengan cara yang berbeda-beda. Tak sedikit pula netizen yang menyindir, bahkan hingga menghujat Megawati, akibat sarannya tersebut.

Selain figur negarawan, wong cilik juga 'kecipratan' efek pernyataan Megawati. Salah satunya seperti yang viral di TikTok.

Pada Sabtu )19/3/2022) beredar sebuah video di media sosial TikTok yang menunjukkan seorang pria sedang membuat peyek kacang. Namun ia tidak membuatnya dengan cara yang sewajarnya, yakni digoreng, melainkan direbus.

Video yang diunggah akun TikTok @/faturrohim16 tersebut merupakan sindiran atas pernyataan Megawato Soekarnoputri, yang menyarankan agar lebih banyak mengolah makanan dengan cara direbus.

"Peyek rebus alias jadi kolek hahah #bumegawati #minyakgoreng #panjangumurbumega," tulisnya dalam unggahan tersebut.

Tak tanggung-tanggung, dalam video tersebut si pria memberikan tutorial bagaimana caranya membuat peyek dengan cara direbus.

Dalam video tersebut terlihat ia menyiapkan sebuah panci yang berisikan air mendidih. Tak lupa ia juga menyiapkan adonan peyeknya.

Setelah air dalam panci mendidih, ia menuangkan adonannya ke dalam panci. Lalu bagaimana hasilnya? Adonan peyek malah berhamburan dan larut dalam air.

"Ambyar jadi kolak," ucapnya dalam video tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Subsidi Minyak Goreng Kemasan Dicabut, Emak-emak di Cilegon Serbu Minyak Goreng Curah

Subsidi Minyak Goreng Kemasan Dicabut, Emak-emak di Cilegon Serbu Minyak Goreng Curah

Banten | Senin, 21 Maret 2022 | 15:22 WIB

HET Minyak Goreng Dicabut, Pemda pun Tak Diperkenankan Gelar Operasi Pasar Lagi

HET Minyak Goreng Dicabut, Pemda pun Tak Diperkenankan Gelar Operasi Pasar Lagi

Sumsel | Senin, 21 Maret 2022 | 15:15 WIB

HET Minyak Goreng Curah Solusi Jangka Pendek, Pemkot Batam Periksa Gudang Distributor

HET Minyak Goreng Curah Solusi Jangka Pendek, Pemkot Batam Periksa Gudang Distributor

Batam | Senin, 21 Maret 2022 | 15:09 WIB

Geger Ujaran Megawati soal Minyak Goreng, Pria Ini Coba Bikin Peyek Tapi Direbus: Ambyar Jadi Kolak

Geger Ujaran Megawati soal Minyak Goreng, Pria Ini Coba Bikin Peyek Tapi Direbus: Ambyar Jadi Kolak

News | Senin, 21 Maret 2022 | 15:17 WIB

Penyaluran Minyak Goreng Murah di Simeulue Aceh Ditunda, Ini Alasannya

Penyaluran Minyak Goreng Murah di Simeulue Aceh Ditunda, Ini Alasannya

Sumut | Senin, 21 Maret 2022 | 15:02 WIB

Terkini

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×