Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 14 Juli 2026 | 18:15 WIB
Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual
Ilustrasi uji coba Electronic voting (e-voting). (Ist)
baca 10 detik
  • Direktur Perludem, Heroik Pratama, mengusulkan penggunaan teknologi e-rekapitulasi saat diskusi di Jakarta untuk efisiensi waktu dan transparansi pemilu.
  • Heroik menekankan perlunya payung hukum yang jelas dalam UU Pemilu untuk mengatur penerapan teknologi agar tetap akuntabel.
  • Pakar teknologi Reza Lesmana menyatakan sistem pemungutan suara manual lebih aman dan terpercaya dibandingkan penggunaan mesin e-voting elektronik.

Suara.com - Wacana peralihan sistem pemilu dari metode konvensional menuju e-voting kembali memantik perdebatan publik.

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Heroik Pratama, mengamini bahwa pemanfaatan teknologi memang dapat menunjang tata kelola pemilu. Baik dari segi efisiensi anggaran, transparansi data dan akuntabilitas.

Alih-alih pada tahap pemungutan suara, Heroik mendorong pemanfaatan teknologi seharusnya dimaksimalkan pada proses rekapitulasi hasil suara dengan sistem e-rekap.

Karena menurutnya, potensi kecurangan justru lebih besar dalam tahap rekapitulasi.

Selain itu, durasi penghitungan hasil menggunakan teknologi akan lebih menghemat waktu dan biaya.

"Yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah elektronik rekapitulasi. Sehingga publik bisa tahu secara cepat hasil pemilu," kata Heroik saat ditemui di acara diskusi: E Voting: Masalah atau Solusi? di Jakarta, pada Selasa (14/7/2026).

Indonesia kata dia, belum mempunyai pengalaman pemungutan suara secara elektronik, berbeda dengan pemanfaatan teknologi untuk rekapitulasi yang sudah diterapkan dalam beberapa pemilu sebelumnya.

Meski begitu, Heroik menilai apapun jenis penerapan teknologi dalam pemilu tetap harus mempunyai payung hukum yang jelas, yang dalam hal ini seharusnya diatur dalam UU Pemilu.

"Kerangka hukum kita sudah memadai atau belum? Tidak hanya cukup satu pasal yang menyebutkan bahwa teknologi bisa dapat digunakan untuk pemungutan atau penghitungan suara," tegasnya.

baca juga

Sementara itu, pakar teknologi Reza Lesmana ikut menjabarkan sejumlah tantangan yang membayangi peralihan format pemungutan suara tersebut.

Proses pencetakan kertas suara Pilkada DKI Jakarta 2017 di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (9/1).
Ilustrasi pencetakan surat suara di Pemilu. (Ist)

Ia mengatakan keamanan siber dan perangkat yang digunakan menjadi kendala dalam penerapan teknologi tersebut.

"Karena tidak bisa dijamin 100 persen aman, itu menimbulkan masalah pada kepercayaan publik," kata Inisator JagaSuara24 itu.

Menurut Reza sistem pemungutan menggunakan kertas suara secara manual lebih terjamin daripada beralih ke e-voting yang menggunakan mesin.

Ia beralasan kertas suara dapat lebih kuat menjadi bukti bila nantinya ada indikasi kecurangan.

Oleh karena itu, Reza ikut mendorong pemanfaatan teknologi justru diterapkan pada tagap rekapitulasi suara.

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panja Belum Bentuk, Komisi II DPR 'Diam-diam' Bahas 28 DIM RUU Pemilu

Panja Belum Bentuk, Komisi II DPR 'Diam-diam' Bahas 28 DIM RUU Pemilu

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:53 WIB

Nasib RUU Pemilu Digantung? Komisi II Buka-bukaan Disuruh 'Tunggu' Oleh Pimpinan DPR

Nasib RUU Pemilu Digantung? Komisi II Buka-bukaan Disuruh 'Tunggu' Oleh Pimpinan DPR

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:25 WIB

Demokrat Warning 'Agenda Terselubung' di RUU Pemilu, Ada Upaya Batasi Pencalonan Presiden!

Demokrat Warning 'Agenda Terselubung' di RUU Pemilu, Ada Upaya Batasi Pencalonan Presiden!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:58 WIB

Mahfud MD Sentil Fenomena UU 'Simsalabim', Komisi II DPR Langsung Buka Suara

Mahfud MD Sentil Fenomena UU 'Simsalabim', Komisi II DPR Langsung Buka Suara

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:49 WIB

DPR Segera Temui Partai Non-Parlemen, Serap Masukan untuk Revisi UU Pemilu

DPR Segera Temui Partai Non-Parlemen, Serap Masukan untuk Revisi UU Pemilu

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:44 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×