Jokowi Tegaskan Pembangunan IKN Nusantara Bukan Proyek Gagah-gagahan

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 26 Maret 2022 | 19:32 WIB
Jokowi Tegaskan Pembangunan IKN Nusantara Bukan Proyek Gagah-gagahan
Presiden Joko Widodo saat berpidato untuk acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DPP PA GMNI Periode 2021-2026, Sabtu (26/3/2022). (Tangkap Layar YouTube Marhaen TV).

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pembangunan ibu kota negara atau IKN Nusantara bukan ajang gaya-gayaan. Akan tetapi IKN di Kalimantan Timur itu untuk pemerataan pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Jokowi melalui sebuah video dalam acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus DPP PA GMNI Periode 2021-2026.

"Pemindahan ibu kota bukan proyek mercusuar bukan juga untuk gagah-gagahan, tapi sebuah perjuangan untuk mewujudkan Indonesia yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Jokowi sebagaimana dikutip melalui YouTube Marhaen TV, Sabtu (26/3/2022).

Jokowi menambahkan, pembangunan IKN merupakan upaya pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai negara dengan ekonomi yang kuat dan mandiri. Selain pembangunan IKN, Jokowi menyebut kalau pemerintah juga sudah memulai proses transformasi ekonomi secara besar-besaran.

Hal itu dilakukan untuk mengubah jati diri sebagai negara pengekspor bahan mentah menjadi negara industri yang tangguh dan berwawasan lingkungan serta sekaligus membuka lapangan pekerjaan yang besar.

Menurutnya, revitalisasi industri harus memiliki kesadaran lingkungan karena dunia tengah menghadapi ancaman perubahan iklim yang akan berdampak besar pada kehidupan di dunia.

Itu sebabnya, lanjut Jokowi, Indonesia mesti menyeimbangkan antara aspek kesejahteraan dan aspek lingkungan dengan penerapan ekonomi hijau secara konsisten dan berkelanjutan.

Jokowi menganggap bahwa upaya Indonesia itu pasti akan mengganggu pihak-pihak yang suka impor karena nantinya dalam negeri sudah bisa memproduksi sendiri.

"Sikap kita jelas kita terbuka bekerja sama dengan siapapun, dengan negara manapun sepanjang kerja sama yang setara tidak bertentangan dengan kepentingan nasional kita, sebesar-besarnya dipakai untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Indonesia."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkot Bandung Siap Belanjakan APBD untuk Produk Dalam Negeri Sesuai Keinginan Jokowi

Pemkot Bandung Siap Belanjakan APBD untuk Produk Dalam Negeri Sesuai Keinginan Jokowi

News | Sabtu, 26 Maret 2022 | 17:30 WIB

Alasan Keamanan, Istana Presiden dan Wakil Presiden di IKN Nusantara Dipisah

Alasan Keamanan, Istana Presiden dan Wakil Presiden di IKN Nusantara Dipisah

Sumsel | Sabtu, 26 Maret 2022 | 14:46 WIB

Jenguk Buya Syafii Maarif di Yogyakarta, Jokowi: Beliau Sehat Walafiat

Jenguk Buya Syafii Maarif di Yogyakarta, Jokowi: Beliau Sehat Walafiat

News | Sabtu, 26 Maret 2022 | 14:09 WIB

Terkini

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:31 WIB

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:18 WIB

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12 WIB

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:57 WIB

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:42 WIB

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB