Booster Indonesia Capai 6,06 Persen, Satgas Ingatkan Lonjakan Kasus Covid-19 di Lima Negara Karena Prokes Longgar

Erick Tanjung, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 23 Maret 2022 | 18:54 WIB
Booster Indonesia Capai 6,06 Persen, Satgas Ingatkan Lonjakan Kasus Covid-19 di Lima Negara Karena Prokes Longgar
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito (covid19.go.id)

Suara.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan capaian vaksinasi booster di Indonesia mencapai 6,0 persen. Sehingga diperlukan kerja sama semua pihak untuk meningkatkan capaian vaksinasi booster.

"Kita sebagai negara dengan jumlah penduduk yang cukup besar, telah berhasil mengupayakan program vaksinasi booster untuk masyarakat. Saat ini capaian Indonesia sebesar 6,06 persen dan kita harus bergotong-royong untuk terus meningkatkannya," ujar Wiku dalam jumpa pers yang disiarkan dari youtube Sekretariat Presiden, Rabu (23/3/2022).

Wiku menjelaskan di tingkat dunia, capaian vaksinasi telah mencapai 18,55 persen. Dengan 15 negara, memiliki rentang capaian vaksinasi booster antara 30 hingga 80 persen.

Namun, jika tidak dibarengi penerapan protokol kesehatan yang disiplin, potensi kenaikan kasus Covid-19 akan tetap ada. Ia pun mencontohkan lima dari 15 negara yang capaian vaksinasi di atas angka dunia, mengalami kenaikan kasus karena longgarnya protokol kesehatan.

"Kelima negara tersebut memiliki capaian booster yang tinggi yaitu Italia 63 persen, Jerman 58 persen, Inggris 57 persen, Vietnam 45 persen dan Thailand 32 persen dan telah melakukan pula berbagai penyesuaian kebijakan seperti karantina, namun hal tersebut tidak dibarengi dengan protokol kesehatan yang disiplin dan ketat," ucap Wiku.

Karena itu, ia meminta semua masyarakat untuk mempertahankan disiplin protokol kesehatan sembari tetap berupaya meningkatkan cakupan vaksinasi booster.

"Peningkatan pengawasan terhadap implementasi prokes di tempat-tempat umum juga penting untuk terus ditingkatkan," papar dia.

Lebih lanjut, Wiku menekankan setiap orang yang sudah divaksin bahkan divaksin booster, tetap harus disiplin memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Booster dan protokol kesehatan adalah 2 kunci yang tak terpisahkan. Sebab faktanya potensi kenaikan kasus masih tetap ada jika vaksin booster, tidak dibarengi dengan disiplin protokol kesehatan," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Izinkan Masyarakat Lakukan Mudik Lebaran, Jokowi: Syaratnya Sudah Vaksin Booster

Pemerintah Izinkan Masyarakat Lakukan Mudik Lebaran, Jokowi: Syaratnya Sudah Vaksin Booster

News | Rabu, 23 Maret 2022 | 18:00 WIB

Soal Sinyal Booster jadi Syarat Mudik Lebaran, Menkes: Wapres Maruf Warga Senior, Ingin Pacu Lansia Ikut Vaksin

Soal Sinyal Booster jadi Syarat Mudik Lebaran, Menkes: Wapres Maruf Warga Senior, Ingin Pacu Lansia Ikut Vaksin

News | Rabu, 23 Maret 2022 | 17:46 WIB

Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Peminat di Jogja Meningkat

Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Peminat di Jogja Meningkat

Jogja | Rabu, 23 Maret 2022 | 16:48 WIB

Terkini

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:19 WIB

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 05:55 WIB

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

×