Array

Kronologis Kecelakaan di Perusahaan Tambang Halmahera Tengah, 11 Orang Luka Berat dan Ringan

Minggu, 03 April 2022 | 11:47 WIB
Kronologis Kecelakaan di Perusahaan Tambang Halmahera Tengah, 11 Orang Luka Berat dan Ringan
Kecelakaan di Perusahaan Tambang Halmahera Tengah (Antara)

Suara.com - Sebanyak 11 orang luka berat dan ringan dalam kecelakaan di perusahaan tambang Halmahera Tengah. Mereka dirawat di klinik.

Kecelakaan kerja terjadi pada Sabtu (2/4/) sekitar pukul 07.00 WIT di areal perusahaan PT IWIP tepatnya di KM 0 persimpangan antara smelter L dan smelter K mengakibatkan 11 orang luka ringan dan berat.

Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara (Malut) menyatakan untuk lima orang korban luka berat sudah dirujuk RSUD Chasan Boesoerie Ternate untuk penanganan medis.

"Dari korban 11 orang alami luka-luka itu, enam orang di antaranya mengalami luka ringan dan masih dirawat di klinik milik PT IWIP, sedangkan lima korban mengalami luka berat," kata Kasat Reskrim Polres Halteng Iptu Taufik Saimima dihubungi dari Ternate, Minggu.

Adapun korban dalam kecelakaan tersebut merupakan tenaga kerja asing (TKA) asal China berjumlah 7 orang yaitu Jia Wei Jiang, Song Qing, Ma Yong Kang, Liu Bau Qun, Jin Chao, Wu Jin Jieo dan Li Guo Lih. 

Sedangkan, korban warga negara Indonesia (WNI) atau tenaga kerja lokal berjumlah empat orang yaitu La Ode Ridwan, M Yusup, La Ode Usman dan Sulfani Alfaeni.

"Kita terus komunikasi dengan manajemen PT IWIP dan sejauh ini belum ada informasi korban meninggal dunia dan masih penanganan medis," ujarnya.

Olehnya itu, dirinya telah instruksikan kepada penyidik untuk mendalami kecelakaan itu, dengan memintai keterangan kepada saksi saksi di lapangan, termasuk saksi enam orang luka ringan tersebut.

Kronologis kecelakaan kerja itu berawal dari satu unit mobil truk DT Jenis Shacman berwarna merah dengan nomor lambung 493 bermuatan Or yang dikendarai oleh Sulfani Alfaeni hilang kendali.

Baca Juga: Seorang Anak Usia Lima Tahun dan Ayahnya Meninggal Dunia akibat Tabrakan di KM 15 Peniti Sekadau

Akibatnya, mobil truk DT nomor lambung 493 dari arah utara ke selatan setibanya di persimpangan antara smelter K dan smelter L kondisi jalan yang sedikit menurun dengan kecepatan tinggi, mengakibatkan mobil yang dikendarai Sulfani Alfaeni tersebut mengalami rem blong.

Sehingga sopir tidak dapat mengendalikan mobil dan menabrak dua unit mobil DT lainnya dengan nomor lambung 386, 483 dan satu unit mobil Dutro nomor lambung 24 yang bermuatan penumpang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI