Perundingan Rusia-Ukraina: Pesan Presiden Turki Erdogan Sebagai Tuan Rumah

SiswantoBBC Suara.Com
Rabu, 30 Maret 2022 | 11:46 WIB
Perundingan Rusia-Ukraina: Pesan Presiden Turki Erdogan Sebagai Tuan Rumah
BBC

Suara.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak Rusia dan Ukraina untuk mengakhiri apa yang disebutnya sebagai tragedi bersama dari perang ketika membuka putaran terbaru perundingan perdamaian di Istanbul pada Selasa (29/03).

Presiden Erdogan kembali menyerukan perlunya gencatan senjata dan sudah waktunya perundingan membuahkan hasil nyata. Dikatakan kemajuan dalam pertemuan kali ini akan membuka jalan bagi pertemuan tingkat kepala negara. Turki juga siap menjadi tuan rumah tingkat kepala negara.

Ditambahkan persahabatan Turki dengan kedua negara membuatnya merasa perlu untuk menjadi penengah.

"Upaya mengakhiri tragedi ini tergantung pada kedua pihak," kata Presiden Erdogan.

Delegasi Rusia dan Ukraina bertemu dalam perundingan yang dijembatani Turki, meskipun tak banyak yang dapat diharapkan dalam putaran kali ini. Pertemuan diadakan di kantor presiden yang disebut Dolmabahce, terletak di pinggir Selat Bosphorus, Istanbul.

"Saya berharap pertemuan dan perundingan ini akan menguntungkan negara-negara Anda, kawasan kita dan umat manusia," kata Presiden Erdogan ketika membuka pertemuan.

Baca juga:

Sedari awal perang, Presiden Erdogan telah mengatakan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy bahwa Ankara siap memediasi gencatan senjata.

Turki adalah anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) tetapi mempunyai hubungan dekat dengan Rusia.

Baca Juga: Diduga Lakukan Pengintaian, Diplomat Rusia Diusir dari Sejumlah Negara Uni Eropa

Erdogan sejauh ini tidak ikut menjatuhkan sanksi terhadap Moskow, sebagaimana dilakukan negara-negara Barat.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pembicaraan dengan Presiden Erdogan pada Kamis (17/03). Dalam pembicaraan itu, Presiden Putin menyampaikan apa yang sebenarnya menjadi tuntutan Rusia untuk mencapai kesepakatan damai dengan Ukraina.

Kini Ukraina telah menyatakan akan mempertimbangkan tuntutan Moskow agar Ukraina bersikap netral dengan tidak menjadi anggota NATO, tetapi tidak akan mengorbankan wilayah atau kedaulatannya.

Seorang delegasi Ukraina mengatakan prioritas utama dalam perundingan di Istanbul ini adalah membicarakan gencatan senjata.

Roman Abramovich turut hadir

Sementara itu, miliarder Rusia Roman Abramovich - pemiliki klub sepak bola Chelsea- tampak berada di ruang pertemuan.

Gambar-gambar yang disiarkan televisi Turki, Abramovich tampak duduk di samping Ibrahim Kalin - juru bicara Presiden Erdogan.

Ia tidak duduk di meja utama yang digunakan delegasi Rusia dan Ukraina.

Kalin dilaporkan membantu mengkoordinasikan pertemuan antara Abramovich dan anggota delegasi Ukraina di Istanbul. Kehadiran Abramovich menunjukkan ia masih terlibat dalam upaya mediasi.

Kemarin muncul laporan bahwa ia mengalami gejala dugaan keracunan saat menghadiri perundingan damai di perbatasan Ukraina-Belarus beberapa pekan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI